Viral Pemotor Merokok Pukul Penegur di Palmerah, Pelaku Catut Nama Polisi

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Selasa, 27 Januari 2026 | 14:32 WIB
Viral Pemotor Merokok Pukul Penegur di Palmerah, Pelaku Catut Nama Polisi
Dua orang pengendara motor terlibat cekcok saat berkendara di wilayah Palmerah, Jakarta Barat. [Bidik layar]
  • Pria merokok sambil berkendara memukul penegur dan mencatut nama polisi saat cekcok di Palmerah.
  • Korban telah melapor ke polisi pada 16 Januari usai dianiaya dan diancam dibunuh pelaku.
  • Kapolsek Palmerah membenarkan ada anggota bernama Joko dan akan menyelidiki hubungannya dengan pelaku.

Suara.com - Dua orang pengendara motor terlibat cekcok saat berkendara di wilayah Jakarta Barat. Keributan tersebut dipicu karena salah seorang pengendara tidak terima ditegur saat sedang berkendara.

Aksi ini viral usai diunggah di media sosial, salah satunya oleh akun Instagram @wargajakarta.id.

Peristiwa ini bermula ketika seorang pengendara motor melintas bersama anak dan istrinya. Pasangan suami istri tersebut terlihat berkendara sembari merokok meski sedang membawa anak mereka yang masih bayi.

Pengendara lain yang merasa terganggu dengan sikap pasutri yang merokok tersebut lantas menegurnya.

"Di motor enggak boleh ngerokok, Bro. Abunya kena orang," kata pengendara lain yang merekam aksi tersebut, dikutip Selasa (27/1/2026).

Namun, pasutri tersebut tidak merespons. Keduanya tetap asyik merokok meski abu rokoknya mengganggu pengguna jalan lain.

Diketahui, pasutri dan perekam video melaju searah dari Rawa Belong menuju Pasar Palmerah.

Sebelum sampai di depan Pasar Palmerah, perekam video kemudian menyiram rokok yang berada di tangan pengendara tersebut.

Tak senang karena disiram air, pengendara yang merokok itu pun mengumpat hingga berkata kasar. Keduanya kemudian berhenti di seberang Pasar Palmerah.

Setelah beradu mulut, pengendara yang merokok itu turun dari kendaraannya. Akibat tidak bisa menahan emosi, ia memukul perekam sembari memaki dengan kata-kata kasar.

Tak cukup sampai di situ, pelaku juga mengancam akan membunuh perekam karena tidak terima rokok di tangannya diguyur air.

"Gua anak sini, lo gua matiin ya di sini," teriaknya.

Sang istri sempat mencoba menenangkan pelaku, tetapi ia turut menyalahkan perekam yang menyiramkan air ke rokok suaminya.

Pelaku kemudian menanyakan asal tempat tinggal perekam, hingga akhirnya ia mencatut institusi kepolisian dan menyebut sebuah nama yang diduga merupakan kenalannya.

"Anak mana sih lu? Lu polisi emang gua tanya? Gua panggilin Pak Joko nih ya," serunya.

Perekam tidak merespons ancaman tersebut dan hanya mengatakan bahwa dirinya akan melakukan visum untuk melaporkan kekerasan yang dialaminya.

Sementara itu, Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, menyebut kasus keributan jalanan ini sebenarnya terjadi pada pertengahan Januari lalu.

Setelah peristiwa itu, korban sempat membuat laporan kepolisian pada 16 Januari 2026, sebelum video tersebut viral.

"Saya sudah cek, korban sudah membuat LP (Laporan Polisi) tanggal 16 Januari lalu. Tapi videonya viral baru kemarin," kata Gomos saat dikonfirmasi wartawan, Selasa.

Gomos juga membenarkan ada anggota Polsek Palmerah bernama Joko, sosok yang diduga disebutkan oleh pelaku penganiayaan sebagai bekingan.

Gomos menyebut akan segera menanyakan kepada anggotanya tersebut apakah ia mengenal sosok pelaku yang wajahnya terekam di video.

"Nanti kami akan segera tanyakan kepada Pak Joko, apakah yang bersangkutan mengenal pelakunya atau tidak," tandas Gomos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Es Gabus Johar Baru Dikira Pakai Busa Kasur, Polisi Akui Salah Simpulkan dan Minta Maaf

Viral Es Gabus Johar Baru Dikira Pakai Busa Kasur, Polisi Akui Salah Simpulkan dan Minta Maaf

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:40 WIB

Dubai Chewy Cookie Viral, Dessert Unik yang Ramai Dicoba Idol K-pop

Dubai Chewy Cookie Viral, Dessert Unik yang Ramai Dicoba Idol K-pop

Your Say | Selasa, 27 Januari 2026 | 07:45 WIB

Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran

Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB