Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:24 WIB
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
Sekretariat Wakil Presiden di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mendadak riuh oleh kedatangan puluhan massa aksi pada Rabu (28/1/2026). (Suara.com/Adiyoga)
  • Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) berunjuk rasa di Sekretariat Wapres Jakarta Pusat pada Rabu (28/1/2026).
  • Massa aksi mempersoalkan keaslian dan menuntut pencabutan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
  • Aksi tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas sementara serta pengamanan ketat oleh aparat kepolisian di lokasi.

Suara.com - Sekretariat Wakil Presiden di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mendadak riuh oleh kedatangan puluhan massa aksi pada Rabu (28/1/2026).

Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) tersebut berkumpul untuk menyuarakan keraguan mereka terhadap latar belakang pendidikan sang wakil pemimpin negeri.

Mereka secara lantang mempertanyakan keaslian ijazah milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dianggap masih menyisakan noktah tanya.

Peserta aksi meyakini bahwa putra sulung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), tersebut sebenarnya tidak pernah menuntaskan jenjang pendidikan menengah pertama maupun atas.

Orasi berapi-api terus dikumandangkan dari atas mobil komando yang telah dimodifikasi dengan deretan pengeras suara berukuran besar.

Salah satu pesan yang paling mencolok tertulis jelas pada sebuah spanduk yang ditempel di badan kendaraan. "Halo Mas Wapres, Ijazahmu Mana?," bunyi poster tersebut.

Narasi lain yang terpampang di sisi mobil juga menyinggung tentang durasi kekuasaan sang ayah, Jokowi, yang dianggap sudah cukup dengan segala polemiknya.

"10 Tahun Cukup Dengan Kepalsuan," tulis poster lain yang terpampang.

Sekretariat Wakil Presiden di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mendadak riuh oleh kedatangan puluhan massa aksi pada Rabu (28/1/2026). (Suara.com/Adiyoga)
Sekretariat Wakil Presiden di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mendadak riuh oleh kedatangan puluhan massa aksi pada Rabu (28/1/2026). (Suara.com/Adiyoga)

Massa menegaskan bahwa Indonesia dengan total 38 provinsi sudah selayaknya dipimpin oleh sosok yang memiliki rekam jejak akademik yang terang benderang.

Aksi mengejawantahkan keresahan ini juga menuntut agar surat keterangan lulus yang dianggap meragukan segera dicabut.

"Ijazahnya nggak jelas!," seru salah seorang peserta aksi.

Sementar itu arus lalu lintas di sekitar Jalan Kebon Sirih sempat tersendat akibat kerumunan massa dan kendaraan taktis kepolisian yang berjaga di lokasi.

Aparat kepolisian tampak bersiaga penuh di depan gerbang Sekretariat Wakil Presiden guna memastikan situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengeluaran Masih Nombok, Buruh Jakarta Desak Pramono Anung Revisi UMP 2026 di Depan Balai Kota

Pengeluaran Masih Nombok, Buruh Jakarta Desak Pramono Anung Revisi UMP 2026 di Depan Balai Kota

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:30 WIB

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Aksi Buruh di Monas

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Aksi Buruh di Monas

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:59 WIB

Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak

Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:16 WIB

Rocky Gerung Usai Diperiksa di Kasus Ijazah Jokowi: Dapat Pisang Goreng dan Empat Gelas Kopi

Rocky Gerung Usai Diperiksa di Kasus Ijazah Jokowi: Dapat Pisang Goreng dan Empat Gelas Kopi

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:39 WIB

Jadi Saksi, Rocky Gerung Sebut Jokowi Kewalahan Hadapi Isu Ijazah Palsu

Jadi Saksi, Rocky Gerung Sebut Jokowi Kewalahan Hadapi Isu Ijazah Palsu

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:15 WIB

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:01 WIB

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:51 WIB

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:51 WIB

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:31 WIB