Sekolah Rakyat Diklaim Jadi yang Pertama di Dunia Ukur Bakat Siswa Pakai AI

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:10 WIB
Sekolah Rakyat Diklaim Jadi yang Pertama di Dunia Ukur Bakat Siswa Pakai AI
Ilustrasi siswa berjalan di depan ruang kelas saat hari pertama masuk sekolah di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 8 Cimahi, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (5/1/2026). [Antara]
  • Sekolah Rakyat diklaim sebagai sekolah pertama dunia yang mengukur kognisi dan bakat siswa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
  • Penggagas DNA Talent, Ary Ginanjar, menjelaskan tes mengukur Dorongan, Hubungan Sosial, dan Gaya Bertindak siswa secara multidimensi.
  • Kementerian Sosial memanfaatkan Tes DNA Talent berbasis AI untuk memetakan potensi siswa guna menghindari kesalahan penjurusan pendidikan.

Suara.com - Sekolah Rakyat diklaim menjadi sekolah pertama di dunia yang mengukur kemampuan kognisi dan bakat siswa secara menyeluruh menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Klaim tersebut disampaikan pendiri ESQ sekaligus penggagas metode DNA Talent, Ary Ginanjar Agustian, yang terlibat dalam pemetaan potensi peserta didik Sekolah Rakyat.

Menurut Ary, pendekatan ini membedakan Sekolah Rakyat dari sistem pendidikan konvensional yang selama ini bertumpu pada tes akademik.

“(Sekolah Rakyat) Ini adalah sekolah pertama dan satu-satunya di Indonesia dan dunia yang kemampuan siswanya diukur kognisi dan bakat lainnya," kata Ary Ginanjar.

Ary menjelaskan, tes DNA Talent menggunakan model struktur tiga dimensi, yakni Drive (dorongan motivasi), Network (pola hubungan sosial), dan Action (gaya bertindak). Model tersebut diklaim telah terkonfirmasi stabil secara statistik dan sesuai dengan standar psikometri internasional.

Menurutnya, pendekatan personal berbasis bakat ini penting untuk mencegah kesalahan penjurusan yang selama ini kerap terjadi di sekolah umum. Ia menyebut, sekitar 92 persen siswa bingung memilih jurusan dan 70 persen di antaranya salah memilih.

"Ini semua anak-anak jenius sesuai kecerdasan masing-masing. Ini bisa menjadi percontohan di Indonesia dan dunia,” katanya.

Sekolah Rakyat diketahui menerapkan tes akademik, baik dalam proses seleksi maupun pembelajaran. Sebagai gantinya, Kementerian Sosial selaku pelaksana program menggunakan Tes DNA Talent berbasis AI untuk memetakan potensi siswa sejak awal.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, pemanfaatan teknologi tersebut menjadi solusi strategis agar setiap siswa mendapatkan pendekatan pendidikan yang sesuai dengan karakter dan kemampuannya.

“Karena tidak ada tes akademik di Sekolah Rakyat, maka kami melakukan Tes DNA Talent berbasis teknologi artificial intelligence (AI) untuk memetakan potensi siswa,” ujar Gus Ipul.

Kemudian, Gus Ipul menambahkan bahwa Tes DNA Talent memungkinkan pemetaan potensi siswa dilakukan secara objektif, terukur, dan komprehensif, sehingga setiap peserta didik dapat memperoleh pendampingan dalam mengembangkan potensi masing-masing.

Berdasarkan hasil pemetaan, Gus Ipul menyebutkan potensi siswa Sekolah Rakyat sangat beragam. Sebagian siswa menunjukkan kekuatan di bidang sains dan teknologi, sementara lainnya unggul dalam bidang sosial maupun bahasa.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi. Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia kini tenah menampung sebanyak 15.945 siswa, dan didukung oleh 2.218 guru serta 4.889 tenaga kependidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA atau sederajat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo

Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 17:51 WIB

Acer Gebrak Pasar dengan Aspire AI Copilot+ PC, Tipis tapi Bertenaga Monster!

Acer Gebrak Pasar dengan Aspire AI Copilot+ PC, Tipis tapi Bertenaga Monster!

Tekno | Rabu, 14 Januari 2026 | 17:00 WIB

Ketika AI Disalahgunakan: Masihkah Media Sosial Aman bagi Perempuan?

Ketika AI Disalahgunakan: Masihkah Media Sosial Aman bagi Perempuan?

Your Say | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB