Jakarta Masih Siaga Hujan Ekstrem, Pramono Anung Perpanjang PJJ dan WFH Hingga 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 | 11:14 WIB
Jakarta Masih Siaga Hujan Ekstrem, Pramono Anung Perpanjang PJJ dan WFH Hingga 1 Februari
Sejumlah warga beraktivitas saat turun hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (13/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta memperpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari karena prediksi BMKG tentang curah hujan tinggi.
  • Kebijakan ini berlaku bagi seluruh instansi dan sekolah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk meminimalisir risiko masyarakat.
  • Pemprov DKI juga menyetujui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan material aman untuk mengendalikan intensitas hujan.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengambil kebijakan tegas dengan memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan bekerja dari rumah (WFH).

Keputusan ini diambil menyusul prediksi dari BMKG yang menyebutkan curah hujan tinggi masih akan mengguyur Jakarta dalam beberapa hari ke depan.

"Dari hasil BMKG, kemungkinan besar bahwa curah hujan itu masih tinggi sampai dengan tanggal 1 Februari," ujar Pramono di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).

Kebijakan ini berlaku bagi instansi dan sekolah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta guna meminimalisir risiko bagi masyarakat di tengah cuaca ekstrem.

"Saya sudah memutuskan untuk PJJ maupun orang mau work from home itu sampai dengan 1 Februari," tegas Pramono.

Selain kebijakan bekerja dari rumah, Pemprov DKI juga telah memberikan lampu hijau untuk melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pramono meyakini bahwa OMC sangat diperlukan untuk mengendalikan intensitas hujan agar tidak menyebabkan banjir yang lebih parah.

"Karena curah hujannya ini masih panjang dan juga harus dilakukan OMC, saya sudah memberikan persetujuan kalau diperlukan untuk OMC. Karena kemungkinan curah hujannya masih tinggi, termasuk hari ini," paparnya.

Meskipun penggunaan OMC sempat dipertanyakan faktor keamanannya, ia menjamin bahwa metode tersebut sangat ilmiah dan menggunakan material yang aman.

Baca Juga: Cegah Korban Bertambah, Pramono Minta Bina Marga Tambal Darurat Jalan Berlubang di Jakarta

"OMC ini kan sudah ilmiah, dan yang dipilih juga material yang tidak berbahaya," jelas Pramono, menepis kekhawatiran masyarakat.

Pramono menutup dengan menegaskan bahwa upaya modifikasi cuaca sudah mulai dilakukan sejak pagi untuk menekan potensi bencana.

Data BPBD DKI Jakarta sendiri sudah menunjukkan munculnya beberapa titik genangan banjir akibat luapan Kali Ciliwung imbas guyuran hujan deras sejak Rabu (28/1/2026) petang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI