Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung Ditawari Sewa Rusun Milik Pemprov DKI

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 29 Januari 2026 | 12:03 WIB
Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung Ditawari Sewa Rusun Milik Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga Priyambodo)
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta menawarkan rusun sewa bagi warga Cawang terdampak pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung.
  • Gubernur Pramono Anung mengonfirmasi pemanfaatan rusun harus melalui mekanisme sewa sesuai aturan berlaku.
  • Normalisasi Ciliwung krusial sebab mampu mengendalikan luapan air yang berdampak pada lima wilayah Jakarta.

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta menawarkan akses hunian berupa rumah susun (rusun) bagi warga yang terdampak pembebasan lahan dalam proyek normalisasi Kali Ciliwung.

Langkah ini diambil sebagai solusi tempat tinggal bagi masyarakat, khususnya di wilayah Cawang, yang harus merelakan lahannya demi kepentingan penanggulangan banjir ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa warga dipersilakan memanfaatkan fasilitas rusun yang telah dibangun oleh pemerintah daerah.

"Jadi ini ganti rugi, tetapi saya tadi juga diskusi dengan Bu Kadis SDA dan Bapak Walikota dan juga Kakanwil BPN, kalau memang masyarakat mau memanfaatkan rumah susun yang dimiliki oleh atau dibangun oleh Pemda DKI Jakarta, kami persilakan," ujar Pramono di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).

Namun, Pramono menegaskan bahwa penggunaan rusun tersebut bukan bersifat cuma-cuma, melainkan melalui mekanisme sewa sesuai aturan yang berlaku.

"Tentunya dengan persyaratan yang harus dipenuhi. Bukan dipindahkan, tapi memang mereka harus membayar atau menyewa untuk itu," tegasnya.

Terkait pelaksanaan di lapangan, Pramono memastikan proses pembebasan lahan sejauh ini berjalan kondusif tanpa ada gangguan yang berarti.

"Alhamdulillah, sampai hari ini kami tidak menemukan sesuatu yang mengganggu di lapangan. Karena memang yang paling penting, saya sudah wanti-wanti harus dilakukan oleh kami sendiri. Kalau yang seperti ini, kan yang mau jadi middleman-nya kan banyak banget. Tapi ini semuanya kami lakukan sendiri, dan secara khusus saya terima kasih kepada BPN yang koordinasinya baik sekali," jelasnya.

Proyek normalisasi ini sendiri dinilai sangat krusial, mengingat aliran Kali Ciliwung menjadi faktor penentu dalam mengendalikan luapan air di lima wilayah Jakarta.

baca juga

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum mengungkapkan bahwa pengendalian sungai ini mampu menyelesaikan hampir separuh persoalan banjir di daerah aliran sungai tersebut.

"Jadi Ciliwung ini merupakan salah satu aliran dari 13 aliran sungai. Kalau Jakarta dalam kondisi siaga, kemudian Katulampa dalam kondisi siaga, maka Ciliwung akan menjadi faktor penentu utama untuk mengatur lima wilayah lainnya. Jadi kalau kami bisa mengendalikan Ciliwung, maka kami bisa menyelesaikan persoalan DAS Ciliwung sebesar 40 persen," urai Ika.

Khusus di wilayah Cawang, total kebutuhan lahan yang harus dibebaskan mencapai 411 bidang dengan panjang menyentuh angka 2.401 meter.

Pemprov DKI Jakarta secara bertahap terus mengejar target tersebut, di mana pada tahun 2025 tercatat sudah ada 20 bidang lahan yang berhasil dirampungkan.

Selanjutnya, Pemprov DKI Jakarta memasang target untuk membebaskan 133 bidang lahan tambahan pada tahun ini.

Program normalisasi Kali Ciliwung diharapkan menjadi jawaban jangka menengah untuk meminimalisir dampak buruk banjir yang kerap menghantui warga Jakarta setiap musim penghujan tiba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sikat Banjir Jakarta, Pramono Anung Kebut Normalisasi Ciliwung yang Sempat Mandek

Sikat Banjir Jakarta, Pramono Anung Kebut Normalisasi Ciliwung yang Sempat Mandek

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:32 WIB

Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling

Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:19 WIB

Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir

Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:00 WIB

Perangi Invasi Ikan Sapu-Sapu, Misi Arief Selamatkan Ciliwung dari 'Penjajah Sunyi' Asal Amazon

Perangi Invasi Ikan Sapu-Sapu, Misi Arief Selamatkan Ciliwung dari 'Penjajah Sunyi' Asal Amazon

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:15 WIB

Sosok Arief 'Anak Kali' yang Menaruh Asa di Ciliwung Lewat Konten Ikan Sapu-Sapu

Sosok Arief 'Anak Kali' yang Menaruh Asa di Ciliwung Lewat Konten Ikan Sapu-Sapu

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:51 WIB

Terkini

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

×