suara mereka

Perangi Invasi Ikan Sapu-Sapu, Misi Arief Selamatkan Ciliwung dari 'Penjajah Sunyi' Asal Amazon

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Selasa, 27 Januari 2026 | 17:15 WIB
Perangi Invasi Ikan Sapu-Sapu, Misi Arief Selamatkan Ciliwung dari 'Penjajah Sunyi' Asal Amazon
Arief Kamarudin, warga Lenteng Agung yang viral dengan konten berburu ikan sapu-sapu di kali ciliwung, Jakarta. (Suara.com/Tsabita Aulia)
Baca 10 detik
  • Arief Kamarudin, warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan, prihatin melihat dominasi ikan sapu-sapu invasif dari Amazon di Kali Ciliwung sejak 2026.
  • Ikan sapu-sapu merusak ekosistem lokal dan menyebabkan potensi longsor dengan menggali lubang besar di dinding sungai.
  • Arief kini aktif memburu ikan invasif tersebut dan aksinya mendorong Dinas Lingkungan Hidup mulai berdiskusi dengannya.

Suara.com - Di sebuah sudut tersembunyi Lenteng Agung, Jakarta Selatan, hiruk-pikuk klakson kendaraan perlahan lamat. Di balik rumah yang saling berhimpit, sebuah jalan setapak membawa langkah menuju aliran legendaris: Kali Ciliwung.

Di bawah naungan rimbun pohon bambu yang menjulang, udara terasa lebih sejuk—sebuah jeda langka dari kepungan beton ibu kota.

Di tepian sungai itu, Arief Kamarudin (34) berdiri menatap arus. Matanya bukan sekadar melihat air keruh, melainkan merekam sejarah tentang bagaimana sungai ini berubah dari surga masa kecil menjadi medan perang ekologi yang sunyi.

Memori Masa Kecil dan Sungai yang Berdenyut

Bagi Arief, Ciliwung adalah denyut nadi. Ia lahir dan tumbuh di rumah yang sama sejak kecil. Memorinya tentang sungai ini dipenuhi potret kelimpahan hayati.

"Dari kecil kan saya sudah memang ikut bapak saya ngejala di Kali ciliwung," ujar Arief saat ditemui Suara.com, Selasa (27/1/2026).

Namun, seiring waktu, Arief menyaksikan sebuah anomali yang mengkhawatirkan. Satu per satu ikan asli sungai yang biasa ia konsumsi mulai menghilang. Sebagai gantinya, muncul "makhluk" hitam, berkulit keras, dan berduri yang populasinya seolah tak terbendung: ikan sapu-sapu.

"Semakin lama perbandingan antara dulu saya kecil dan sekarang itu cukup besar banget, signifikan banget ya. Kok sapu-sapu semakin banyak, ikan yang lain semakin dikit gitu," jelas pria berusia 34 tahun itu.

Arief Kamarudin (34), yang kini dikenal sebagai sosok "pemburu" ikan sapu-sapu di jagat media sosial. (Suara.com/Tsabita)
Arief Kamarudin (34), yang kini dikenal sebagai sosok "pemburu" ikan sapu-sapu di jagat media sosial. (Suara.com/Tsabita)

Invansi Penjajah Sunyi dari Amazon

Baca Juga: Update Banjir Jakarta: 90 RT dan 9 Ruas Jalan Masih Tergenang hingga Sabtu Pagi

Keresahan itu mendorong Arief melakukan riset mandiri. Ia menemukan fakta mengejutkan: ikan sapu-sapu adalah spesies introduksi dari Sungai Amazon, Amerika Selatan. Di Indonesia, mereka adalah spesies invasif yang "menjajah" bukan dengan taring, melainkan melalui dominasi populasi yang agresif.

Arief menjelaskan detail teknis yang mengerikan. Di Ciliwung, sapu-sapu nyaris tak memiliki predator alami. Meski biawak atau berang-berang (otter) sesekali memangsanya, kecepatan reproduksi ikan ini jauh melampaui rantai makanan yang ada.

"Udah gitu sapu-sapu juga karena dia omnifora, pemakan semuanya, dia juga berpotensi untuk memakan telur-telur ikan yang lain," tuturnya.

Tak hanya merusak ekosistem, ikan ini adalah "arsitek" kehancuran struktur sungai. Arief kerap menemukan lubang-lubang raksasa di dinding sungai yang digali sapu-sapu untuk bertelur. Diameternya bisa mencapai 30 cm dengan kedalaman hingga 90 cm—setara panjang lengan orang dewasa.

"Karena bayangkan lubang diameternya 30 cm ke dalam 90 cm, ada 20 lubang. Jadi rongga-rongga di pinggir-pinggir sungai. Itu berpotensi menyebabkan longsor juga," ucapnya.

Perburuan di Balik Keruhnya Air

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI