Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI

Vania Rossa | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:17 WIB
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
Politisi PSI Raja Juli Antoni usai menemui Presiden ke-7 RI Jokowi di Solo,. (Suara.com/Ari Welianto)
  • Kehadiran Presiden Jokowi di Rakernas PSI Makassar (31/1/2026) memberikan suntikan semangat konsolidasi bagi seluruh kader.
  • Pidato Jokowi secara implisit mengajak para pendukung dan relawannya untuk bergabung menjadi bagian dari PSI.
  • Pola kepemimpinan Jokowi yang dinilai bermanfaat diharapkan dapat menginspirasi dan dilanjutkan oleh kerja politik PSI.

Suara.com - Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni menilai kehadiran Presiden ketujuh Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI menjadi momentum penting bagi penguatan semangat dan konsolidasi kader PSI di seluruh Indonesia.

Dia juga menyebut kehadiran Jokowi membawa energi baru bagi perjuangan partai menuju Pemilu 2029.

“Hari ini kehadiran Bapak Presiden ke-7, Bapak Joko Widodo, menjadi energi baru dan pemompa semangat seluruh kader PSI di seluruh Indonesia. Ini juga menebalkan keyakinan kami bahwa PSI bisa meraih kursi yang sangat signifikan di DPR RI pada 2029,” kata Raja Juli di Makassar, Sabtu (31/1/2026).

Menurut dia, pidato Jokowi di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun Jokowi belum bergabung ke PSI secara formal.

Raja Juli juga mengatakan pesan yang disampaikan Jokowi menjadi ajakan terbuka kepada para pendukung dan relawannya untuk masuk PSI.

“Pernyataan Pak Jokowi tadi, meskipun secara formal beliau belum berada di PSI, bagi saya itu cukup eksplisit mengundang para relawan Pak Jokowi di seluruh Indonesia, para Jokower atau Jokowi Lover, para pemilih Pak Jokowi, untuk berbondong-bondong masuk ke PSI, mendaftar secara online, menjadi pengurus, relawan, hingga relawan di TPS,” tutur Raja Juli.

“Sekali lagi, meskipun secara legal formal beliau belum ada di PSI, pernyataan beliau sudah mengimbau seluruh pendukung Pak Jokowi dan masyarakat yang menilai kepemimpinan beliau selama 10 tahun berhasil, untuk segera bergabung dengan PSI,” tambah dia.

Menteri Kehutanan itu juga mengatakan pola kepemimpinan Jokowi yang dinilai bermanfaat dan masih dirasakan masyarakat luas dapat menjadi inspirasi dan nilai perjuangan yang relevan bagi PSI ke depan.

Untuk itu, Raja Juli mendorong agar semangat kerja dan keberpihakan pada rakyat bisa diteruskan melalui kerja-kerja politik PSI.

“Pola kepemimpinan Pak Jokowi yang manfaatnya masih terasa oleh masyarakat, silakan diteruskan di PSI. Ini adalah ruang bagi mereka yang ingin melanjutkan semangat kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat,” tandas Raja Juli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?

Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:13 WIB

Kaesang Singgung Ketidakhadiran Bapak J saat Rakernas

Kaesang Singgung Ketidakhadiran Bapak J saat Rakernas

Video | Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:22 WIB

Hasan Nasbi Bicara Peluang PSI Masuk Senayan: Tergantung Konsistensi Partai

Hasan Nasbi Bicara Peluang PSI Masuk Senayan: Tergantung Konsistensi Partai

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:45 WIB

Terkini

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:04 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB