Semeru Muntahkan Awan Panas 4 KM, Kolom Abu Kelabu Membumbung Tinggi, Status Siaga

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 09 Januari 2026 | 17:25 WIB
Semeru Muntahkan Awan Panas 4 KM, Kolom Abu Kelabu Membumbung Tinggi, Status Siaga
Ilustrasi Gunung Semeru erupsi. [ANTARA/HO-PVMBG]
  • Gunung Semeru di Lumajang erupsi Jumat sore, mengeluarkan awan panas guguran mencapai 4 hingga 5 kilometer dari puncak.
  • Letusan pukul 15.13 WIB menghasilkan kolom abu tebal setinggi 2.000 meter condong ke utara dan timur laut.
  • PVMBG mempertahankan Status Siaga Level III dan melarang aktivitas pada radius 13 kilometer sepanjang Besuk Kobokan.

Suara.com - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali meningkat secara signifikan pada Jumat sore. Gunung api tertinggi di Pulau Jawa ini erupsi disertai luncuran awan panas guguran yang menerjang lereng sejauh 4 kilometer dari puncak Mahameru, memicu kewaspadaan tingkat tinggi bagi warga sekitar.

Peristiwa erupsi yang disertai fenomena piroklastik berbahaya ini dikonfirmasi langsung oleh petugas di lapangan. Luncuran material vulkanik panas tersebut menjadi ancaman serius bagi area-area yang berada di jalur alirannya.

"Terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur 4.000 meter dan erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulisnya sebagaimana dilansir Antara, Jumat (9/1/2026).

Berdasarkan pemantauan visual melalui kamera CCTV pada pukul 16.01 WIB, petugas mengidentifikasi bahwa jarak luncur awan panas guguran tersebut bahkan sempat mencapai dan berhenti pada jarak 5 kilometer dari puncak.

Erupsi utama sendiri tercatat terjadi pada pukul 15.13 WIB. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu vulkanik yang membumbung sangat tinggi, diperkirakan mencapai 2.000 meter di atas puncak, atau setara dengan ketinggian 5.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sementara sekitar 19 menit 52 detik," tuturnya.

Getaran erupsi yang kuat dan durasi yang cukup lama menandakan besarnya energi yang dilepaskan dari dalam kawah Jonggring Saloko.

Dengan aktivitas yang terus berfluktuasi dan cenderung meningkat ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) secara tegas mempertahankan status Gunung Semeru pada Level III atau Siaga.

Sejumlah rekomendasi krusial pun dikeluarkan untuk menjamin keselamatan warga dan semua pihak yang beraktivitas di sekitar gunung.

PVMBG melarang keras adanya aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang aliran Besuk Kobokan, dengan radius bahaya yang ditetapkan sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi di puncak.

"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," katanya.

Rekomendasi ini mengindikasikan bahwa ancaman tidak hanya datang dari luncuran awan panas primer, tetapi juga dari potensi aliran lahar dingin yang bisa meluas jauh ke hilir jika terjadi hujan di puncak gunung.

Lebih lanjut, Sigit juga menegaskan kembali larangan untuk beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru.

Area ini dinilai sangat rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar yang bisa terjadi sewaktu-waktu saat erupsi.

Masyarakat diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap seluruh potensi bahaya turunan dari erupsi Semeru, termasuk awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivitas Erupsi Masih Tinggi, Semeru Alami Puluhan Gempa Letusan dalam Enam Jam

Aktivitas Erupsi Masih Tinggi, Semeru Alami Puluhan Gempa Letusan dalam Enam Jam

News | Senin, 05 Januari 2026 | 10:19 WIB

Banjir Lahar Hujan Semeru Kepung Permukiman, Ratusan Warga Terisolasi

Banjir Lahar Hujan Semeru Kepung Permukiman, Ratusan Warga Terisolasi

Foto | Senin, 08 Desember 2025 | 19:17 WIB

Tinjau Lumajang, DPR RI Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana Semeru

Tinjau Lumajang, DPR RI Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana Semeru

DPR | Kamis, 27 November 2025 | 14:29 WIB

Video Debu Vulkanik Gunung Semeru di Depan Mata, Warga Tetap Asyik Menonton di Lokasi

Video Debu Vulkanik Gunung Semeru di Depan Mata, Warga Tetap Asyik Menonton di Lokasi

Video | Kamis, 27 November 2025 | 11:13 WIB

Viral! Warga Malah Nonton Saat Gunung Semeru Luncurkan Debu Vulkanik Raksasa di Jembatan Ini

Viral! Warga Malah Nonton Saat Gunung Semeru Luncurkan Debu Vulkanik Raksasa di Jembatan Ini

News | Selasa, 25 November 2025 | 23:06 WIB

Gunung Semeru Masih Keluarkan Lava Pijar, Aktivitas Vulkanik Meningkat

Gunung Semeru Masih Keluarkan Lava Pijar, Aktivitas Vulkanik Meningkat

Foto | Selasa, 25 November 2025 | 19:00 WIB

KUIS Uji Nyali: Tebak Nama Gunung-Gunung Megah Ini

KUIS Uji Nyali: Tebak Nama Gunung-Gunung Megah Ini

Lifestyle | Jum'at, 21 November 2025 | 14:54 WIB

Terkini

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB