Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:20 WIB
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
Anggota Komisi X DPR RI fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad. (tangkapan layar/Bagaskara)
  • Siswa SD berinisial YBS di Ngada, NTT, diduga bunuh diri karena keluarga tidak mampu membeli buku dan alat tulis.
  • Anggota Komisi X DPR RI mendesak Kemendikdasmen mengusut tuntas tragedi pendidikan nasional ini pada Selasa (3/2/2026).
  • Perlu investigasi apakah bantuan pendidikan APBN tepat sasaran dan sekolah harus deteksi dini kondisi sosial siswa.

Suara.com - Mendung tengah menaungi dunia pendidikan Indonesia, menyusul tragedi bunuh diri seorang siswa sekolah dasar berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

CATATAN REDAKSI: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi bunuh diri tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi HOTLINE Telepon Darurat 119 ext. 8 atau WA +62 813-8007-3120 untuk konsultasi ringan dan curhat.

Peristiwa tragis ini diduga dipicu oleh rasa depresi korban lantaran keluarga tidak mampu memenuhi permintaannya untuk membeli buku dan alat tulis.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Habib Syarief, mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk segera mengusut tuntas latar belakang kasus tersebut.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan tamparan keras bagi sistem pendidikan nasional.

"Kami sangat prihatin. Kasus ini menjadi alarm keras bahwa masih ada anak-anak kita yang tidak mendapatkan kebutuhan belajar paling mendasar. Ini tidak boleh dibiarkan. Negara harus hadir memastikan kebutuhan dasar pendidikan terpenuhi tanpa kecuali,” ujar Habib di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa itu bermula saat korban meminta perlengkapan sekolah kepada ibunya, namun keterbatasan ekonomi keluarga membuat permintaan itu belum bisa dipenuhi.

Habib menilai hal ini adalah potret buram yang menunjukkan adanya celah besar dalam pemerataan sarana pendidikan, terutama bagi keluarga kurang mampu di pelosok.

Ia juga menyoroti besarnya alokasi anggaran pendidikan dalam APBN yang seharusnya mampu menjamin kebutuhan dasar setiap siswa.

“Karena sepengetahuan kami anggaran pendidikan dari APBN itu besar, harusnya kebutuhan dasar pendidikan dasar pendidikan seperti buku dan alat tulis bisa terpenuhi,” katanya.

Ia pun mendesak adanya investigasi menyeluruh untuk memeriksa apakah bantuan pendidikan selama ini sudah tersalurkan dengan tepat sasaran di wilayah tersebut.

Menurutnya, pihak sekolah dan pemerintah daerah harus memiliki mekanisme deteksi dini terhadap kondisi ekonomi dan psikososial siswa.

"Pengusutan ini penting agar negara tidak abai. Kita perlu memastikan apakah bantuan pendidikan sudah tepat sasaran dan apakah ada pendampingan bagi anak-anak yang mengalami tekanan berat akibat kemiskinan,” tegasnya.

Sebagai langkah jangka panjang, Habib meminta pemerintah melakukan pendataan ulang secara menyeluruh terhadap kondisi ekonomi siswa di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ia menekankan pentingnya peran guru dan sekolah dalam memantau kondisi mental peserta didik agar masalah kemiskinan tidak berujung pada tragedi kemanusiaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku

'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:35 WIB

Review Buku How to Master Your Habits: Panduan Praktis Kehidupan dari Ustaz Felix Siauw

Review Buku How to Master Your Habits: Panduan Praktis Kehidupan dari Ustaz Felix Siauw

Your Say | Selasa, 03 Februari 2026 | 11:13 WIB

Novel 14 Days Isabella: Seni Mencintai Diri di Tengah Keluarga yang Retak

Novel 14 Days Isabella: Seni Mencintai Diri di Tengah Keluarga yang Retak

Your Say | Senin, 02 Februari 2026 | 07:45 WIB

Review Novel O Eka Kurniawan: Satir Pedas Tentang Monyet Berambisi Jadi Manusia

Review Novel O Eka Kurniawan: Satir Pedas Tentang Monyet Berambisi Jadi Manusia

Your Say | Minggu, 01 Februari 2026 | 14:45 WIB

Membedah Makna Damai di Buku Seneca Filsafat Hidup Bahagia

Membedah Makna Damai di Buku Seneca Filsafat Hidup Bahagia

Your Say | Minggu, 01 Februari 2026 | 09:55 WIB

Ulasan Novel The Devil Who Tamed Her: Intrik Cinta di Kalangan Bangsawan

Ulasan Novel The Devil Who Tamed Her: Intrik Cinta di Kalangan Bangsawan

Your Say | Minggu, 01 Februari 2026 | 07:15 WIB

Ulasan Novel Muslihat Berlian: Perburuan Masa Depan yang Keseleo!

Ulasan Novel Muslihat Berlian: Perburuan Masa Depan yang Keseleo!

Your Say | Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:40 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 23:07 WIB

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:46 WIB

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:39 WIB

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:30 WIB

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:19 WIB

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:04 WIB

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:50 WIB

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:43 WIB

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:41 WIB

Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara

Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:27 WIB