Baca 10 detik
- Ketua Prodi HI UMY, Ade Marup Wirasenjaya, menganalisis pidato Prabowo Subianto mengenai standar ganda negara besar.
- Pesan diplomatik Prabowo bertujuan mengkritik negara kuat ekonomi dan militer, khususnya sekutu Amerika dan Eropa.
- Ade menyarankan Indonesia memaksimalkan peran di OKI daripada terlibat proyek perdamaian buatan Donald Trump.
"Kalau Prabowo mendorong-dorong Indonesia bergabung dengan project Donald Trump, di mana di dalamnya juga ada Israel, itu kan ada ambivalensi dalam politik luar negeri Indonesia," tandasnya.