Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Kamis, 05 Februari 2026 | 11:57 WIB
Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. [Dok.Ist]
baca 10 detik
  • Pelaku pelemparan bom molotov di SMPN 3 Kubu Raya terhubung komunitas daring ekstrem TCC seperti pelaku SMAN 72 Jakarta.
  • Aksi kekerasan terjadi pada Selasa (3/2/2026) di mana seorang siswa mengalami luka akibat ledakan bom molotov.
  • Densus 88 mencatat 70 anak dari 19 provinsi terdeteksi bergabung dalam puluhan grup TCC selama satu tahun terakhir.

Suara.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap fakta baru di balik aksi pelemparan bom molotov di SMPN 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Ternyata, siswa SMP pelaku serangan tersebut diketahui tergabung dalam komunitas daring yang sama dengan siswa pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka Wardhana, mengatakan kedua pelaku terhubung melalui komunitas True Crime Community (TCC) yang selama ini menjadi perhatian aparat karena memuat konten kekerasan ekstrem.

“Berdasarkan analisa dari Tim Densus 88 mereka tergabung dalam komunitas yang sama dengan ABH (anak berhadapan dengan hukum) SMAN 72 Jakarta,” ungkap Mayndra kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).

Meski demikian, Mayndra belum memastikan apakah keduanya berada dalam grup TCC yang sama secara spesifik. Pasalnya, jaringan komunitas TCC yang terpantau Densus 88 terdiri dari puluhan grup dengan nama dan platform berbeda.

"Keduanya mengakses dan terinspirasi komunitas daring yang sama,” jelas Mayndra.

Berdasarkan hasil pemetaan, sedikitnya terdapat 27 grup komunitas TCC, di antaranya TCC Community, True Crime Community, TCCland Under Akmal, Fuck TCC, TCC, WAG TCC Reborn, WAG TCC Universe, WAG Area TCC, Tanah Suci TCC, TCC Universe V2, dan TCC Community.

Selain itu, terdeteksi pula grup lain seperti TCC City Nueva Revolucion, [tccland], FTCI Film True Crime Indonesia, Indonesia Headhunter, Meinchat, Group Kasih Sayang, Nuapf, Medenist Brigade, Legion Devision, FSP-NB (80 member), AZW Ragebait, Saranjana, Medenism Under Boris, Anarko Libertarian Maoist, Army of Legion, hingga Have Sex With Your Gun.

Densus 88 juga mencatat temuan awal bahwa terdapat 70 anak Indonesia yang tersebar di 19 provinsi dan tergabung dalam jaringan grup tersebut pada periode Januari 2025 hingga Januari 2026.

baca juga

Lukai Satu Siswa

Aksi pelemparan bom molotov tersebut diketahui terjadi di SMPN 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa (3/2/2026), sesaat setelah jam istirahat sekolah berakhir. Suara ledakan keras membuat suasana belajar berubah mencekam dan memicu kepanikan siswa serta guru yang berhamburan keluar kelas.

Akibat ledakan itu, seorang siswa berinisial MAP mengalami luka di bagian kaki akibat serpihan benda tajam.

Polda Kalbar melakukan olah TKP di lokasi siswa lempar bom molotov ke sekolah SMPN 3 Sungai Raya, Kubu Raya.
Polda Kalbar melakukan olah TKP di lokasi siswa lempar bom molotov ke sekolah SMPN 3 Sungai Raya, Kubu Raya. (Ist)

Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian langsung mengamankan terduga pelaku yang diketahui merupakan siswa aktif di sekolah tersebut.

Dendam Kerap Dibully

Sebelumnya, Densus 88 mengungkap bahwa siswa kelas IX tersebut terpapar konten kekerasan dari komunitas TCC dan menjadi korban perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Kondisi itu diduga mendorong munculnya keinginan balas dendam yang kemudian dilampiaskan melalui aksi kekerasan.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang berbahaya berupa lima tabung gas portable berisi petasan, paku, dan pisau, enam botol bom molotov, serta satu bilah pisau.

Saat kejadian, pelaku sempat melempar empat bom molotov, sementara enam lainnya ditemukan saat penggeledahan.

“Empat itu meledak, trigger-nya saja. Meledak petasannya,” ujar Mayndra.

Hingga kekinian Densus 88 memastikan terus mendampingi Polda Kalimantan Barat dalam penanganan perkara tersebut, meski penanganan utama tetap berada di bawah kewenangan Polda Kalbar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkaca dari Ledakan SMAN 72 dan Molotov Kalbar, Pengamat: Monster Sesungguhnya Bukan Siswa

Berkaca dari Ledakan SMAN 72 dan Molotov Kalbar, Pengamat: Monster Sesungguhnya Bukan Siswa

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 11:41 WIB

Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme

Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 10:34 WIB

Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan

Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:02 WIB

Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX

Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:56 WIB

Terkini

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×