Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:05 WIB
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
Ilustrasi Gentengisasi (unsplash)
baca 10 detik
  • Akademisi UGM, Ashar Saputra, mengingatkan program "gentengisasi" Presiden Prabowo harus hati-hati karena beragamnya kondisi geografis dan kultural Indonesia.
  • Secara teknis, penggantian atap dari seng ke genteng memerlukan penguatan struktur rangka yang lebih kokoh dan cenderung lebih mahal.
  • Aspek sosial budaya dan keberlanjutan lingkungan harus dipertimbangkan, termasuk kepercayaan lokal dan dampak pembakaran tanah liat.

Tak hanya soal kepercayaan, desain arsitektur rumah adat di Indonesia yang memiliki bentuk atap melengkung tiga dimensi juga sulit diakomodasi jika menggunakan material genteng yang kaku.

"Kita punya kepercayaan yang berbeda-beda, kita punya rumah adat yang berbeda-beda, kita punya selera yang berbeda-beda, itu tidak perlulah disamaratakan seperti itu," tandasnya.

Keberlanjutan Jadi Sorotan

Aspek lingkungan juga menjadi perhatian dalam rencana program tersebut. Ashar menilai penggunaan genteng tanah liat secara massal berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan.

Hal itu terutama terkait proses produksinya yang membutuhkan pembakaran dan pengerukan tanah subur, berbeda dengan material logam yang masih dapat didaur ulang.

"Jadi, tinjauan terhadap sustainability itu harus dipertimbangkan juga. Artinya tidak sekadar murah, tetapi ternyata nanti jejak karbonnya tinggi gitu," ucapnya.

Belum lagi persoalan ketersediaan bahan baku tanah liat yang mulai berkurang. Meski masih memungkinkan mencari sumber tanah liat untuk pembuatan genteng, dampak lingkungan yang ditimbulkan berpotensi semakin besar.

"Itu ada dampak lingkungannya pasti karena tanah yang baik biasanya akan ditambang dan tidak bisa ditanami lagi gitu. Ya itu ikutan yang lain," tandasnya.

Sebagai solusi, Ashar menyarankan agar pemerintah tidak terpaku pada istilah “gentengisasi” yang justru membatasi pilihan material.

Menurutnya, jika tujuan utama program adalah menghilangkan kesan kumuh pada permukiman warga, saat ini sudah banyak material atap berbahan metal yang memiliki nilai estetika baik tanpa harus menggunakan genteng tanah liat yang berat.

baca juga

"Jadi kalimatnya jangan 'gentengisasi' tapi 'peningkatan estetika hunian'. Nah itu kan pilihannya macam-macam gitu, tapi begitu jadi genteng kan bermasalah karena tidak semua orang cocok, tidak semua wilayah cocok gitu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya

Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 17:41 WIB

Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029

Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 17:38 WIB

Taklimat Presiden Prabowo: Eks BUMN Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan Agung

Taklimat Presiden Prabowo: Eks BUMN Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan Agung

Video | Kamis, 05 Februari 2026 | 17:20 WIB

Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI

Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 17:07 WIB

Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa

Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 17:06 WIB

Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres

Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:45 WIB

Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK

Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:23 WIB

Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034

Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:35 WIB

Gerakan Gentengisasi Presiden Prabowo Subianto, Apa Itu?

Gerakan Gentengisasi Presiden Prabowo Subianto, Apa Itu?

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:05 WIB

Sahid Mahata Genteng Banyuwangi, Hotel Berbintang Pertama di Genteng Sudah Buka!

Sahid Mahata Genteng Banyuwangi, Hotel Berbintang Pertama di Genteng Sudah Buka!

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:37 WIB

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:36 WIB

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:17 WIB

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:16 WIB

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB