Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal

M Nurhadi

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:26 WIB
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
Kondisi Desa Padasari, Kecamatan Jatinegra, Tegal (BNPB)

Suara.com - Belakangan ini, masyarakat Jawa Tengah, khususnya di wilayah Kabupaten Tegal, dikejutkan oleh bencana tanah bergerak yang cukup masif.

Di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, fenomena ini bukan sekadar retakan kecil di dinding rumah, melainkan pergeseran lahan yang memaksa ribuan warga meninggalkan tempat tinggal mereka.

Berdasarkan data terbaru per Februari 2026, lebih dari 2.400 jiwa harus mengungsi. Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan tanah di wilayah tersebut seolah "hidup" dan terus bergeser?

Fenomena Creeping atau Rayapan Tanah

Menurut hasil investigasi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah, penyebab utama bencana di Tegal adalah creeping atau rayapan tanah. Berbeda dengan longsor yang terjadi secara mendadak dan cepat, creeping bergerak secara perlahan namun pasti.

Pemicu utamanya adalah kombinasi antara jenis tanah dan topografi wilayah:

  • Tanah Lempung (Clay): Wilayah Padasari didominasi oleh lapisan tanah lempung. Sifat dasar lempung adalah sangat elastis, ia akan mengembang saat terkena air hujan dan menjadi licin.
  • Kemiringan Lahan: Rayapan tanah selalu membutuhkan kemiringan. Beban air hujan yang meresap ke dalam tanah lempung membuatnya berat dan kehilangan daya ikat, sehingga gravitasi menarik lapisan tanah tersebut bergeser perlahan ke arah bawah.
  • Intensitas Hujan: Air bertindak sebagai pelumas. Ketika curah hujan tinggi, air meresap hingga ke lapisan kedap air, menciptakan bidang gelincir yang memicu pergerakan.

Perbedaan dengan Likuifaksi

Banyak masyarakat yang khawatir ini adalah fenomena likuifaksi seperti yang pernah terjadi di Palu. Namun, ahli geologi menegaskan bahwa keduanya berbeda.

Likuifaksi adalah pencairan tanah akibat guncangan gempa pada lahan datar dengan kadar air tinggi. Sementara itu, fenomena di Tegal murni karena faktor kemiringan dan sifat mekanis tanah lempung yang jenuh air.

baca juga

Dampak dan Langkah Penanganan

Dampak dari rayapan tanah ini sangat merusak infrastruktur secara permanen. Rumah-rumah tidak hanya retak, tapi fondasinya bisa bergeser hingga beberapa meter, membuat bangunan tidak lagi aman dihuni.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tengah fokus pada dua hal utama:

  • Relokasi Warga: Mencari lahan baru yang stabil, termasuk menjajaki lahan milik Perhutani, untuk membangun hunian tetap.
  • Kajian Geologi Mendalam: Sebelum relokasi dilakukan, tim ahli melakukan studi teknis agar lokasi baru benar-benar aman dari potensi bencana serupa di masa depan.

Tips Menghadapi Tanah Bergerak

Bagi warga yang tinggal di daerah perbukitan dengan struktur tanah lempung, penting untuk memperhatikan tanda-tanda awal:

  • Munculnya retakan pada tanah atau dinding rumah secara tiba-tiba.
  • Pohon atau tiang listrik yang mulai miring.
  • Pintu atau jendela yang tiba-tiba sulit dibuka/ditutup karena kusen yang bergeser.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangani Bencana Sumatra, DPR ke Bos Pertamina: Di-WA Tengah Malam Langsung Balas!

Tangani Bencana Sumatra, DPR ke Bos Pertamina: Di-WA Tengah Malam Langsung Balas!

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 07:31 WIB

Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu

Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 21:41 WIB

7 Pilihan Dry Bag Waterproof 40 Liter Terbaik untuk Tas Siaga Bencana, Harga Mulai Rp200 Ribuan

7 Pilihan Dry Bag Waterproof 40 Liter Terbaik untuk Tas Siaga Bencana, Harga Mulai Rp200 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 21:35 WIB

Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya

Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 15:38 WIB

Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana

Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 21:55 WIB

TP PKK Pusat Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Bireuen

TP PKK Pusat Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Bireuen

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 15:35 WIB

Terkini

Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal

Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda

Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:51 WIB

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:30 WIB

×