Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:40 WIB
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Kamis (12/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
  • Prabowo bahas percepatan Kampung Nelayan Merah Putih dan hilirisasi industri perikanan.
  • Progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama capai lima puluh persen.
  • Pemerintah perkuat ekosistem perikanan melalui konsolidasi galangan kapal dan BUMN.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Selain pembenahan permukiman nelayan, pertemuan tersebut juga fokus pada penguatan ekosistem industri perikanan nasional melalui konsolidasi galangan kapal dan pengembangan hilirisasi.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih terus menunjukkan kemajuan signifikan. Pada tahap pertama, proyek ini dilaksanakan di 65 titik lokasi.

“Progresnya sudah mencapai 50 persen dari tahap pertama. Mudah-mudahan pembangunannya bisa segera tuntas pada Februari ini,” ujar Trenggono usai mengikuti ratas, Kamis (12/2/2026).

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa kampung nelayan tersebut akan menjadi bagian dari ekosistem yang dikelola oleh BUMN PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).

“Kampung nelayan ini masuk dalam ekosistem yang nantinya dikelola melalui Jaladri. Fokusnya adalah mengoptimalkan potensi laut kita, sehingga Jaladri akan berkonsentrasi pada peningkatan produktivitas di industri perikanan,” kata Dony.

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Kamis (12/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Kamis (12/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]

Pembangunan kampung nelayan ini dirancang dengan pendekatan bisnis, termasuk penyiapan offtaker untuk hasil produksi, sehingga tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik semata. Dony menambahkan bahwa penguatan industri galangan kapal menjadi bagian krusial dari strategi besar tersebut.

“Industri ini tumbuh dari inisiasi KKP, sehingga galangan-galangan kapal kita akan menjadi lebih optimal. Hal ini sejalan dengan langkah kami melakukan konsolidasi galangan kapal nasional,” lanjut Dony.

Konsolidasi galangan kapal tersebut nantinya akan dilakukan di bawah koordinasi PT PAL sebagai upaya memperkuat kapasitas industri dalam negeri. Dony memastikan proses konsolidasi ditargetkan rampung dalam waktu dekat dan diyakini akan membuka lapangan kerja baru secara masif, khususnya bagi lulusan teknik perkapalan.

“Jaladri tidak hanya mengembangkan sisi hulu, tetapi juga hilir. Industri turunan perikanan akan dikembangkan secara masif, sehingga pembukaan lapangan kerja ke depan akan sangat besar,” tuturnya.

Dony menekankan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari perubahan orientasi ekonomi nasional yang lebih mendasar, yakni membangun kekuatan ekonomi berbasis potensi domestik.

“Harapannya, semakin banyak tenaga kerja yang terserap dan basis ekonomi kita kembali pada kekuatan sendiri. Kita memiliki laut yang luas dan potensi pangan yang besar. Inilah yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat,” pungkas Dony.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi

Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 20:18 WIB

Mendagri Minta Jajarannya Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden

Mendagri Minta Jajarannya Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 18:49 WIB

SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun

SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan

Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:32 WIB

Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang

Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:20 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:46 WIB

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:28 WIB

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:20 WIB