Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 18 Februari 2026 | 19:25 WIB
Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham. (Suara.com/Faqih)
baca 10 detik
  • Partai Golkar mendukung penuh politik luar negeri bebas aktif Presiden Prabowo selama kunjungan kerja di Washington, AS (16/2/2026).
  • Wakil Ketua Umum Golkar Idrus Marham menegaskan orientasi kebijakan fokus pada kepentingan nasional strategis jangka panjang.
  • Kunjungan tersebut meliputi pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump dan agenda Board of Peace untuk Gaza.

Suara.com - Partai Golkar menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mendukung penuh langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif selama kunjungan kerjanya ke Washington, DC, Amerika Serikat. 

Pendekatan diplomasi Presiden yang diibaratkan sebagai prinsip “mengalir tetapi tidak hanyut” dinilai sebagai strategi jitu dalam menjaga kepentingan nasional.

Wakil Ketua Umum Golkar, Idrus Marham, menyampaikan, bahwa Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia telah menginstruksikan seluruh kader partai untuk berdiri di garis depan mendukung kebijakan politik luar negeri Presiden tersebut. 

Menurutnya, langkah ini sangat efektif secara strategis dalam kerangka kepentingan nasional jangka panjang.

"Kebijakan Presiden dipahami sebagai bentuk rasionalitas strategis negara menengah yang berupaya memaksimalkan otonomi kebijakan luar negeri tanpa mengorbankan stabilitas sistem internasional," ujar Idrus kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).

Idrus menegaskan bahwa orientasi nasionalisme Presiden Prabowo berakar kuat pada kepentingan negara, bukan kalkulasi politik jangka pendek. 

Ia meyakini jika terjadi deviasi terhadap kepentingan nasional, Presiden akan mengambil posisi korektif secara tegas. Idrus menilai politik bebas aktif ini selaras dengan fondasi normatif negara serta membuka ruang komunikasi lintas kekuatan global tanpa mengikis identitas nasional.

Lebih lanjut, Idrus menjelaskan, bahwa pendekatan ini merupakan bentuk strategic hedging yang memungkinkan Indonesia membangun relasi multipolar secara simultan.

"Bebas aktif bukan sekadar posisi netral, melainkan strategi diplomatic hedging yang memungkinkan Indonesia membangun relasi multipolar secara simultan. Pendekatan ini memberi ruang interaksi dengan berbagai aktor internasional sembari mempertahankan preferensi normatif dan kepentingan domestik. Inilah makna pendekatan 'mengalir tetapi tidak hanyut' yang sedang dijalankan Presiden," jelasnya.

baca juga

Presiden Prabowo Subianto sendiri bertolak ke Washington pada Senin (16/2/2026) siang, didampingi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 

Berdasarkan agenda resmi, Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump untuk membahas kerja sama strategis di berbagai sektor.

Selain itu, Presiden juga diagendakan menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian untuk Gaza atau Board of Peace (BoP), serta menandatangani kesepakatan terkait kebijakan tarif impor Amerika Serikat.

Golkar memandang keikutsertaan Presiden dalam berbagai forum internasional tersebut sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika global. Stabilitas dukungan domestik dari partai koalisi seperti Golkar dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan negosiasi internasional.

"Konsistensi politik luar negeri yang berbasis konstitusi menjadi modal strategis bagi Indonesia untuk mempertahankan reputasi sebagai negara demokratis yang independen dalam menentukan sikap global," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaya Prabowo Hadapi Konglomerat Berbeda dengan Jokowi: Tertutup, Berbasis Data Satgas

Gaya Prabowo Hadapi Konglomerat Berbeda dengan Jokowi: Tertutup, Berbasis Data Satgas

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 19:06 WIB

Beda dengan Jokowi, Mensesneg Sebut Pemerintah Prabowo Belum Berencana Balikkan UU KPK

Beda dengan Jokowi, Mensesneg Sebut Pemerintah Prabowo Belum Berencana Balikkan UU KPK

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 18:07 WIB

Prabowo Bakal Hadir di BoP AS, FPI Sampaikan Peringatan ke Pemerintah

Prabowo Bakal Hadir di BoP AS, FPI Sampaikan Peringatan ke Pemerintah

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:31 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×