Awal Ramadan, Satgas Saber Pangan Temukan Sejumlah Komoditas Masih Dijual di Atas HET

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:02 WIB
Awal Ramadan, Satgas Saber Pangan Temukan Sejumlah Komoditas Masih Dijual di Atas HET
Ilustrasi harga pangan. [Istimewa]
  • Satgas Saber menemukan beberapa komoditas dijual melampaui HET/HAP dalam pengawasan 5–18 Februari 2026 di 18.628 titik.
  • Kenaikan harga dipengaruhi faktor cuaca ekstrem dan curah tinggi yang berdampak pada produksi serta distribusi pangan.
  • Pemerintah menerapkan langkah terpadu seperti operasi pasar dan mobilisasi pasokan untuk menekan lonjakan harga pangan.

Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menemukan masih adanya sejumlah komoditas yang dijual melampaui harga eceran tertinggi (HET) maupun harga acuan pembelian (HAP) di berbagai wilayah Indonesia.

Temuan ini diperoleh dari hasil pengawasan intensif yang dilakukan pada periode 5–18 Februari 2026 di 18.628 titik yang tersebar di 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa analisis hasil pemantauan menunjukkan beberapa komoditas masih menjadi perhatian karena harganya berada di atas batas yang ditetapkan.

“Hasil analisis menunjukkan sejumlah komoditas masih menjadi perhatian karena berada di atas HET, antara lain beras premium Zona III, Minyakita, daging sapi, bawang putih dan gula konsumsi di wilayah Indonesia Timur dan 3TP (tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan), dan cabai rawit merah,” katanya, mengutip dari ANTARA.

Menurutnya, lonjakan harga tersebut tidak lepas dari faktor cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang berdampak pada produksi, kualitas pangan, serta proses distribusi yang menjadi lebih lama dan mahal.

Untuk menekan harga, diperlukan langkah terpadu lintas kementerian dan lembaga. Upaya yang didorong meliputi penyaluran SPHP beras dan jagung, mobilisasi pasokan dari daerah surplus, kerja sama antardaerah, operasi pasar, hingga pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Selain itu, pemerintah juga diharapkan memberikan dukungan biaya transportasi melalui kebijakan Fasilitasi Dukungan Pangan (FDP) dan Harga Pembelian Beras (HPB).

Satgas juga menaruh sorotan khusus pada minyak goreng rakyat, Minyakita, yang secara nasional masih dijual di atas HET meski menunjukkan tren penurunan pada akhir periode pemantauan.

“Komoditas ini menjadi yang paling banyak dilaporkan masyarakat melalui hotline pengaduan,” katanya.

Ketua Pengarah Satgas Saber yang juga Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono telah menginstruksikan seluruh jajaran satgas di tingkat pusat hingga daerah untuk tidak ragu menindak pelaku usaha yang melanggar ketentuan harga, keamanan, dan mutu pangan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, satgas turut turun langsung ke 14 provinsi guna melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari produsen, distributor lini satu dan dua, hingga pengecer. Langkah ini dilakukan untuk memastikan Minyakita dijual sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter.

Di sisi lain, Satgas mendorong Perum Bulog dan BUMN Pangan yang mendapatkan alokasi 35 persen DMO (domestic market obligation) dari produsen minyak goreng/CPO agar segera melakukan intervensi di wilayah dengan harga tinggi, termasuk daerah yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH).

Ke depan, pengawasan akan terus diperketat bersamaan dengan perluasan sosialisasi kanal pengaduan masyarakat agar pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan dapat lebih cepat terdeteksi dan ditindak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Komoditas Cabai Mulai Turun Awal Ramadan, Tapi Cabai Rawit Merah Masih Tinggi

Harga Komoditas Cabai Mulai Turun Awal Ramadan, Tapi Cabai Rawit Merah Masih Tinggi

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 08:58 WIB

Jelang Ramadan, Mendag Budi Santoso Pastikan Harga Ayam Ras Masih Terkendali

Jelang Ramadan, Mendag Budi Santoso Pastikan Harga Ayam Ras Masih Terkendali

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:05 WIB

Jelang Ramadan, Harga Pangan Nasional Cabai Rawit Merah Tembus Rp75 ribu

Jelang Ramadan, Harga Pangan Nasional Cabai Rawit Merah Tembus Rp75 ribu

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 11:06 WIB

Terkini

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:28 WIB

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:52 WIB

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:50 WIB

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:09 WIB

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:08 WIB

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07 WIB

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:37 WIB

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:55 WIB