Ray Rangkuti: Sjafrie Sjamsoeddin Tambah Daftar Capres Individu di Pilpres 2029

Bangun Santoso

Kamis, 19 Februari 2026 | 20:39 WIB
Ray Rangkuti: Sjafrie Sjamsoeddin Tambah Daftar Capres Individu di Pilpres 2029
Pengamat politik Ray Rangkuti di Podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]
baca 10 detik
  • Menhan Sjafrie Sjamsoeddin masuk bursa capres Pilpres 2029, menambah daftar tokoh independen yang muncul berdasar kiprah pribadi.
  • Menurut survei IPI, Sjafrie Sjamsoeddin menempati urutan ketujuh dengan elektabilitas 7,5 persen di bawah tokoh utama.
  • Kehadiran Sjafrie berpotensi menekan peluang elektabilitas Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi nasional mendatang.

Suara.com - Pengamat Politik Ray Rangkuti menilai kehadiran Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di bursa calon presiden menambahkan daftar calon individu di Pilpres 2029. Menurut Ray, fenomena ini bukanlah hal yang baru dalam perpolitikan Indonesia.

"Makin banyak peluang bagi tokoh-tokoh individual untuk dapat dicalonkan sebagai pemimpin nasional. Kehadiran Sjafrie Sjamsoeddin memperpanjang deretan mama itu (capres individu), muncul karena kiprah sendiri, tanpa partai," ujar Ray Rangkuti, Kamis (19/2/2026).

Ray menegaskan kecenderungan tersebut bukanlah sesuatu yang baru. Dia mencontohkan di kontestasi pilkada, calon-calon individual banyak bermunculan dan bahkan banyak yang sukses menjadi kepala daerah.

"Sebagian mereka memang tetap dicalonkan partai. Tapi, mereka membangun citra melalui akselerasi individual mereka sendiri. Seturut dengan itu, tokoh-tokoh partai makin kurang diminati," tandas Ray.

Ray juga menilai kehadiran Sjafrie Sjamsoeddin juga menambah daftar saingan bagi Wapres Gibran Rakabuming Raka. Pasalnya, posisi Gibran makin dikejar oleh tokoh-tokoh lain.

"Sekalipun namanya masih bertengger sebagai cawapres dengan elektabilitas tertinggi, tapi kehadiran individu-individu baru menambah banyaknya calon yang layak dipertimbangkan oleh Prabowo. Dan itu, dengan sendirinya, membuat peluang Gibran terpepet," jelas dia.

Hanya saja, kata Ray, pencalonan Sjafrie Sjamsoeddin bisa menjadi peluang tetapi sekaligus menimbulkan ketidaknyamanan bagi Presiden Prabowo Subianto.

Jika berduet dengan Prabowo bakal mengalami kendala karena gabungan purnawirawan TNI dan minus partai koalisi.

"Di sinilah masalahnya. Hal ini bisa menjadi peluang tapi sekaligus bisa menimbulkan ketidaknyamanan Prabowo. Jika digabungkan dengan Prabowo minusnya TNI dan TNI dan minus koalisi partai. Tapi jika tidak bersama Prabowo, tentu saja Prabowo akan mempersempit peluangnya untuk melaju. Ini bisa jadi berkah tapi sekaligus jadi pemecah Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin," pungkas Ray.

baca juga

Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Bursa Capres 2029

Hasil survei terbaru lembaga Indonesian Public Institute (IPI) menunjukkan sejumlah wajah baru masuk dalam bursa bakal calon presiden 2029 termasuk, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

"Berdasarkan hasil survei terbaru kami, sejumlah wajah-wajah baru masuk dalam bursa bakal capres 2029 seperti Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa," ujar Peneliti IPI Abdan Sakura dalam konferensi pers rilis hasil survei bertajuk 'Peta Elektabilitas Calon Presiden 2029' di Semanggi, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Wajah-wajah baru tersebut masuk dalam 10 besar tokoh untuk menjadi bakal capres 2029. Sjafrie Sjamsoeddin berada di urutan ke-7 dengan tingkat elektabilitas di angka 7,5 persen disusul Purbaya Yudhi Sadewa 4,9 persen dan Sherly Tjoanda 3,8 persen.

Di puncak elektabilitas dikuasai Prabowo Subianto dengan angka 22,3 persen. Angka tersebut jauh melampaui tokoh lainnya. Elektabilitas Gibran Rakabuming Raka berada di urutan kedua dengan angka elektabilitas 12,2 persen dan disusul Ganjar Pranowo di angka 9 persen, mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan 8,5 persen, lalu Gubernur Jakarta sekarang Pramono Anung 7,8 persen dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi 7,9 persen.

Abdan menjelaskan, munculnya wajah-wajah baru tersebut tidak terlepas dari sejumlah faktor mempengaruhi elektabilitas mereka seperti kepemimpinan, ketokohan, rekam jejak, publikasi media, integritas, visi - misi dan program kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk

Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk

News | Senin, 16 Februari 2026 | 08:47 WIB

Hasto PDIP: Cetak Prestasi Dulu Sebelum Bicara Pilpres 2029

Hasto PDIP: Cetak Prestasi Dulu Sebelum Bicara Pilpres 2029

Video | Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:03 WIB

Sodorkan Zulhas Dampingi Prabowo, PAN Sedang Cek Ombak atau Serius?

Sodorkan Zulhas Dampingi Prabowo, PAN Sedang Cek Ombak atau Serius?

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:08 WIB

Murni Dukungan atau Strategi Politik: Apa Sebenarnya di Balik Suara Lantang Prabowo Dua Periode?

Murni Dukungan atau Strategi Politik: Apa Sebenarnya di Balik Suara Lantang Prabowo Dua Periode?

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:25 WIB

Demokrat Respons Peluang AHY Dampingi Prabowo di Pilpres 2029

Demokrat Respons Peluang AHY Dampingi Prabowo di Pilpres 2029

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 18:58 WIB

Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Bursa Capres 2029, Pengamat Ingatkan Prabowo Potensi 'SBY Jilid II'

Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Bursa Capres 2029, Pengamat Ingatkan Prabowo Potensi 'SBY Jilid II'

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:50 WIB

PKS Tegaskan Sikap Soal Dukungan Prabowo 2029: Ini Bukan Soal Cepat-cepatan!

PKS Tegaskan Sikap Soal Dukungan Prabowo 2029: Ini Bukan Soal Cepat-cepatan!

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 14:27 WIB

Terkini

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×