Murni Dukungan atau Strategi Politik: Apa Sebenarnya di Balik Suara Lantang Prabowo Dua Periode?

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 11 Februari 2026 | 18:25 WIB
Murni Dukungan atau Strategi Politik: Apa Sebenarnya di Balik Suara Lantang Prabowo Dua Periode?
Ilustrasi Prabowo dua periode. (Suara.com/Emma)
baca 10 detik
  • Beberapa partai seperti PKB dan PAN mendukung Prabowo melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua pada awal 2026.
  • Dukungan dini ini dianalisis sebagai upaya mengamankan posisi kabinet dan meningkatkan posisi tawar Pilpres 2029.
  • Survei Indikator Politik menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo mencapai 79,9 persen pada Februari 2026.

Suara.com - Awal tahun 2026 sudah dimulai dengan dengungan suara dukungan dan harapan dari sejumlah partai politik agar Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinan sebagai Presiden RI untuk periode kedua.

Padahal pemerintahan yang dipimpin Prabowo di periode pertama baru genap berjalan satu tahun.

Sebut saja seperti apa yang disuarakan oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Usai membawa jajaran kepengurusan partainya yang baru untuk bertemu Presiden Prabowo di Istana, Cak Imin tak ragu menyebut Prabowo layak meneruskan pemerintahannya untuk periode kedua.

"Kita pokoknya intinya puas dengan pemerintahan Pak Prabowo dan kompak minimal dua periode lah," kata Cak Imin usai bersama jajaran pengurus partai bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Merespons hal tersebut, PKB tak sendirian lantang menyatakan puas dan mendukung Prabowo meneruskan kepemimpinan untuk dua periode. Partai Amanat Nasional (PAN) juga tak mau kalah.

Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menegaskan bahwa PAN siap mendukung lagi Prabowo Subianto menjadi calon presiden di Pilpres 2029 mendatang. Menurutnya, hal itu sudah menjadi pilihan natural.

Apalagi, kata dia, PAN sesumbar bukan cuma sekali mendukung Prabowo sebagai calon presiden, tapi hattrick tiga kali berturut-turut. Maka dari itu, menggenapkan dukungan bagi PAN bukan perkara yang sulit.

"Ini bukan pilihan, tetapi tidak ada opsi lain bagi kita untuk tetap berada di jalur mendukung Bapak Presiden. Baik sekarang dalam pemerintahannya maupun yang akan datang dalam Pilpres 2029," kata Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

baca juga

Sementara Partai Golkar tampaknya masih 'main aman' dalam urusan tersebut. Ketika ditanyai tanggapan soal Prabowo dua periode, Ketua Umum Bahlil Lahadalia malah menegaskan maklumat hasil Musyawarah Nasional partainya, yakni mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai selesai.

"Golkar sebagai partai politik yang mengusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Mas Gibran, konsekuensi dari partai yang telah mengusung adalah harus mendukung sampai selesai,” kata Bahlil di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/2/2026).

Beberapa partai juga sudah bersuara merespons wacana Prabowo dua periode. Hanya saja, baru PKB dan PAN yang lantang menggaungkan dukungannya.

Lantas, ada apa sebenarnya di balik suara lantang PKB dan PAN yang sudah bicara Prabowo dua periode? Apakah ini murni dukungan atau cuma strategi politik?

Infografis partai politik dukung Prabowo dua periode. (Suara.com/Emma)
Infografis partai politik dukung Prabowo dua periode. (Suara.com/Emma)

Amankan Posisi dan Bargaining 2029

Setidaknya ada dua sudut pandang politik yang terlihat dari balik suara lantang partai-partai yang sudah menyatakan dukungan Prabowo dua periode. Hal itu sebagaimana dibaca oleh analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago.

Pertama, Arifki menilai jika suara dukungan dua periode diperdengarkan, hal itu bisa dibaca sebagai langkah mengamankan posisi di dalam kabinet pemerintahan saat ini.

"Tentu bagi partai politik koalisi pemerintah memiliki kepentingan. Yang pertama, mereka tentu ingin mengamankan posisi politik mereka di kabinet," kata Arifki saat dihubungi Suara.com, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, bagi PKB atau mungkin PAN, mereka tentu ingin mempertahankan agar jatah kursi di kabinet tetap aman hingga 2029.

"Karena secara tidak langsung kita tentu membaca bagaimana potensi politik yang juga dilihat oleh partai-partai lain seperti PDIP, NasDem, dan lainnya yang juga akan mengincar posisi politik yang dimiliki oleh partai-partai ini," katanya.

Selanjutnya, Arifki juga membaca bahwa partai-partai seperti PKB hingga PAN yang sudah terang-terangan menyampaikan dukungan Prabowo dua periode, tak lain juga sebagai ajang memanaskan posisi tawar untuk Pilpres 2029 nanti.

Bagi Arifki, PKB dan PAN tentu punya kepentingan untuk 2029. Terlebih berharap bisa mengisi kursi calon wakil presiden, menggeser Gibran Rakabuming Raka yang sebelumnya mendampingi Prabowo di Pilpres 2024.

"Ini juga bargaining bagi partai mereka untuk bisa dilirik di Pilpres 2029. Salah satunya PKB dan PAN tentu berkepentingan untuk mengamankan kursi cawapres yang hari ini dipegang oleh Mas Gibran," katanya.

Apalagi, Arifki meyakini baik Cak Imin maupun Zulkifli Hasan sebagai pucuk pimpinan masing-masing partai memiliki niat bertarung untuk mengisi kursi cawapres apabila Prabowo maju sebagai capres lagi di 2029.

"Makanya secara tidak langsung ini juga akan penting kita lihat kepentingan apa yang dimiliki oleh partai-partai tersebut agar masuk dalam ranah perbincangan para elite politik," ujarnya.

Approval Rating Prabowo Melejit

Di tengah riuh dorongan agar Prabowo menjabat dua periode, hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa Prabowo mendapatkan tingkat kepuasan sebesar 79,9 persen atas kinerjanya memimpin pemerintahan.

Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi bahkan menyebut angka tersebut sebagai yang tertinggi untuk ukuran kepuasan kinerja terhadap presiden.

Secara rinci, hasil survei mengenai kinerja Prabowo adalah sangat puas 13,0 persen; cukup puas 66,9 persen; kurang puas 17,1 persen; tidak puas sama sekali 2,2 persen; dan TT/TJ 0,8 persen.

Burhanuddin mengatakan tingkat kepuasan terhadap kinerja Prabowo lebih tinggi dibandingkan dua presiden sebelumnya, yakni Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Merespons hal itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menilai wajar jika Prabowo kini didorong memimpin pemerintahan untuk periode kedua. Pasalnya, jika berkaca dari approval rating tersebut, angkanya cukup tinggi dan bisa menjadi modal.

"Makanya dengan pertimbangan-pertimbangan itu, wacana dua periode itu kan ya masuk akal ya," kata Saan.

Meski memang tinggi tingkat kepuasan, masih terdapat 17,1 persen yang menyatakan kurang puas dan 2,2 persen yang menyatakan tidak puas sama sekali.

Merespons hal tersebut, meski angka kepuasan terhadap Prabowo tergolong sangat tinggi, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berpuas diri.

Ia justru menyoroti adanya 17,1 persen masyarakat yang merasa kurang puas dan 2,2 persen yang menyatakan tidak puas sama sekali sebagai bahan evaluasi penting.

"Approval rating itu kita anggap sebagai sebuah masukan, juga sebuah evaluasi, dan bahan introspeksi," kata Dasco.

Ia menjelaskan bahwa catatan-catatan di balik angka ketidakpuasan tersebut akan menjadi perhatian serius bagi Presiden Prabowo dan jajaran kabinetnya.

Menurutnya, suara minoritas yang menyatakan tidak puas tetap memiliki arti penting bagi arah kebijakan pemerintah.

Nasib Gibran

Kemudian muncul juga pertanyaan, bagaimana nasib Gibran di tengah dengungan Prabowo dua periode? Pasalnya, dari partai-partai tersebut tak ada yang secara sepaket menyertakan Gibran dalam dukungan.

Arifki kembali memberikan analisisnya soal nasib Gibran ke depan, terutama untuk 2029. Di tengah dukungan Prabowo dua periode, Gibran dinilai masih realistis maju sebagai cawapres kembali di 2029.

Pilihan tersebut dinilai paling masuk akal ketimbang dirinya maju menjadi capres atau bahkan menjadi kompetitor Prabowo itu sendiri.

"Ini tantangan yang akan dimiliki oleh Mas Gibran. Makanya pilihan yang paling realistis hari ini untuk Mas Gibran adalah jadi cawapres Pak Prabowo. Itu yang paling konkret," kata Arifki.

Ia menyampaikan, hitung-hitungan peluang Gibran sebagai capres masih sangat kecil.

"Tapi sejujurnya yang paling kuat dan paling konkret bagi Mas Gibran hari ini adalah tetap menjadi cawapres Pak Prabowo di Pilpres 2029," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Ajak Kapolri Selesaikan Masalah Iklim Investasi Indonesia

Purbaya Ajak Kapolri Selesaikan Masalah Iklim Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:54 WIB

Terkuak! Prabowo yang Minta Mundur Bos OJK dan BEI Gegara Kasus MSCI

Terkuak! Prabowo yang Minta Mundur Bos OJK dan BEI Gegara Kasus MSCI

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:04 WIB

Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?

Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 16:19 WIB

Adik Kandung Ungkap Ada Pejabat 'Telur Busuk' Dekat Presiden Prabowo

Adik Kandung Ungkap Ada Pejabat 'Telur Busuk' Dekat Presiden Prabowo

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:20 WIB

Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?

Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:03 WIB

Prabowo Bersihkan Telur Busuk Birokrasi, Hashim: Semua Opsi di Atas Meja!

Prabowo Bersihkan Telur Busuk Birokrasi, Hashim: Semua Opsi di Atas Meja!

Video | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:00 WIB

Gentengisasi Gagasan Prabowo Tuai Perbandingan dengan Genteng Palu-Arit

Gentengisasi Gagasan Prabowo Tuai Perbandingan dengan Genteng Palu-Arit

Video | Rabu, 11 Februari 2026 | 12:38 WIB

Prabowo Tekankan Lapangan Kerja Bareng APINDO, Akankah Gen Z Diuntungkan?

Prabowo Tekankan Lapangan Kerja Bareng APINDO, Akankah Gen Z Diuntungkan?

Your Say | Rabu, 11 Februari 2026 | 11:35 WIB

Daftar Saham Milik Pengusaha Elite yang Temui Presiden Prabowo Pekan Ini

Daftar Saham Milik Pengusaha Elite yang Temui Presiden Prabowo Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:25 WIB

Membersihkan 'Telur-telur Busuk', Hashim Tegaskan Akan Ada Pejabat yang Dicopot Prabowo

Membersihkan 'Telur-telur Busuk', Hashim Tegaskan Akan Ada Pejabat yang Dicopot Prabowo

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:02 WIB

Terkini

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

×