Rekam Jejak Homi Heluka, Komandan KKB Yahukimo Terlibat 9 Aksi Keji Ditangkap Satgas Damai Cartenz

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:26 WIB
Rekam Jejak Homi Heluka, Komandan KKB Yahukimo Terlibat 9 Aksi Keji Ditangkap Satgas Damai Cartenz
Foto sebagai ILUSTRASI: Aparat Polres Nduga mengamankan TKP penembakan karyawan PT Delarosa, Selasa 16 November 2021 [SuaraSulsel.id/Humas Polda Papua]
  • Satgas ODC berhasil menangkap petinggi KKB, Homi Heluka, yang merupakan Komandan Batalyon Yamue, di Dekai, Yahukimo, pada Jumat (20/2/2026).
  • Homi Heluka terlibat dalam sembilan insiden kriminal serius termasuk penyerangan Brimob, pembunuhan 17 pendulang emas, dan penembakan aparat.
  • Dalam operasi pengembangan, Satgas ODC juga mengamankan Simak Kipka terkait kasus pembakaran mobil Kepala Desa Yalmabi di Yahukimo.

Suara.com - Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (ODC) melaporkan keberhasilan dalam mengamankan salah satu petinggi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap menebar teror di wilayah Papua Pegunungan.

Personel gabungan menangkap Homi Heluka di Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Jumat (20/2). Penangkapan ini menjadi sorotan penting mengingat posisi strategis yang bersangkutan dalam struktur organisasi KKB di wilayah tersebut.

Kepala Operasi Damai Cartenz (ODC) Brigjen Pol Faizal Rahmadani mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan di titik yang cukup krusial di pusat kabupaten.

"Homi Heluka ditangkap di sekitar kantor DPRD Yahukimo di Dekat, sekitar pukul 11.00 WIT," kata Kaops Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani di Jayapura, Jumat (20/2/2026).

Homi Heluka diketahui memegang jabatan penting sebagai Komandan Batalyon Yamue. Berdasarkan catatan kepolisian, rekam jejak kriminalnya sangat panjang dan melibatkan berbagai aksi kekerasan bersenjata yang menyasar aparat keamanan maupun masyarakat sipil di Kabupaten Yahukimo.

Setidaknya terdapat sembilan insiden besar yang dikaitkan langsung dengan aktivitas Homi Heluka.

Salah satu aksi paling menonjol adalah keterlibatannya dalam penyerangan terhadap personel Brimob Satgas Preventif ODC-2022.

Insiden yang terjadi di Kilometer 8 Logpon tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dari pihak kepolisian, yakni menewaskan Bripda Gilang Aji Prasetya (MD) serta menyebabkan luka tembak pada Briptu Fazuarsah.

Selain menyasar aparat, kelompok yang dipimpin Homi Heluka juga kerap melakukan aksi pembakaran dan pembunuhan terhadap warga yang bekerja di sektor informal.

Pada 28 Januari 2025, ia terlibat dalam pembakaran mobil Satuan Binmas di Jalan Paradiso. Tak berhenti di situ, aksi brutal berlanjut pada 7 April 2025 di lokasi pendulangan emas.

Serangan di area tambang rakyat tersebut mengakibatkan tragedi kemanusiaan besar dengan tewasnya 17 orang pendulang.

Homi Heluka juga diidentifikasi terlibat dalam penembakan yang merenggut nyawa anggota TNI, yakni Serka Segar Mulyana yang bertugas di Kodim 1715 Yahukimo.

Kekerasan terhadap pekerja sipil kembali terjadi pada 16 Juni 2025, di mana terjadi penganiayaan dan pembunuhan terhadap tukang sensor kayu di Kampung Samboga.

Peristiwa itu menyebabkan satu orang bernama Udin meninggal dunia, sementara rekannya, Edi Supirman, mengalami luka-luka.

Rentetan aksi kriminalitas yang melibatkan Komandan Batalyon Yamue ini terus berlanjut hingga tahun berikutnya. Pada 17 Juni 2025, ia terlibat penganiayaan berat terhadap Ujang Supriyatna di Seradala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legenda Persipura Ungkap Hasil Pertemuan dengan Gubernur Papua

Legenda Persipura Ungkap Hasil Pertemuan dengan Gubernur Papua

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 14:46 WIB

Gubernur Papua Jamin Dukungan Penuh untuk Persipura Jayapura

Gubernur Papua Jamin Dukungan Penuh untuk Persipura Jayapura

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 14:37 WIB

4 Anggota KKB Elkius Kobak Diringkus di Yahukimo, Dua Teridentifikasi Pembakar SMAN 2 Dekai

4 Anggota KKB Elkius Kobak Diringkus di Yahukimo, Dua Teridentifikasi Pembakar SMAN 2 Dekai

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 17:06 WIB

Darurat Kemanusiaan: Rumah Solidaritas Papua Desak Presiden Segera Laksanakan Rekomendasi DPD RI

Darurat Kemanusiaan: Rumah Solidaritas Papua Desak Presiden Segera Laksanakan Rekomendasi DPD RI

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:27 WIB

Kekuatan KKB Yahukimo 200 Orang, Pola Serangan Disebut Sasar Pilot dan Warga Sipil

Kekuatan KKB Yahukimo 200 Orang, Pola Serangan Disebut Sasar Pilot dan Warga Sipil

News | Senin, 16 Februari 2026 | 17:51 WIB

Buntut Penembakan Pesawat Smart Air, Kemenhub Tutup Penerbangan di 11 Bandara Papua

Buntut Penembakan Pesawat Smart Air, Kemenhub Tutup Penerbangan di 11 Bandara Papua

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 17:04 WIB

Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga

Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga

Bola | Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:05 WIB

Terkini

Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi

Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi

News | Senin, 06 April 2026 | 11:04 WIB

Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri

Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri

News | Senin, 06 April 2026 | 11:00 WIB

Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!

Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!

News | Senin, 06 April 2026 | 10:59 WIB

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun, Ribuan Madrasah Akan Direvitalisasi

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun, Ribuan Madrasah Akan Direvitalisasi

News | Senin, 06 April 2026 | 10:50 WIB

Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah

Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah

News | Senin, 06 April 2026 | 10:50 WIB

Tak Banyak Omong, Lobi Ajaib Anwar Ibrahim Bikin  Kapal Petronas Bebas Lewat Selat Hormuz

Tak Banyak Omong, Lobi Ajaib Anwar Ibrahim Bikin Kapal Petronas Bebas Lewat Selat Hormuz

News | Senin, 06 April 2026 | 10:41 WIB

SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo

SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo

News | Senin, 06 April 2026 | 10:36 WIB

Aduan Warga di JAKI Berbalas Laporan Palsu AI, Pramono: Lebih Baik Belum Selesai Daripada Bohong

Aduan Warga di JAKI Berbalas Laporan Palsu AI, Pramono: Lebih Baik Belum Selesai Daripada Bohong

News | Senin, 06 April 2026 | 10:36 WIB

Perang Dunia di Depan Mata, China Turun Gunung Tekan Amerika - Israel soal Selat Hormuz

Perang Dunia di Depan Mata, China Turun Gunung Tekan Amerika - Israel soal Selat Hormuz

News | Senin, 06 April 2026 | 10:19 WIB

Harga BBM Terancam Melejit, Komisi V DPR Desak Pemerintah Stop WFH dan Revolusi Transportasi Publik!

Harga BBM Terancam Melejit, Komisi V DPR Desak Pemerintah Stop WFH dan Revolusi Transportasi Publik!

News | Senin, 06 April 2026 | 10:18 WIB