Soal Wacana Dukung Prabowo Dua Periode, Surya Paloh: Nanti Kita Sedang Pikirkan

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:50 WIB
Soal Wacana Dukung Prabowo Dua Periode, Surya Paloh: Nanti Kita Sedang Pikirkan
Presiden terpilih Prabowo Subianto langsung disambut langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh saat tiba di NasDem Tower, Jakarta. (Suara.com/Rakha)
  • Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, menyatakan masih menimbang dukungan untuk Prabowo Subianto periode kedua.
  • Waketum NasDem, Saan Mustopa, nilai wacana dua periode masuk akal berdasarkan kepuasan publik hampir 80 persen.
  • Tingginya *approval rating* menjadi dasar Saan Mustopa melihat keberlanjutan kepemimpinan Presiden Prabowo sangat mungkin.

Suara.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan bahwa partainya masih menimbang-nimbang soal wacana mendukung Prabowo Subianto meneruskan kepemimpinannya hingga periode kedua.

Menurutnya, soal hal tersebut masih dipikirkan oleh NasDem, kendati memang kekinian berada dalam koalisi pemerintahan.

"Nah itu nanti kita sedang pikirkan, kan kita ada di sana," kata Paloh ditemui di NasDem Tower, Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

Paloh hanya menanggapi singkat menjawab pertanyaan wartawan soal wacana mendukung Prabowo dua periode.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, memberikan tanggapan positif terkait munculnya wacana dukungan agar Presiden Prabowo Subianto menjabat selama dua periode.

Saan menilai wacana tersebut sangat masuk akal jika merujuk pada tingginya tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap kinerja pemerintah saat ini.

Saan mengungkapkan, bahwa angka kepuasan masyarakat yang menyentuh angka hampir 80 persen merupakan bukti nyata bahwa kebijakan dan langkah yang diambil Prabowo dalam satu tahun terakhir mendapatkan apresiasi luas dari rakyat.

"Kan nggak ada masalah sebelumnya. Kalau dilihat dari approval rating hari ini kan hampir 80 persen tingkat kepuasan," ujar Saan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Menurut Saan, capaian ini sangat membahagiakan karena menunjukkan adanya sinergi yang baik antara program pemerintah dengan harapan masyarakat.

Ia menilai apresiasi tinggi tersebut menjadi modal kuat bagi keberlanjutan kepemimpinan Prabowo.

"Jadi apa yang dilakukan Pak Prabowo satu tahun lebih ini kan berarti juga mendapatkan apresiasi dengan approval rating tingkat kepuasan tinggi, dan tentu ya membahagiakan semua dengan approval rating yang ada," lanjutnya.

Atas dasar pertimbangan prestasi dan respon positif dari masyarakat tersebut, Saan berpandangan bahwa pembicaraan mengenai masa jabatan dua periode bagi Presiden Prabowo adalah hal yang logis.

"Makanya dengan pertimbangan-pertimbangan itu, wacana dua periode itu kan ya masuk akal ya," katanya.

Kendati begitu, ketika ditanya soal sikap Partai NasDem sendiri, Saan enggan menjawabnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi Fenomena Kader Mundur, Surya Paloh: Mungkin Sudah Jenuh, Perlu Penyegaran

Tanggapi Fenomena Kader Mundur, Surya Paloh: Mungkin Sudah Jenuh, Perlu Penyegaran

News | Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:25 WIB

Inginkan Sistem 'Selected Party', Surya Paloh: NasDem Konsisten Soal Threshold Tinggi

Inginkan Sistem 'Selected Party', Surya Paloh: NasDem Konsisten Soal Threshold Tinggi

News | Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:25 WIB

Surya Paloh: Koalisi Permanen Bagus Dipertimbangkan, Tapi Jangan Ada Pengkotakan

Surya Paloh: Koalisi Permanen Bagus Dipertimbangkan, Tapi Jangan Ada Pengkotakan

News | Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:29 WIB

Mahkamah Agung AS Putuskan Tarif Trump Ilegal, Bagaimana Nasib Perjanjian Prabowo - Trump?

Mahkamah Agung AS Putuskan Tarif Trump Ilegal, Bagaimana Nasib Perjanjian Prabowo - Trump?

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 09:28 WIB

Perjanjian Tarif Resiprokal, Produk Impor dari AS Tak Perlu Sertifikasi Halal? Ini Faktanya

Perjanjian Tarif Resiprokal, Produk Impor dari AS Tak Perlu Sertifikasi Halal? Ini Faktanya

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 22:44 WIB

Terkini

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:43 WIB

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:36 WIB

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:18 WIB

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menteri PANRB Tekankan Transformasi Digital Harus Sesuai Realitas Masyarakat

Menteri PANRB Tekankan Transformasi Digital Harus Sesuai Realitas Masyarakat

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:57 WIB

Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!

Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:15 WIB

E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem

E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:04 WIB

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:56 WIB

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:44 WIB

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:35 WIB