Menbud Fadli Zon: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Kebudayaan Dunia dan Super Power Megadiversity

Bangun Santoso

Minggu, 22 Februari 2026 | 14:20 WIB
Menbud Fadli Zon: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Kebudayaan Dunia dan Super Power Megadiversity
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. (Tangkap layar)
baca 10 detik
  • Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan Indonesia berpotensi memimpin peradaban global karena megadiversity budaya (17.000 pulau, 1.340 suku).
  • Fadli Zon memperkenalkan konsep "Out of Nusantara" sebagai tandingan teori migrasi purba, didukung bukti arkeologis 60.000 tahun lalu.
  • Pencapaian film nasional yang menguasai pasar domestik (67%) dan tampil di festival internasional menjadi bukti kekuatan budaya kontemporer.

Suara.com - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan bahwa Indonesia memiliki modalitas yang sangat besar untuk memimpin peradaban global di bidang kebudayaan.

Kekayaan luar biasa yang dimiliki tanah air, mulai dari aspek geografis hingga keragaman manusia, menempatkan Indonesia pada posisi strategis di mata internasional.

“Dengan lebih dari 17.000 pulau, sekitar 1.340 suku bangsa, dan ratusan bahasa daerah, Indonesia disebut sebagai negara dengan megadiversity budaya yang menjadikannya berpotensi menjadi pusat kebudayaan dunia dan kekuatan besar (super power) di bidang kebudayaan,” kata Menbud Fadli Zon dalam keterangannya, sebagaimana dilansir Antara, Minggu (22/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Fadli Zon saat menghadiri agenda Baitul Arqom Mahasiswa 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura).

Di hadapan para mahasiswa, ia memaparkan visi besar mengenai posisi kebudayaan Indonesia dalam kancah sejarah dan masa depan dunia.

Dalam forum tersebut Fadli juga memperkenalkan istilah "Out of Nusantara" untuk menegaskan posisi strategis Indonesia dalam sejarah migrasi manusia. Konsep ini menjadi tandingan sekaligus pelengkap bagi teori migrasi manusia purba yang selama ini mendominasi literatur sejarah dunia.

“Selama ini dikenal teori Out of Africa. Namun bukan tidak mungkin nenek moyang Nusantara bermigrasi ke Pasifik, Australia, bahkan sampai ke Afrika,” ujar Menbud Fadli Zon.

Fadli Zon menjelaskan bahwa narasi ini didukung oleh berbagai bukti arkeologis dan ilmiah.

Sejumlah temuan menunjukkan jejak kehidupan manusia purba di Nusantara telah ada sejak 60.000 hingga 70.000 tahun lalu, sehingga membuka ruang kajian baru tentang arus migrasi manusia.

baca juga

Hal ini memperkuat posisi Indonesia bukan sekadar sebagai penerima budaya, melainkan titik awal persebaran peradaban.

Selain menyoroti aspek prasejarah, Fadli Zon memberikan perhatian khusus pada peran museum sebagai pilar pelestarian dan identitas.

Ia memberikan komparasi dengan institusi museum kelas dunia yang telah berhasil menjadi magnet pariwisata sekaligus pusat ilmu pengetahuan.

Ia mencontohkan Louvre Museum di Paris, Prancis, serta sejumlah museum besar di Amerika Serikat sebagai simbol identitas budaya dan pusat edukasi publik.

“Kita berharap museum-museum di Indonesia menjadi pusat edukasi dan etalase peradaban bangsa,” kata Fadli Zon.

Visi pusat kebudayaan dunia ini juga dikaitkan dengan pertumbuhan industri kreatif kontemporer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tradisi Turun-Temurun Maniliak Bulan Iringi Awal Puasa Jamaah Syattariyah

Tradisi Turun-Temurun Maniliak Bulan Iringi Awal Puasa Jamaah Syattariyah

Foto | Kamis, 19 Februari 2026 | 21:30 WIB

Kaesang Pangarep: Kirab Budaya PSI Hidupkan UMKM dan Seniman

Kaesang Pangarep: Kirab Budaya PSI Hidupkan UMKM dan Seniman

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 13:05 WIB

Berkemeja Putih, Jokowi Hadiri Kirab Budaya PSI di Tegal

Berkemeja Putih, Jokowi Hadiri Kirab Budaya PSI di Tegal

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 14:05 WIB

Pagelaran Sendratari Sang Kala Nyimas Gandasari Siap Tampil di TIM Jakarta

Pagelaran Sendratari Sang Kala Nyimas Gandasari Siap Tampil di TIM Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:24 WIB

Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya

Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya

News | Senin, 09 Februari 2026 | 11:29 WIB

Dugderan Semarang 2026: Saat Tradisi, Nostalgia, dan Jajanan Rakyat Bertemu di Alun-Alun

Dugderan Semarang 2026: Saat Tradisi, Nostalgia, dan Jajanan Rakyat Bertemu di Alun-Alun

Lifestyle | Senin, 09 Februari 2026 | 10:10 WIB

Mengakarnya Budaya Patriarki dan Absennya Peran Ayah di Rumah Tangga

Mengakarnya Budaya Patriarki dan Absennya Peran Ayah di Rumah Tangga

Your Say | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×