Sabah Diguncang Gempa M 7,1, Getaran Terasa hingga Kaltara

Vania Rossa

Senin, 23 Februari 2026 | 07:44 WIB
Sabah Diguncang Gempa M 7,1, Getaran Terasa hingga Kaltara
Ilustrasi Sabah Diguncang Gempa M 7,1 (Unsplash)
baca 10 detik
  • Gempa tektonik Magnitudo 7,1 terjadi Senin dini hari (23/2/2026) bersumber dari utara Sabah, Malaysia.
  • BMKG mengklasifikasikan gempa sebagai gempa dalam (628 km) akibat aktivitas lempeng Laut Filipina.
  • Guncangan terasa di Nunukan (III MMI) dan Tarakan (II MMI), namun tidak menimbulkan potensi tsunami.

Suara.com - Masyarakat di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) dikejutkan oleh guncangan gempa bumi tektonik yang bersumber dari utara Sabah, Malaysia, pada Senin dini hari (23/2/2026). Meskipun kekuatan gempa tercatat cukup besar, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan konfirmasi bahwa peristiwa ini tidak mengancam wilayah pesisir Indonesia dengan tsunami.

Berdasarkan data resmi BMKG, gempa terjadi tepat pada pukul 01:57:46 WITA. Hasil analisis mutakhir menunjukkan gempa tersebut berkekuatan Magnitudo 7,1. Titik pusat gempa atau episenter terletak berlokasi di laut pada jarak sekitar 109 kilometer timur laut Kota Kinabalu, Malaysia.

Meski magnitudonya besar, gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi dalam karena hiposenternya berada pada kedalaman 628 kilometer.

"Berdasarkan lokasi dan kedalamannya, gempa ini merupakan jenis gempa bumi dalam akibat adanya aktivitas deformasi di dalam lempeng Laut Filipina," tulis pernyataan resmi BMKG, dikutip dari ANTARA.

Secara teknis, pergerakan lempeng ini menunjukkan mekanisme sesar geser naik (oblique thrust-fault).

Guncangan dilaporkan merambat hingga ke wilayah perbatasan Indonesia. Berdasarkan pemodelan peta guncangan (shakemap), terdapat dua wilayah utama di Kalimantan Utara yang merasakan efek getaran:

  1. Nunukan: Merasakan skala intensitas III MMI. Pada level ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, di mana warga merasa seakan-akan ada truk besar yang sedang melintas di dekat tempat tinggal mereka.
  2. Tarakan: Merasakan skala intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung, seperti lampu hias, bergoyang perlahan.

Kekhawatiran warga pesisir mengenai risiko gelombang tinggi langsung dijawab oleh BMKG. Hasil pemodelan matematis menunjukkan bahwa karakteristik gempa dalam ini tidak memicu deformasi dasar laut yang dapat menyebabkan tsunami.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa baik di wilayah Sabah maupun di Kalimantan Utara.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya

Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya

News | Senin, 23 Februari 2026 | 07:27 WIB

WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 12:56 WIB

Masjid Negara IKN Siap Gelar Tarawih Perdana

Masjid Negara IKN Siap Gelar Tarawih Perdana

Foto | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:42 WIB

Terkini

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:47 WIB

Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro

Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:31 WIB

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:06 WIB

Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:53 WIB

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16 WIB

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:34 WIB

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:59 WIB

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:31 WIB

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:58 WIB

Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi

Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:32 WIB

×