Danantara Gandeng Arm Limited, Indonesia Siap Jadi Produsen Chip!

Selasa, 24 Februari 2026 | 10:28 WIB
Danantara Gandeng Arm Limited, Indonesia Siap Jadi Produsen Chip!
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatangan kerjasama Danantara-ARM yang dilakukan di London, Inggris, Senin, 23 Februari 2026, waktu setrmpat
Baca 10 detik
  • BPI Danantara dan Arm Limited menandatangani kerangka kerja di London pada Senin, 23 Februari 2026, disaksikan Presiden Prabowo.
  • Kerja sama ini bertujuan Indonesia menguasai teknologi semikonduktor, khususnya desain chip, dengan melatih 15.000 insinyur nasional.
  • Fokus pengembangan desain chip nasional akan mencakup enam area properti intelektual strategis, termasuk otomotif dan pusat data.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan Arm Limited melakukan penandatanganan perjanjian kerangka kerja.

Penandatanganan yang dilakukan di London, Inggris, disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto, Senin, 23 Februari 2026, waktu setempat.

Melalui keterangan tertulis resmi, Prabowo secara khusus menyaksikan penandatanganan tersebut sebagai bentuk perhatian besar pemerintah terhadap prospek kemajuan teknologi dan transformasi ekonomi Indonesia berbasis inovasi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penandatanganan tersebut merupakan kerja sama agar Indonesia bisa menguasai teknologi semikonduktor. Ia berujar Arm Limited adalah salah satu perusahaan yang menguasai pasar semikonduktor, terutama dari segi desain.

“Jadi ini yang paling hulu daripada industri semikonduktor itu sendiri,” kata Airlangga usai acara penandatanganan kerja sama.

Arm diketahui menguasai sekitar 96 persen teknologi chip untuk sektor otomotif global serta hampir 94 persen desain chip untuk pusat data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Melalui kerja sama dengan Arm, Indonesia menargetkan percepatan penguasaan teknologi strategis yang selama ini menjadi fondasi berbagai inovasi digital modern.

“Dengan kerja sama ini diharapkan Indonesia bisa melakukan pelatihan terhadap 15 ribu engineers kita di dalam ekosistem Arm, agar mereka bisa menguasai teknologi chip design, dan rencana kerja samanya dilanjutkan kepada generasi selanjutnya dari semikonduktor atau chip sehingga Indonesia mempunyai kemampuan di bidang semikonduktor dan desain,” kata Airlangga.

Airlangga menyampaikan kerja sama Danantara dengan Arm Limited merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat penguasaan teknologi nasional secara mandiri, melengkapi agenda besar pemerintah dalam membangun ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional.

Baca Juga: Danantara Gandeng Perusahaan Asal Inggris Arm Mau Ciptakan Chip

“Ini yang leapfrog untuk di digital ekosistem,” kata Airlangga.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan kemitraan dengan Arm Limited diharapkan mampu memberikan dampak luas bagi pengembangan industri nasional sekaligus memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia.

Program tersebut akan dilakukan melalui pengiriman tenaga ahli ke luar negeri maupun menghadirkan pelatih Arm langsung ke Indonesia dengan modul pelatihan khusus.

“Memang akan ada enam industri yang akan dipilih untuk pengembangan dari chips ini dan rencananya juga seperti yang sampaikan Pak Menko ada 15 ribu engineer kita yang akan di- train, dilatih oleh Arm ini baik dengan mengirimkan mereka ke sini ataupun nanti pengajar mereka akan datang ke Indonesia dengan modul-modulnya,” kata Rosan.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa enam pengembangan desain chip nasional akan difokuskan pada bidang intellectual property strategis.

“Enam ini merupakan IP, intellectual property, yang kita bisa pilih apakah satu untuk teknologi otomotif, kedua internet of things, ketiga terkait dengan data center, kemudian bisa juga tentang home appliances, yang dua lagi kita bisa pilih apakah kita mau yang futuristic, terutama autonomous vehicle, dan quantum computing, dan yang lain. Jadi ini semua masih dibahas nanti dengan Danantara sehingga ini IP-nya akan dipegang oleh Indonesia,” kata Airlangga.

Kemitraan strategis ini sekaligus menandakan langkah Indonesia bertransformasi dari konsumen teknologi menjadi produsen bernilai tinggi dalam rantai pasok global.

Pemerintah memandang teknologi sebagai “turbocharger” bagi Indonesia untuk menjadi ekonomi papan atas dunia dengan menjembatani potensi besar sumber daya manusia dan kekayaan alam nasional dengan kebutuhan produktivitas tinggi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI