Pamer Anak Jadi WNA Picu Amarah Warganet, Mengapa Pernyataan Alumni LPDP Begitu Sensitif?

Bella, Lilis Varwati

Selasa, 24 Februari 2026 | 14:43 WIB
Pamer Anak Jadi WNA Picu Amarah Warganet, Mengapa Pernyataan Alumni LPDP Begitu Sensitif?
Bangga anak jadi WNA, Dwi Sasetyaningtyas sempat mengeluh sulitnya tinggal di luar negeri. (Instagram/sasetyaningtyas)
baca 10 detik
  • Seorang influencer alumni LPDP viral karena pernyataan "cukup saya WNI, anak saya jangan" memicu kontroversi publik.
  • Sosiolog Unpad menilai sorotan publik adalah soal perendahan bangsa, bukan semata pilihan kewarganegaraan pribadi.
  • Kemarahan publik meningkat sebab beasiswa LPDP berasal dari dana publik, menimbulkan persepsi pengkhianatan nasionalisme.

Suara.com - Konten seorang influencer yang diketahui sebagai alumni LPDP viral di media sosial usai mengunggah pernyataan, “cukup saya WNI, anak saya jangan.” Video tersebut menuai pro dan kontra, bahkan menyeret statusnya sebagai penerima beasiswa negara ke ruang perdebatan publik.

Sosiolog Universitas Padjadjaran (Unpad) Yusar Muljadji menilai, polemik yang terjadi bukan semata soal pilihan kewarganegaraan anak.

“Memang benar bahwa pemilihan kewarganegaraan anak atau keluarga merupakan ranah privat secara hukum, namun yang disoroti oleh khalayak bukan itu,” kata Yusar kepada Suara.com, Selasa (24/2/2026).

Menurut dia, publik membaca pernyataan tersebut sebagai bentuk perendahan terhadap bangsanya sendiri. Apalagi konten itu disampaikan di ruang terbuka dengan gaya yang dianggap sebagian warganet sebagai “flexing” paspor asing.

“Jika saja si alumni ini memilih untuk tidak flexing paspor, bisa saja masyarakat tidak reaktif namun pernyataan susulannya itulah yang dipandang menyakiti warga negara Indonesia lainnya yang masih menjunjung nasionalisme,” ujarnya.

Yusar melihat, kemarahan warganet semakin meluas ketika identitas sang influencer ditelusuri sebagai penerima beasiswa LPDP. Status tersebut dinilai memperberat persepsi negatif karena beasiswa LPDP bersumber dari dana publik.

Pada titik itu muncul narasi ‘mengkhianati’ bangsa. Publik melihat ada kontradiksi antara sekolah yang dibiayai negara dari pajak rakyat, tapi kemudian menyampaikan pernyataan yang dianggap menyakiti warga negaranya sendiri.

Menurut Yusar, dalam konteks masyarakat Indonesia yang masih kuat dengan sentimen nasionalisme, isu seperti ini sangat sensitif. Pernyataan yang bernuansa perbandingan antarnegara mudah ditafsirkan sebagai bentuk ketidakbanggaan terhadap identitas nasional.

“Dari yang saya amati, reaksi publik lebih diarahkan pada hal tersebut ketimbang tentang anak si alumni LPDP mendapat kewarganegaraan asing,” pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dwi Sasetyaningtyas Lulusan Apa? Viral Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI

Dwi Sasetyaningtyas Lulusan Apa? Viral Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:03 WIB

Gurita Bisnis Dwi Sasetyaningtyas, Suami Disanksi Kembalikan Dana Beasiswa LPDP

Gurita Bisnis Dwi Sasetyaningtyas, Suami Disanksi Kembalikan Dana Beasiswa LPDP

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:54 WIB

Beda Silsilah Keluarga Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro, Alumni LPDP yang Viral

Beda Silsilah Keluarga Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro, Alumni LPDP yang Viral

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:46 WIB

Apakah Alumni LPDP Harus Kembali ke Indonesia? Pahami Aturannya!

Apakah Alumni LPDP Harus Kembali ke Indonesia? Pahami Aturannya!

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:29 WIB

Polemik Konten Anak Jadi WNA, LPDP Ingatkan Dwi Sasetyaningtyas soal Etika?

Polemik Konten Anak Jadi WNA, LPDP Ingatkan Dwi Sasetyaningtyas soal Etika?

Your Say | Selasa, 24 Februari 2026 | 11:35 WIB

Alumni LPDP Tinggal di Luar Negeri Maksimal Berapa Lama? Ini Sanksi Jika Tak Kunjung Pulang

Alumni LPDP Tinggal di Luar Negeri Maksimal Berapa Lama? Ini Sanksi Jika Tak Kunjung Pulang

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 10:01 WIB

Kontribusi sebagai Alumni LPDP Dipertanyakan, Tasya Kamila Singgung Statusnya sebagai IRT

Kontribusi sebagai Alumni LPDP Dipertanyakan, Tasya Kamila Singgung Statusnya sebagai IRT

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 07:31 WIB

Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI

Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 03:30 WIB

7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP

7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP

Entertainment | Senin, 23 Februari 2026 | 18:50 WIB

OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat

OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Brand Finance 2026: BRI Pertahankan Posisi sebagai Merek Paling Bernilai di Indonesia

Brand Finance 2026: BRI Pertahankan Posisi sebagai Merek Paling Bernilai di Indonesia

Jabar | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Pengusaha Sulsel Terjepit! DPR: Industri Hari Ini Sudah Dicekik dari Semua Sisi

Pengusaha Sulsel Terjepit! DPR: Industri Hari Ini Sudah Dicekik dari Semua Sisi

Sulsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:41 WIB

BRI Kokoh Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar

BRI Kokoh Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar

Banten | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar, BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance

Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar, BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:36 WIB

3 Rekomendasi Masker dengan Kandungan Madu untuk Kulit Lembap dan Glowing

3 Rekomendasi Masker dengan Kandungan Madu untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pengaruh Kolonial pada Kesastraan Sunda Abad 19 di Buku Semangat Baru

Pengaruh Kolonial pada Kesastraan Sunda Abad 19 di Buku Semangat Baru

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Perpres Terbit, Tarif Ojol Dikhawatirkan Naik

Perpres Terbit, Tarif Ojol Dikhawatirkan Naik

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:26 WIB

BGN Ingatkan Modus Penipuan Pembukaan Dapur SPPG, Pelaku Minta Uang untuk Percepatan Operasional

BGN Ingatkan Modus Penipuan Pembukaan Dapur SPPG, Pelaku Minta Uang untuk Percepatan Operasional

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Kabut Asap Sumsel Ganggu Penerbangan, Jarak Pandang Bandara Palembang 500 Meter

Kabut Asap Sumsel Ganggu Penerbangan, Jarak Pandang Bandara Palembang 500 Meter

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Review Film Crawlers: Aksi Matilda Lutz Melawan Invasi Ribuan Laba-Laba!

Review Film Crawlers: Aksi Matilda Lutz Melawan Invasi Ribuan Laba-Laba!

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×