- Hujan deras di Bali sejak 22 Februari 2026 menyebabkan banjir di Denpasar dan Badung, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter di beberapa lokasi.
- Sebanyak 85 wisatawan berhasil dievakuasi dari wilayah terdampak seperti Sanur dan Kuta menggunakan perahu karet oleh Tim SAR Gabungan.
- BMKG memprediksi cuaca ekstrem berlanjut hingga 26 Februari 2026, menetapkan status Awas di beberapa kabupaten dan peringatan gelombang laut tinggi.
BPBD Provinsi Bali mencatat setidaknya ada 26 titik genangan dalam kurun waktu 12 jam terakhir.
Denpasar: Meliputi wilayah Sanur, Renon, Sesetan, Sidakarya, Pemogan, dan Panjer.
Badung: Meliputi Legian, Seminyak, Kuta, Jimbaran, dan Tuban dengan rata-rata ketinggian air 30-80 cm.
4. Akses Jalan Utama Lumpuh dan Kendaraan Terendam
Jalan Dewi Sri di Kuta dilaporkan lumpuh total karena genangan setinggi pinggang orang dewasa, memaksa kendaraan memutar balik ke arah Sunset Road.
Sementara itu, di Jalan Gunung Athena, sejumlah mobil (termasuk Toyota Innova dan Hiace) terjebak dan terendam hingga setengah badan mobil karena nekat menerobos banjir.
5. Fenomena Pohon Beringin 300 Tahun Tumbang di Ubud
Meski tidak ada korban jiwa, cuaca ekstrem ini juga menyebabkan tumbangnya pohon beringin berusia tiga abad di halaman Puri Kantor Ubud.
Uniknya, pohon ini tumbang saat kondisi sedang tidak hujan deras, diduga akibat struktur akar yang melemah setelah diterjang angin kencang sehari sebelumnya.
6. Status Siaga hingga "Awas" dari BMKG
BMKG Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga 26 Februari 2026.
- Status Awas: Kota Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, dan Karangasem.
- Status Siaga: Jembrana, Bangli, dan Buleleng.
Masyarakat juga diminta waspada terhadap gelombang laut yang mencapai 4 meter di perairan selatan Bali.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Petugas BPBD dan SAR masih bersiaga di lapangan untuk membantu proses penyedotan air dan evakuasi warga yang membutuhkan.
Reporter: Dinda Pramesti K