DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:22 WIB
DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta
Gedung DPRD DKI Jakarta. [ANTARA/Dewa Wiguna]
baca 10 detik
  • Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta menyoroti urgensi Raperda Sistem Pangan demi ketersediaan dan keterjangkauan pangan warga.
  • Raperda ini bertujuan memaksa Pemprov DKI mengelola sisa pangan industri serta menekan pemborosan di masyarakat ibu kota.
  • Regulasi ini diharapkan menjadi instrumen efektif mengendalikan stabilitas harga dan menjaga stok pangan menjelang periode tertentu.

Suara.com - Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz, menegaskan urgensi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan untuk kemaslahatan warga Jakarta.

Regulasi ini dinilai sangat krusial karena menyentuh aspek fundamental dalam kehidupan masyarakat, yakni ketersediaan dan keterjangkauan stok pangan.

"Pertama, menyangkut ketersediaan pangan. Kemudian, keterjangkauan pangan," ujar Aziz, mengutip laman resmi DPRD DKI Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Aziz juga memberikan sorotan tajam kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dinilai belum optimal dalam mengelola food waste maupun food loss.

Persoalan sisa pangan ini mencakup limbah yang berasal dari berbagai sektor mulai dari industri pangan, restoran, hotel, hingga kafe di ibu kota.

Dengan pengelolaan sisa pangan yang terintegrasi dalam Raperda, Pemprov DKI diyakini mampu mendongkrak efisiensi sekaligus menekan angka pemborosan yang selama ini terjadi di Jakarta.

"Bagaimana pangan ini harus bisa dikelola, sisa-sisanya jangan sampai terjadi mubazir di masyarakat Jakarta," lanjut Aziz.

Selain masalah limbah, strategi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga stok pangan turut menjadi poin krusial lain yang ditekankan dalam penyusunan Raperda.

Hal itu, menurut pandangan DPRD DKI Jakarta, merupakan langkah ampuh dalam mengantisipasi lonjakan harga yang kerap menghantui masyarakat menjelang periode-periode tertentu.

baca juga

Raperda Penyelenggaraan Sistem Pangan diproyeksi menjadi instrumen hukum yang ampuh untuk mengendalikan stabilitas harga di pasar.

Melalui aturan ini, warga Jakarta diharapkan bisa mendapatkan akses pangan yang berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif dan stabil.

Menyambut penyusunan Raperda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok pun menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti berbagai masukan legislatif.

Dinas KPKP berkomitmen untuk menyempurnakan draf aturan tersebut agar menjadi payung hukum yang paripurna dan aplikatif bagi masyarakat luas.

"Yang dapat kita implementasikan dan bermanfaat bagi masyarakat," tegas dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor Pikap India Lebih Murah, Agrinas Klaim Efisiensi Rp 46,5 Triliun

Impor Pikap India Lebih Murah, Agrinas Klaim Efisiensi Rp 46,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 09:01 WIB

Harga Pangan Nasional Menghijau Hari Ini, Cabai Rawit Merah Turun Tajam

Harga Pangan Nasional Menghijau Hari Ini, Cabai Rawit Merah Turun Tajam

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 07:20 WIB

Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap

Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 19:43 WIB

Bos Agrinas Pangan Pastikan Belum Ada Keputusan Tunda Impor Pikap dari India

Bos Agrinas Pangan Pastikan Belum Ada Keputusan Tunda Impor Pikap dari India

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:38 WIB

Terkini

BRI Wealth Management Gaet Eastspring, Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru Mulai Rp100 Ribu

BRI Wealth Management Gaet Eastspring, Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru Mulai Rp100 Ribu

Bri | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:19 WIB

100 Tahun Frans Seda, Mengenang Negarawan yang Mewariskan Semangat Pengabdian dan Pendidikan

100 Tahun Frans Seda, Mengenang Negarawan yang Mewariskan Semangat Pengabdian dan Pendidikan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Tiga Dekade Berkarya, UNGU Siapkan Perjalanan Nostalgia Lewat Konser Waktu yang Dinanti

Tiga Dekade Berkarya, UNGU Siapkan Perjalanan Nostalgia Lewat Konser Waktu yang Dinanti

Entertainment | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:17 WIB

BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah

BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah

Kaltim | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:12 WIB

5 Kipas Mini Portable Hemat Baterai untuk Ngonser, Ada yang Awet Hingga 19 Jam

5 Kipas Mini Portable Hemat Baterai untuk Ngonser, Ada yang Awet Hingga 19 Jam

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Sabu 51,58 Gram Disembunyikan di Bawah Kandang Ayam, Tiga Pria di NTB Ditangkap

Sabu 51,58 Gram Disembunyikan di Bawah Kandang Ayam, Tiga Pria di NTB Ditangkap

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Kebakaran di Bangka Selatan, 600 Rumah Terdampak dan 2.400 Warga Jadi Korban

Kebakaran di Bangka Selatan, 600 Rumah Terdampak dan 2.400 Warga Jadi Korban

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:02 WIB

7 Cara Menata Kamar Tidur Sempit dengan Kasur Besar agar Terasa Lebih Luas dan Nyaman

7 Cara Menata Kamar Tidur Sempit dengan Kasur Besar agar Terasa Lebih Luas dan Nyaman

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Suahasil Potong Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian-Lembaga 30% di Akhir Tahun 2026

Suahasil Potong Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian-Lembaga 30% di Akhir Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah

Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:00 WIB

×