Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global

Erick Tanjung

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:50 WIB
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
Diskusi daring bertajuk "Anak Betawi Bisa Apa? Quo Vadis Gerakan Anak Muda Betawi". [Bidik layar]
baca 10 detik
  • Generasi muda Betawi didorong kuasai sektor strategis di Jakarta Kota Global.
  • Mahasiswa Betawi serukan penguatan SDM dan adaptasi digital di kampung sendiri.
  • Budaya Betawi harus menjadi tuntunan hidup, bukan sekadar tontonan hiburan semata.

Suara.com - Di tengah transformasi besar Jakarta menuju status Kota Global atau Daerah Khusus Jakarta (DKJ), generasi muda Betawi diingatkan untuk tidak sekadar menjadi saksi sejarah yang terpinggirkan. Dalam diskusi daring bertajuk "Anak Betawi Bisa Apa? Quo Vadis Gerakan Anak Muda Betawi", para aktivis mahasiswa menyerukan perlunya redefinisi gerakan agar tidak lagi terjebak pada romantisme masa lalu atau sekadar kegiatan seremonial.

Ketua Umum Keluarga Mahasiswa Betawi (KMB), Ihsan Wildan, menegaskan bahwa saat ini pemuda Betawi berada di "persimpangan sejarah". Ia menyoroti fenomena masyarakat Betawi yang perlahan tersisih dari pusat kota akibat modernisasi dan pembangunan. Menurutnya, gerakan pemuda Betawi harus bertransformasi dari pelestarian budaya ke penguasaan sektor strategis, seperti pendidikan dan ekonomi.

"Kita tahu masyarakat Betawi itu egaliter, namun ke depan kita harus mampu memegang kendali kepemimpinan," ujar Ihsan dalam pemaparannya, Rabu (25/2/2026).

Ihsan mengkritik kebudayaan Betawi saat ini yang sering kehilangan esensinya. Ia menekankan bahwa budaya harus menjadi nilai hidup (tuntunan), bukan sekadar hiburan (tontonan).

"Anak muda harus duduk di meja pengambilan keputusan, bukan cuma di barisan belakang. Betawi tidak akan hilang karena zaman, namun akan hilang jika anak mudanya kehilangan keberanian," katanya.

Senada dengan Ihsan, Ketua Umum Forum Komunikasi Mahasiswa Betawi (FKMB), Revino Akbar, menyoroti tantangan nyata Jakarta setelah tidak lagi menyandang status Ibu Kota. Ia melihat adanya risiko perubahan sosial masif yang bisa menggerus nilai-nilai komunal Betawi jika tidak diantisipasi dengan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Revino menekankan bahwa pemuda Betawi harus beradaptasi dengan era digital dan aktif dalam ruang pengambilan keputusan. Ia menolak stigma bahwa anak Betawi hanya pandai bersenang-senang tanpa kapasitas intelektual yang mumpuni.

"Kita anak muda Betawi jangan mau hanya jadi penonton di kampung sendiri," kata Revino lugas.

Ia mendorong identitas Betawi masuk ke dalam algoritma kehidupan modern, baik dalam kancah politik maupun ekonomi digital. Revino berpesan agar para intelektual muda tetap menjaga keseimbangan antara kemajuan zaman dan akar budaya.

baca juga

"Jangan biarkan Jakarta menjadi Kota Global yang kehilangan rohnya, dan jangan biarkan anak muda Betawi menjadi intelektual yang kehilangan akarnya," tuturnya.

Diskusi ini menjadi momentum bagi organisasi kepemudaan seperti KMB dan FKMB untuk bersinergi di bawah payung Majelis Kaum Betawi (MKB). Mereka bersepakat bahwa tanpa penguasaan teknologi, ilmu pengetahuan, dan ekonomi, narasi untuk bangkit di tanah sendiri hanya akan menjadi slogan tanpa makna.

___________________________

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk

Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 17:34 WIB

Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas

Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 16:48 WIB

Apakah Warga KTP Non-DKI Boleh Ikut Mudik Gratis Pemprov? Begini Caranya

Apakah Warga KTP Non-DKI Boleh Ikut Mudik Gratis Pemprov? Begini Caranya

Lifestyle | Rabu, 25 Februari 2026 | 13:08 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×