Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:48 WIB
Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin (Suara.com/Adiyoga)
  • Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menyoroti angka pengangguran telah melampaui enam persen dan memicu kriminalitas.
  • Khoirudin mendesak TAPD segera memprioritaskan alokasi anggaran untuk penanganan sektor ketenagakerjaan Jakarta.
  • Ia mengusulkan Dinas Kesehatan menggratiskan pemeriksaan kesehatan calon pekerja dan optimalkan fasilitas BUMD.

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin menyoroti lonjakan angka pengangguran di Ibu Kota yang dinilai sudah mencapai tahap mengkhawatirkan.

Politisi PKS ini mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran saat ini telah melampaui batas toleransi normal hingga memicu aksi kriminalitas di tengah masyarakat.

"Pengangguran di kita sudah mengarah pada kriminalitas karena memang sudah dua kali lipat dari batas toleransi, sudah enam persen lebih," kata Khoirudin, Rabu (25/2/2026).

Namun, Khoirudin menilai alokasi anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini masih belum berpihak secara nyata pada penanganan masalah tersebut.

"Saya melihat anggaran kita belum berpihak kepada pemecahan masalah pengangguran," keluhnya.

Ia pun memberikan peringatan tegas kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar fokus pada keberpihakan anggaran untuk sektor ketenagakerjaan.

"Yang begitu, saya mengingatkan TAPD, Pak Sekda, Bappeda, Bapenda, ada Biro Hukum ya, agar konsentrasi kita kepada masalah pengangguran ini harus nyata dalam bentuk keberpihakan anggaran," tegas Khoirudin.

Sosok yang memimpin legislatif Jakarta ini bahkan merasa miris lantaran keterbatasan dana mengakibatkan kuota pelatihan kerja bagi masyarakat menjadi sangat terbatas.

"Ya anggarannya jangan sampai masyarakat yang mau ikut pelatihan tidak bisa dilatih karena nggak ada anggaran, gitu," tambahnya.

Untuk menyiasati kendala tersebut, Khoirudin mengusulkan agar Dinas Kesehatan menggratiskan layanan pemeriksaan kesehatan bagi para calon pekerja.

"Jadi saya meminta agar dicarikan solusi, di antaranya setiap pekerja kan ada medical check up, ada psikotes. Ini kan punya Pemda semua, bisa diberikan perintah kepada Dinkes untuk menggratiskan kepada para calon pekerja gitu ya, misalnya," ucap Khoirudin.

Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi fasilitas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai lokasi pelatihan bagi tenaga kerja potensial secara cuma-cuma.

"Banyak fasilitas Pemda yang bisa digunakan untuk tempat pelatihan bagi pekerja. Ada Transjakarta untuk pelatihan pramudi, juga ada Bank Jakarta yang membiayai. Semua di bawah kekuasaan eksekutif," jelas Khoirudin.

Khoirudin tak kuasa menyembunyikan rasa sedih melihat ketimpangan antara kebutuhan lapangan kerja dengan minimnya dukungan fiskal dari pemerintah.

"Saya sedih ya, di tengah ekonomi sulit, kerjaan sulit, sementara yang butuh tenaga kerja kita nggam bisa menganggarkan. Ini kan ironi gitu ya," ungkapnya.

Khoirudin berharap, kolaborasi antara eksekutif dan legislatif bisa lebih gencar dalam menuntaskan problematika sosial di Jakarta.

"Legislatif itu adalah pemerintah daerah sama dengan gubernur. Jadi yang kami lakukan semata-mata untuk sama-sama beriringan dengan gubernur, untuk melayani warga Jakarta," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku

Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 13:21 WIB

Apakah Warga KTP Non-DKI Boleh Ikut Mudik Gratis Pemprov? Begini Caranya

Apakah Warga KTP Non-DKI Boleh Ikut Mudik Gratis Pemprov? Begini Caranya

Lifestyle | Rabu, 25 Februari 2026 | 13:08 WIB

Mauricio Souza Blak-blakan Bahas Persaingan Juara Persija vs Persib

Mauricio Souza Blak-blakan Bahas Persaingan Juara Persija vs Persib

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 12:44 WIB

Terkini

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB