Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine

Vania Rossa | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 06:28 WIB
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan dan Lawan Arus. (Instagram)
  • Sopir Toyota Calya hitam diamankan di Jakarta Pusat setelah melawan arus dan memicu kejar-kejaran, Rabu (25/2/2026).
  • Polisi melakukan tes urine terhadap pengemudi untuk memastikan tidak adanya pengaruh narkoba atau zat terlarang.
  • Satu pengendara motor perempuan terserempet dalam insiden ugal-ugalan tersebut sebelum massa menghentikan mobil di Kemayoran.

Suara.com - Polisi tengah mendalami penyebab aksi ugal-ugalan sopir mobil Toyota Calya hitam yang melawan arah hingga memicu kejar-kejaran dan amuk massa di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026) sore. Pengemudi telah diamankan dan akan menjalani tes urine serta pemeriksaan kesehatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ada tidaknya pengaruh narkoba atau zat terlarang saat pengemudi mengemudi.

“Segera akan kami lakukan pengecekan, khususnya tes urine maupun cek kesehatan terhadap pengemudi, apakah ada indikasi menggunakan barang-barang yang dilarang,” kata Reynold kepada wartawan, Rabu (25/2/2026) malam.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.15 WIB saat petugas lalu lintas mengatur arus di Jalan Gunung Sahari. Polisi awalnya melihat mobil Toyota Calya hitam melaju secara ugal-ugalan. Saat hendak dihentikan, kendaraan justru berbalik arah menuju Senen dan melawan arus.

Petugas lalu melakukan pengejaran, dan warga yang melihat aksi tersebut ikut mengejar hingga mobil akhirnya dihentikan di kawasan Kemayoran.

“Dilakukan pengejaran dan sampai berbalik arah dari Gunung Sahari menuju Senen. Warga pun geram dan ikut mengejar. Saat ini pengemudi sudah diamankan,” ujar Reynold.

Dalam kejadian itu, seorang pengendara sepeda motor perempuan terserempet. Korban langsung didata dan dievakuasi ke rumah sakit.

“Yang terdata satu korban, perempuan yang terserempet mobil tersebut. Namun kami akan tetap mendata lebih lanjut,” ucap Reynold.

Pengemudi, Hafiz Mahendra (24), warga Sidoarjo, Jawa Timur, bersama satu perempuan yang berada di dalam mobil telah diamankan. Kendaraan juga dibawa sebagai barang bukti.

“Saat ini sudah diamankan, termasuk mobilnya juga dibawa,” tegas Reynold. Polisi juga membenarkan adanya kerusakan pada bagian kaca mobil akibat insiden tersebut.

Sebelumnya, video peristiwa itu viral di media sosial. Mobil bernomor polisi D-1640-AHB terlihat dikepung warga setelah melaju ugal-ugalan dari arah utara ke selatan Jalan Gunung Sahari. Saat akan diberhentikan di dekat Halte Lapangan Banteng, pengemudi tetap melaju dan sempat berbelok ke sejumlah ruas jalan, termasuk Gunung Sahari IV dan Bungur Besar Raya, hingga akhirnya dihentikan massa di dekat Halte Busway Golden Truly.

Polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti aksi berbahaya itu, termasuk menunggu hasil tes urine pengemudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari

Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 21:08 WIB

Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine

Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine

Video | Minggu, 22 Februari 2026 | 13:05 WIB

Dampak Kasus AKBP Didik: Tes Urine Serentak Diberlakukan untuk Seluruh Anggota Polri

Dampak Kasus AKBP Didik: Tes Urine Serentak Diberlakukan untuk Seluruh Anggota Polri

Video | Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

News | Minggu, 12 April 2026 | 18:34 WIB

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:45 WIB

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:00 WIB

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:42 WIB

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:25 WIB

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:22 WIB

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:08 WIB

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:50 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB