Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal

Erick Tanjung

Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:43 WIB
Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal
Proses pemakaman masal yang dilakukan terhadap korban Longsor Cisarua di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Jumat (27/2/2026). [ANTARA/Ilham Nugraha]
baca 10 detik
  • Pemkab Bandung Barat gelar pemakaman massal sepuluh jenazah korban longsor Cisarua. 2. Belum teridentifikasi, sepuluh jenazah korban longsor dimakamkan dengan nomor post-mortem. 3. Polisi alami kendala identifikasi DNA korban longsor yang merupakan satu keluarga.

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menggelar pemakaman massal bagi 10 jenazah korban longsor di Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Langkah ini diambil lantaran belum ditemukan kecocokan identitas antara jenazah dengan data pihak pelapor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Barat, Ade Zakir, menjelaskan bahwa kesepuluh jenazah tersebut dimakamkan dengan penandaan nomor pemeriksaan pascameninggal (post-mortem).

“Seluruh jenazah sudah melalui proses pengambilan sampel DNA, namun hingga kini belum ada yang cocok. Oleh karena itu, pemakaman dilakukan dengan mencantumkan nomor post-mortem pada masing-masing nisan,” ujar Ade Zakir di Bandung Barat, Jumat (27/2/2026).

Ade menambahkan bahwa pemakaman massal ini bertujuan untuk menghormati para korban sekaligus menata kembali lokasi yang terdampak bencana. Penggunaan nomor penanda tersebut juga dimaksudkan untuk memudahkan proses identifikasi di masa depan jika ada kerabat yang melaporkan kecocokan data.

"Jika nantinya ditemukan kecocokan data dengan pihak keluarga, mereka tinggal mendatangi lokasi makam sesuai nomor penanda yang tertera," jelasnya.

Jenazah diserahkan oleh RS Sartika Asih dan dimakamkan usai shalat Jumat.

Di sisi lain, Kasubbidkespol Biddokes Polda Jawa Barat, AKBP Ani Rasiani, mengungkapkan adanya kendala dalam proses identifikasi. Sebagian besar korban diduga merupakan satu keluarga inti yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak, sehingga pencocokan DNA menjadi lebih kompleks.

“Kesulitannya karena korban berasal dari keluarga inti. Kami memerlukan tahap kedua untuk mencocokkan sampel dengan sepupu atau saudara jauh, sehingga prosesnya memakan waktu lebih lama,” kata Ani.

Ia juga mengklarifikasi bahwa meskipun terdapat 12 kantong jenazah, jumlah total individu tetap 10 orang, mengingat dua kantong berisi bagian tubuh dari individu yang sama. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif

Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:07 WIB

DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan

DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 14:32 WIB

Bangunan Lapuk, Ruang Kelas SD Jomin Barat III di Karawang Ambruk

Bangunan Lapuk, Ruang Kelas SD Jomin Barat III di Karawang Ambruk

Foto | Selasa, 24 Februari 2026 | 18:47 WIB

Terkini

Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar

Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:05 WIB

Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral

Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:04 WIB

Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut

Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:03 WIB

Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir

Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:02 WIB

Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026

Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:01 WIB

Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026

Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:00 WIB

Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4

Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:56 WIB

KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara

KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:56 WIB

Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara

Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:54 WIB

Sunscreen dengan Kandungan Alami Apa yang Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Berminyak?

Sunscreen dengan Kandungan Alami Apa yang Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Berminyak?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:53 WIB

×