Menhan AS Ancam Penantang Washington: Akan Bayar Harga Mahal!

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:05 WIB
Menhan AS Ancam Penantang Washington: Akan Bayar Harga Mahal!
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. (Xinhua/Peng Ziyang)
  • Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan dominasi militer AS dan memperingatkan penantang akan membayar harga mahal.
  • Hegseth mendesak industri pertahanan AS meningkatkan produksi alutsista karena era kelemahan telah berakhir.
  • Operasi Absolute Resolve di Venezuela pada 3 Januari menjadi contoh penegasan kekuatan militer AS.

Suara.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth memperingatkan bahwa pihak mana pun yang menantang kekuatan Washington akan “membayar harga yang mahal,” seraya menegaskan dominasi militer AS melalui sejumlah operasi terbaru.

Berbicara dalam rangkaian tur nasional Arsenal of Freedom di Arkansas, Jumat (27/2), Hegseth mengatakan tujuan utama kebijakan pertahanan AS adalah menciptakan daya gentar yang begitu kuat sehingga calon lawan “gemetar ketika berpikir untuk menantang” Amerika Serikat.

“Alangkah baiknya jika kita hidup di dunia di mana bersikap baik membawa perdamaian. Namun itu bukan dunia tempat kita hidup. Ini dunia yang telah jatuh, di mana orang-orang kuat harus tetap kuat untuk mempertahankan apa yang mereka cintai,” ujarnya.

Hegseth juga menegaskan adanya urgensi bagi industri pertahanan AS untuk meningkatkan produksi dan kualitas persenjataan. Ia menyatakan pemerintahan saat ini mengirimkan “sinyal permintaan yang jelas dan berkelanjutan” kepada industri dalam negeri. “Kami menginginkan yang terbaik, dan kami membutuhkannya sejak kemarin. Era kelemahan dan era ‘wokeness’ sudah berakhir,” katanya.

Dalam pidatonya, ia turut menyinggung sejumlah kebijakan militer sebelumnya yang dinilai keliru, termasuk penarikan pasukan dari Afghanistan dan perang di Ukraina. Menurutnya, periode tersebut berakhir sejak hari pertama pemerintahan Presiden Donald Trump.

Hegseth kemudian memaparkan Operasi Absolute Resolve di Venezuela sebagai contoh kekuatan militer AS. Ia mengklaim bahwa sebelum pasukan AS mendarat, sebanyak 44 rudal diluncurkan secara serentak ke 44 target berbeda di kawasan Karibia, hanya tiga menit sebelum pasukan mencapai sasaran.

Menurutnya, serangan presisi tersebut membuat pasukan AS hanya menghadapi tembakan terbatas saat menjalankan operasi.

“Jika Anda menantang Amerika Serikat, Anda akan membayar harga yang mahal. Maduro mempelajarinya bulan lalu,” ujar Hegseth.

Washington melancarkan Operasi Absolute Resolve pada 3 Januari dengan tujuan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan membawanya ke tahanan AS. Serangan tersebut mencakup pemboman terhadap pertahanan udara dan infrastruktur komunikasi di Venezuela utara, serta operasi khusus di Caracas untuk menahan Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Pemerintahan Trump menggambarkan operasi itu sebagai bentuk penegasan kembali Doktrin Monroe—yang memandang Amerika sebagai kawasan tertutup bagi pengaruh luar—serta langkah terhadap dugaan perdagangan narkoba dan korupsi. Pemerintah AS juga secara terbuka mengaitkan operasi tersebut dengan kepentingan strategis atas cadangan minyak besar Venezuela.

Sumber: Anadolu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Trump-Zelenskyy Picu Krisis Pemasokan Bahan Bakar bagi Militer AS di Norwegia

Konflik Trump-Zelenskyy Picu Krisis Pemasokan Bahan Bakar bagi Militer AS di Norwegia

News | Senin, 03 Maret 2025 | 09:54 WIB

Syarat Berat! Begini Cara Pasukan Transgender AS Agar Tak Dipecat

Syarat Berat! Begini Cara Pasukan Transgender AS Agar Tak Dipecat

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 03:15 WIB

Larangan Transgender di Militer AS: Kontroversi Trump Berlanjut

Larangan Transgender di Militer AS: Kontroversi Trump Berlanjut

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 03:30 WIB

Terkini

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:22 WIB

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:20 WIB

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB