Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:40 WIB
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan persiapan antisipasi dampak serangan AS-Israel terhadap stabilitas ibu kota.
  • Ketegangan di Timur Tengah dikhawatirkan mengganggu ritme ekonomi Jakarta karena adanya potensi gangguan jalur distribusi logistik dunia.
  • Pemprov DKI Jakarta akan intensif berkomunikasi dengan Forkopimda untuk menjaga keamanan dan mengantisipasi potensi kenaikan harga barang.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan peringatan serius terkait dampak serangan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran bagi stabilitas ibu kota.

Pramono menginstruksikan jajaran terkait untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan buruk yang bisa mengganggu ritme ekonomi warga Jakarta.

Ia menegaskan bahwa ketegangan bersenjata di Timur Tengah tersebut akan memberikan pengaruh nyata bagi Indonesia, baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Ya kami di DKI Jakarta, tadi saya juga menyampaikan, untuk tentunya berhati-hati," ujar Pramono saat ditemui di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (28/2/2026).

Mantan Sekretaris Kabinet tersebut menekankan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak demi menjaga keamanan.

Pramono merasa khawatir karena titik peperangan berada di area vital yang menjadi urat nadi distribusi logistik dunia.

"Karena bagaimanapun, perang itu pasti akan memberikan dampak, baik langsung maupun tidak langsung," imbuhnya.

Ia menyoroti secara spesifik keberadaan Selat Hormuz yang terancam menjadi zona panas pertempuran antarnegara tersebut.

"Apalagi ini kan, salah satu yang menjadi kekuatirannya adalah perangnya itu di jalur transportasi dunia, termasuk Selat Hormuz dan sebagainya," jelas Pramono.

Terhambatnya arus distribusi di Selat Hormuz diprediksi akan memicu gangguan besar pada rantai pasok barang-barang kebutuhan pokok.

"Kalau ada apa-apa, pasti akan menyebabkan kenaikan harga-harga dan juga menyebabkan supply chain-nya terganggu," tuturnya.

Di tengah ancaman krisis global tersebut, Pramono tetap optimistis stabilitas Jakarta bisa terjaga melalui kerja sama dengan unsur Forkopimda.

Ia bersyukur koordinasi dengan Pangdam dan Kapolda sejauh ini berjalan sangat harmonis untuk mengawal keamanan warga.

"Jadi sekali lagi, saya bersyukur untuk Jakarta kita tetap jaga bersama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama

Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:36 WIB

Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius

Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:22 WIB

Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS

Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:18 WIB

Terkini

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB