Guncang Dunia! AS-Israel Bombardir Lebih 2.000 Lokasi di Iran

Bangun Santoso

Senin, 02 Maret 2026 | 19:17 WIB
Guncang Dunia! AS-Israel Bombardir Lebih 2.000 Lokasi di Iran
Ilustrasi serangan Amerika Serikat dan Israel di wilayah pemukiman penduduk Iran. /ANTARA/Anadolu/py.
  • Israel dan AS melancarkan serangan udara masif Sabtu dini hari, menghantam lebih dari 2.000 target strategis di Iran.
  • Operasi besar ini melibatkan koordinasi berbulan-bulan, menargetkan infrastruktur militer vital dan tokoh senior, termasuk Ayatollah Khamenei.
  • Dampak serangan adalah tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan drone dan rudal ke Israel dan aset AS.

Suara.com - Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah kekuatan militer gabungan Israel dan Amerika Serikat meluncurkan serangan udara besar-besaran ke wilayah kedaulatan Iran.

Operasi militer yang berlangsung sejak Sabtu dini hari ini dilaporkan telah menghantam lebih dari 2.000 target strategis yang tersebar di seluruh penjuru negeri.

Laporan yang dirilis oleh The Wall Street Journal (WSJ) menyebutkan bahwa serangan ini merupakan salah satu operasi udara terbesar yang pernah dilakukan di kawasan tersebut dalam beberapa dekade terakhir.

Berdasarkan keterangan dari dua sumber yang mengetahui jalannya operasi tersebut, serangan dimulai pada Sabtu pagi dengan melibatkan koordinasi tingkat tinggi antara angkatan udara kedua negara.

Militer Israel secara resmi menyatakan bahwa mereka telah mengerahkan kekuatan penuh dalam operasi ini.

Dalam laporannya, militer Israel menyatakan telah menembakkan ribuan amunisi dan melaksanakan lebih dari 700 sorti di wilayah Iran sejak awal penyerbuan.

Intensitas serangan yang sangat tinggi ini dirancang untuk melumpuhkan kemampuan militer dan pertahanan udara Iran secara simultan dalam waktu singkat.

Target-target yang menjadi sasaran bom gabungan ini tidak hanya terbatas pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyasar elemen-elemen vital pemerintahan dan militer.

Laporan intelijen menyebutkan bahwa daftar target mencakup tokoh militer dan politik senior, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta para komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Selain itu, serangan juga difokuskan pada penghancuran sistem pertahanan udara, fasilitas rudal balistik beserta peluncurnya, instalasi intelijen, hingga pusat-pusat komando strategis yang tersebar di berbagai titik rahasia.

Persiapan untuk melancarkan serangan berskala masif ini ternyata tidak dilakukan dalam waktu singkat.

Seorang pejabat militer Israel mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa pasukan Israel dan Amerika Serikat bekerja sama selama berbulan-bulan untuk menyusun daftar target yang komprehensif, dengan menghabiskan ribuan jam untuk mengumpulkan intelijen dan mempersiapkan operasi.

Kerja sama intelijen yang mendalam ini memungkinkan kedua negara memetakan lokasi-lokasi paling sensitif milik Iran dengan akurasi tinggi sebelum eksekusi dilakukan pada Sabtu dini hari.

Dampak dari serangan gabungan ini dilaporkan sangat fatal bagi struktur kepemimpinan di Teheran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, serangan gabungan yang diluncurkan pada Sabtu itu dilaporkan menewaskan sejumlah pemimpin puncak Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei.

Kematian tokoh tertinggi di Iran ini menjadi pukulan telak bagi stabilitas politik dalam negeri Iran dan diprediksi akan mengubah peta kekuatan di kawasan Timur Tengah secara drastis.

Hingga saat ini, proses identifikasi dan konfirmasi mengenai korban jiwa dari pihak pejabat senior lainnya masih terus berkembang di tengah reruntuhan pusat komando yang hancur.

Pemerintah Iran tidak tinggal diam menghadapi bombardir yang menghancurkan ribuan titik di wilayahnya.

Teheran merespons dengan melancarkan serangkaian serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, aset-aset Amerika Serikat, serta sejumlah negara di kawasan Teluk.

Aksi balasan ini memicu kepanikan di berbagai kota besar di kawasan tersebut, mengingat jangkauan rudal Iran yang mampu mencapai pangkalan-pangkalan militer asing dan fasilitas strategis milik sekutu Amerika Serikat.

Pertukaran serangan ini menandakan berakhirnya periode ketenangan relatif di kawasan dan menyeret negara-negara tetangga ke dalam pusaran konflik yang lebih luas.

Situasi mencekam ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari ketegangan yang sudah lama terpendam.

Eskalasi ini menyusul serangan serupa Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada Juni tahun lalu, yang memicu perang selama 12 hari sebelum gencatan senjata diumumkan.

Namun, operasi kali ini dinilai jauh lebih destruktif dibandingkan kejadian tahun lalu, mengingat jumlah target yang mencapai angka 2.000 lokasi dan keterlibatan langsung aset militer Amerika Serikat dalam jumlah yang lebih besar.

Dunia internasional kini memantau dengan ketat perkembangan di lapangan, terutama terkait pergerakan armada laut dan udara di sekitar Selat Hormuz dan Teluk Persia.

Penggunaan lebih dari 700 sorti udara menunjukkan bahwa superioritas udara menjadi kunci utama dalam operasi gabungan AS-Israel ini untuk menembus sistem pertahanan udara Iran yang selama ini diklaim sangat canggih.

Ribuan amunisi yang dijatuhkan telah menyebabkan kerusakan infrastruktur yang sangat masif, yang diperkirakan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pemulihan, sementara ketegangan militer masih terus berlangsung di perbatasan dan ruang udara regional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niat Prabowo Jadi Juru Damai Iran dengan AS-Israel Diragukan: Misi "Bunuh Diri Politik"

Niat Prabowo Jadi Juru Damai Iran dengan AS-Israel Diragukan: Misi "Bunuh Diri Politik"

Liks | Senin, 02 Maret 2026 | 19:03 WIB

Iran Terancam Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan 3 Opsi Darurat

Iran Terancam Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan 3 Opsi Darurat

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 18:57 WIB

Dubes Iran Respons Niat Prabowo Jadi Juru Damai, Begini Katanya

Dubes Iran Respons Niat Prabowo Jadi Juru Damai, Begini Katanya

News | Senin, 02 Maret 2026 | 18:37 WIB

Konflik Iran-Amerika, Atlet dan Ofisial Anggar Timur Tengah Tertahan di Indonesia

Konflik Iran-Amerika, Atlet dan Ofisial Anggar Timur Tengah Tertahan di Indonesia

Sport | Senin, 02 Maret 2026 | 18:19 WIB

Perang AS-Israel vs Iran 2026: Daftar Negara Terdampak dan Berstatus Siaga Tinggi

Perang AS-Israel vs Iran 2026: Daftar Negara Terdampak dan Berstatus Siaga Tinggi

News | Senin, 02 Maret 2026 | 17:58 WIB

Eskalasi Konflik US-Iran Diprediksi Panjang, Ekonom UGM Desak Pemerintah Evaluasi Program

Eskalasi Konflik US-Iran Diprediksi Panjang, Ekonom UGM Desak Pemerintah Evaluasi Program

News | Senin, 02 Maret 2026 | 17:34 WIB

Serang Iran, Donald Trump 'Dirujak' Sederet Artis Hollywood Habis-habisan

Serang Iran, Donald Trump 'Dirujak' Sederet Artis Hollywood Habis-habisan

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 18:40 WIB

Terkini

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:18 WIB

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:03 WIB