Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui

Bernadette Sariyem | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2026 | 00:24 WIB
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. [AFP]
  • Garda Revolusi Iran menargetkan kantor PM Netanyahu dan fasilitas strategis Israel menggunakan rudal hipersonik Kheybar Shekan, Senin (2/3/2026).
  • Serangan balasan Iran ini menyasar Tel Aviv, Haifa, dan Yerusalem, memicu respons pertahanan udara tingkat tinggi oleh IDF.
  • Dampak meluas meliputi ledakan di kota-kota Teluk dan penutupan ruang udara regional akibat ketidakpastian keamanan.

Suara.com - Garda Revolusi Iran mengklaim telah membombardir kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Tel Aviv, memakai rudal hipersonik Kheibar Shekan, Senin (2/3/2026).

Tidak hanya itu, serangan rudal Iran juga dilaporkan menyasar pusat-pusat strategis di kota Haifa dan Yerusalem, menciptakan kepanikan di wilayah pemukiman serta instalasi militer.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan secara luas oleh media pemerintah Iran, IRGC merinci daftar target utama yang menjadi sasaran operasional mereka kali ini.

Target tersebut meliputi kantor perdana menteri Israel di Tel Aviv, markas besar komandan angkatan udara Israel, serta pusat-pusat keamanan dan militer di Haifa dan wilayah timur Yerusalem.

Dikutip dari The Guardian, yang mengutip pernyataan resmi IRGC, menyebutkan keberhasilan operasi ini.

“Kantor perdana menteri kriminal rezim Zionis dan markas besar komandan angkatan udara rezim tersebut menjadi sasaran,” tegas perwakilan IRGC dalam pernyataan resminya.

Dalam serangan terkoordinasi ini, Iran dilaporkan menggunakan rudal Khaibar, yang merupakan jenis rudal jelajah jarak jauh dengan kemampuan penetrasi tinggi.

Hingga kekinian, kondisi maupun posisi Benjamin Netanyahu belum diketahui.

Respons Militer Israel dan Ledakan di Yerusalem

Tak lama setelah pengumuman dari pihak Teheran, serangkaian ledakan hebat terdengar di sekitar Yerusalem.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) segera mengeluarkan pernyataan bahwa mereka telah mendeteksi peluncuran rudal baru dari wilayah Iran menuju teritorial Israel.

Protokol pertahanan udara tingkat tinggi langsung diaktifkan untuk menangkal ancaman tersebut.

“Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut,” ungkap militer Israel dalam sebuah pernyataan singkat kepada publik.

Sirene tanda bahaya terdengar meraung-raung di berbagai kota besar di Israel, memaksa ribuan warga sipil untuk bergegas menuju tempat perlindungan bawah tanah.

Konflik ini meletus semakin hebat setelah adanya serangan agresi udara terkoordinasi dari Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran sebelumnya, yang dilaporkan menewaskan beberapa pemimpin senior militer Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang

AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang

News | Senin, 02 Maret 2026 | 23:10 WIB

Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran

Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 23:05 WIB

Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar

Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar

News | Senin, 02 Maret 2026 | 23:00 WIB

Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat

Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 22:36 WIB

Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada

Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada

News | Senin, 02 Maret 2026 | 22:28 WIB

Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI

Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 22:01 WIB

China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran

China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 21:46 WIB

Terkini

Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa

Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 05:45 WIB

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:55 WIB

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:51 WIB

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:47 WIB

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB