- Garda Revolusi Iran menargetkan kantor PM Netanyahu dan fasilitas strategis Israel menggunakan rudal hipersonik Kheybar Shekan, Senin (2/3/2026).
- Serangan balasan Iran ini menyasar Tel Aviv, Haifa, dan Yerusalem, memicu respons pertahanan udara tingkat tinggi oleh IDF.
- Dampak meluas meliputi ledakan di kota-kota Teluk dan penutupan ruang udara regional akibat ketidakpastian keamanan.
Operasi rudal Iran kali ini disebut sebagai bentuk pembalasan langsung atas hilangnya nyawa para petinggi mereka.
Ledakan di Kota-Kota Teluk dan Penutupan Udara
Dampak dari serangan ini tidak hanya terbatas pada wilayah Israel. Laporan terbaru menunjukkan adanya ledakan yang terdengar di beberapa kota besar di kawasan Teluk, termasuk Dubai, Doha, dan Manama.
Ketidakpastian keamanan ini memaksa banyak negara di kawasan tersebut untuk menutup ruang udara mereka demi menghindari insiden yang tidak diinginkan pada penerbangan sipil.
Situasi di Kuwait juga dilaporkan mencekam. Asap hitam terlihat membumbung tinggi dari area dekat Kedutaan Besar Amerika Serikat, yang memicu peringatan darurat bagi warga setempat untuk menjauhi lokasi tersebut.
Meski pihak kedutaan belum mengonfirmasi secara resmi adanya serangan langsung, seluruh personel dan pengunjung telah diperintahkan untuk tetap berada di dalam perlindungan.