Soroti Pasal 5 NATO dan Ancaman Perang Dunia Ketiga, SBY: Situasi Saat Ini Very-very Dangerous

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Selasa, 03 Maret 2026 | 15:43 WIB
Soroti Pasal 5 NATO dan Ancaman Perang Dunia Ketiga, SBY: Situasi Saat Ini Very-very Dangerous
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (ANTARA/HO-Puspen Kementerian Dalam Negeri)
baca 10 detik
  • SBY menyoroti eskalasi konflik Timur Tengah pasca serangan misterius di pangkalan militer Inggris di Siprus.
  • Ia mempertanyakan potensi penerapan Pasal 5 NATO jika serangan terhadap pangkalan Inggris memicu keterlibatan anggota lain.
  • SBY khawatir keterlibatan NATO bisa menyeret aktor global besar lain menuju potensi konflik dunia ketiga.

Suara.com - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah yang dinilainya semakin meluas dan berbahaya.

Terlebih setelah adanya serangan misterius di pangkalan militer Inggris di Siprus di tengah memanasnya konfrontasi antara Israel dan Amerika Serikat dengan Iran.

SBY menyebut situasi ini berpotensi meningkatkan risiko keterlibatan aktor-aktor global lain, termasuk negara-negara anggota NATO.

“Ternyata juga ada pos Inggris yang ada di Siprus itu juga diserang. Nah, ini masuk enggak dalam artikel 5 dari NATO?” ujar SBY dikutip dari tayangan di kanal YouTube pribadinya, Selasa (3/3/2026).

Pangkalan militer Inggris itu diketahui berada di wilayah Siprus, negara anggota Uni Eropa yang menjadi lokasi strategis bagi operasi militer Inggris di kawasan Mediterania Timur dan Timur Tengah.

Serangan terhadap fasilitas militer Inggris di wilayah tersebut dinilai bisa memicu implikasi geopolitik yang luas.

Sebagaimana diketahui, Inggris merupakan anggota NATO. Dalam Piagam NATO, terdapat Pasal 5 yang menyatakan bahwa serangan terhadap satu negara anggota dapat dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Meski demikian, penerapan Pasal 5 tidak berlangsung otomatis dan memerlukan keputusan politik bersama negara-negara anggota.

Namun SBY mengingatkan, jika eskalasi ini tak terkendali dan melibatkan negara-negara NATO secara langsung, maka potensi konflik global akan semakin besar.

baca juga

SBY menilai, konflik saat ini tak lagi sekadar terbatas pada Israel dan Amerika Serikat melawan Iran.

“Sekarang sudah meluas. Tidak lagi hanya antara Israel bersama Amerika bertempur melawan Iran, tetapi yang lain juga sudah nimbrung melibatkan diri,” katanya.

Ia mengungkapkan kekhawatiran bahwa jika anggota NATO ikut terlibat secara langsung, maka negara-negara besar lain seperti Rusia, Tiongkok, hingga Korea Utara bisa ikut terseret dalam pusaran konflik.

“Kalau anggota NATO nimbrung di situ, bagaimana Rusia, bagaimana Tiongkok, bagaimana Korea Utara? Ini menurut saya very-very dangerous,” ujar SBY.

Serangan terkoordinasi AS dan Israel terhadap Iran memicu reaksi keras dari kelompok pro-Iran. Hizbullah mulai menghujani Israel dengan roket, memperluas zona konflik.
Serangan terkoordinasi AS dan Israel terhadap Iran memicu reaksi keras dari kelompok pro-Iran. Hizbullah mulai menghujani Israel dengan roket, memperluas zona konflik.

Menurutnya, Timur Tengah berpotensi menjadi flash point yang dapat mengarah pada peperangan yang lebih besar jika eskalasi tidak segera dikendalikan.

Ancaman Perang Dunia Ketiga

Dalam pernyataannya, SBY juga menyinggung kemungkinan terburuk berupa perang dunia ketiga.

“Saya sering mengatakan, bisa loh Perang Dunia Ketiga terjadi, meskipun sebenarnya bisa dicegah untuk tidak ke situ,” kata dia.

Ia berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan jalur diplomasi guna mencegah konflik semakin melebar.

Selain aspek militer, SBY juga mengingatkan bahwa dampak konflik sudah terasa pada sektor ekonomi global yang mengalami berbagai disrupsi.

“Belum dikaitkan dengan perekonomian yang sudah mengalami disruption di sana sini,” ujarnya.

SBY menegaskan, situasi global saat ini membutuhkan kepemimpinan dunia yang bijak dan kemampuan diplomasi tingkat tinggi agar konflik tidak berkembang menjadi perang berskala besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris, Perancis, dan Jerman Rapatkan Barisan, Siap Gempur Jantung Militer Iran Bersama AS

Inggris, Perancis, dan Jerman Rapatkan Barisan, Siap Gempur Jantung Militer Iran Bersama AS

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:46 WIB

Riccardo Calafiori Ungkap Keinginan Pulang ke AS Roma

Riccardo Calafiori Ungkap Keinginan Pulang ke AS Roma

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:00 WIB

Wayne Rooney Ketahuan Mabuk-mabukan Semalam Suntuk, Dua Wanita Misterius Jadi Sorotan

Wayne Rooney Ketahuan Mabuk-mabukan Semalam Suntuk, Dua Wanita Misterius Jadi Sorotan

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 08:00 WIB

Jelang Hadapi Wolves, Arne Slot Beberkan Kondisi Terkini Florian Wirtz

Jelang Hadapi Wolves, Arne Slot Beberkan Kondisi Terkini Florian Wirtz

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 04:35 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×