Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan

Bangun Santoso

Selasa, 03 Maret 2026 | 19:03 WIB
Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan
Ilustrasi Bendera Amerika Serikat (Freepik.com/vwaalakte)
baca 10 detik
  • Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi, ditutup sementara pada Selasa (3/3) menyusul adanya serangan pesawat nirawak.
  • Seluruh jadwal pelayanan publik dan janji temu warga negara Amerika, baik rutin maupun darurat, telah dibatalkan total.
  • Penutupan ini diumumkan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik regional setelah serangan balasan Iran terhadap aset AS.

Suara.com - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Riyadh, Arab Saudi, mengambil langkah drastis dengan menyatakan penutupan operasional pada Selasa (3/3).

Keputusan ini diambil menyusul terjadinya serangan pesawat nirawak atau drone yang menyasar wilayah tersebut.

Penutupan ini berdampak langsung pada seluruh jadwal pelayanan publik, di mana pihak kedutaan membatalkan semua janji layanan bagi warga negara Amerika, baik yang bersifat rutin maupun dalam kategori darurat.

Langkah darurat ini diumumkan secara resmi melalui saluran komunikasi diplomatik dan media sosial untuk memastikan informasi sampai kepada seluruh warga negara AS yang berada di wilayah Kerajaan Arab Saudi.

“Kedutaan AS di Arab Saudi tutup pada Selasa, 3 Maret. Semua janji layanan warga negara Amerika, baik rutin maupun darurat, dibatalkan,” demikian pernyataan kedutaan melalui platform media sosial X sebagaimana disitat dari Anadolu.

Situasi keamanan di beberapa titik penting di Arab Saudi saat ini dilaporkan berada dalam status waspada tinggi.

Pihak kedutaan menekankan bahwa pemberitahuan untuk tetap berada di tempat perlindungan bagi wilayah Jeddah, Riyadh, dan Dhahran masih berlaku sepenuhnya.

Warga negara Amerika yang bermukim atau sedang berada di wilayah-wilayah tersebut sangat direkomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan dan tetap berada di tempat aman masing-masing hingga situasi dinyatakan terkendali.

Selain penutupan layanan administrasi dan konsuler, pihak kedutaan juga mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat luas untuk menghindari kompleks kedutaan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

baca juga

Hal ini dilakukan guna meminimalisir risiko dampak dari serangan terbaru yang terjadi di kawasan tersebut.

Kedutaan juga menyatakan masih memberlakukan pembatasan ketat terhadap perjalanan yang tidak mendesak ke berbagai instalasi militer di kawasan, mengingat potensi ancaman susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Dalam protokol keamanan yang diterbitkan, warga negara Amerika didorong untuk terus memantau pembaruan peringatan keamanan terbaru secara berkala.

Mereka diminta untuk mempertimbangkan kembali semua rencana perjalanan yang berpotensi terganggu oleh situasi keamanan ini, serta menjaga dan meninjau kembali rencana keselamatan pribadi masing-masing selama berada di wilayah konflik.

Berdasarkan laporan kronologi kejadian, Kedutaan Besar AS di ibu kota Arab Saudi sebelumnya memang telah menjadi sasaran serangan drone.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kebakaran terbatas dan kerusakan material ringan pada struktur bangunan.

Meskipun menimbulkan kerusakan fisik, Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden serangan drone tersebut.

Eskalasi keamanan di Riyadh ini tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan berkaitan erat dengan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Insiden ini pecah setelah adanya serangan militer gabungan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada hari Sabtu sebelumnya.

Serangan udara tersebut merupakan operasi besar yang dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat senior Iran, termasuk figur sentral yakni Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Kematian petinggi Iran tersebut memicu reaksi keras dari pihak Teheran. Sebagai bentuk tanggapan langsung, Teheran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal.

Serangan balasan ini tidak hanya menargetkan wilayah Israel, tetapi juga menyasar negara-negara di kawasan Teluk yang diketahui menampung aset-aset militer milik Amerika Serikat.

Arab Saudi, sebagai salah satu mitra strategis AS di kawasan, turut terdampak oleh dinamika serangan balasan ini.

Kondisi di lapangan saat ini masih sangat dinamis dengan pengawasan ketat dari otoritas keamanan setempat dan tim keamanan internal kedutaan.

Penutupan kantor diplomatik ini menjadi indikator serius mengenai penilaian risiko keamanan yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat terhadap aset dan personel mereka di Arab Saudi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian mengenai kapan layanan rutin dan darurat di Kedutaan Besar AS di Riyadh akan dibuka kembali untuk umum.

Masyarakat internasional, khususnya para pelaku bisnis dan warga asing di kota-kota besar Arab Saudi, kini terus memantau perkembangan situasi ini dengan saksama.

Ketegangan yang melibatkan kekuatan besar seperti AS, Israel, dan Iran di tanah Teluk telah menciptakan efek domino yang mempengaruhi stabilitas keamanan dan aktivitas diplomatik di seluruh kawasan.

Kewaspadaan tinggi tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh perwakilan asing yang berada di Riyadh dan sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Jet Pribadi Cristiano Ronaldo: Muat 19 Penumpang, Seharga Rp1 Triliun

Penampakan Jet Pribadi Cristiano Ronaldo: Muat 19 Penumpang, Seharga Rp1 Triliun

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 18:50 WIB

Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran

Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 18:04 WIB

Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi

Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 18:00 WIB

OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran

OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:38 WIB

Israel Gempur Teheran dan Beirut Secara Bersamaan, Hizbullah Balas Serang Pangkalan Militer

Israel Gempur Teheran dan Beirut Secara Bersamaan, Hizbullah Balas Serang Pangkalan Militer

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:44 WIB

Di Balik Perang Melawan Israel dan AS, Iran Ternyata Punya 'Senjata' Otomotif Super Murah

Di Balik Perang Melawan Israel dan AS, Iran Ternyata Punya 'Senjata' Otomotif Super Murah

Otomotif | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:59 WIB

Perang Tak Pernah Netral, Mengapa Perempuan dan Anak Selalu Jadi Korban?

Perang Tak Pernah Netral, Mengapa Perempuan dan Anak Selalu Jadi Korban?

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:33 WIB

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:24 WIB

×