Cara Pramono Kikis Jurang Kaya-Miskin di Jakarta: Genjot Beasiswa Luar Negeri dan Pendidikan Tinggi

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:26 WIB
Cara Pramono Kikis Jurang Kaya-Miskin di Jakarta: Genjot Beasiswa Luar Negeri dan Pendidikan Tinggi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Jakarta Pusat. [Suara.com/Adiyoga]
  • Gubernur DKI Jakarta menyoroti rasio gini 0,411 yang tinggi meskipun ekonomi tumbuh 5,21% per 3 Maret 2026.
  • Pemprov DKI fokus evaluasi program bantuan pendidikan seperti KJP dan KJMU yang kini mencakup mahasiswa S2 dan S3.
  • Rencana peluncuran LPDP Jakarta tahun depan bertujuan mengirim siswa terbaik belajar di luar negeri untuk mengurangi kesenjangan.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti ketimpangan ekonomi yang masih membayangi ibu kota di tengah pertumbuhan ekonomi yang positif.

Saat menyambangi kawasan Glodok, Jakarta Barat, pada Selasa (3/3/2026), Pramono mengungkapkan bahwa angka rasio gini Jakarta masih cukup mencolok.

"Pertanyaan mendasar Jakarta sekarang ini adalah gini rationya 0,411, masih tinggi. Walaupun pertumbuhan ekonomi Jakarta sekarang ini 5,21, lebih baik daripada pertumbuhan ekonomi nasional 5,11, tetapi gini ratio Jakarta masih tinggi. Gini ratio itu perbedaan orang kaya dan miskin," ujarnya.

Ia berpendapat bahwa tingginya angka disparitas tersebut dipicu oleh pemusatan kaum berpunya di wilayah Jakarta.

"Kenapa Jakarta tinggi? Karena semua orang kaya di republik ini ada di Jakarta," tuturnya.

Guna mengikis kesenjangan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memilih fokus untuk melanjutkan sekaligus mengevaluasi program bantuan sosial di bidang pendidikan.

Pramono menjelaskan bahwa distribusi Kartu Jakarta Pintar (KJP) kini telah menjangkau sebanyak 707.520 siswa di seluruh Jakarta.

Selain KJP, terdapat pula Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang menyasar 16.920 mahasiswa dengan skema yang kini dibuat jauh lebih luas.

"Kalau dulu KJMU hanya untuk S1, sekarang boleh untuk S2 dan S3," katanya.

Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) ini menekankan bahwa pendidikan merupakan instrumen paling krusial dalam mengubah nasib sebuah keluarga.

"Saya meyakini, untuk memotong garis ketidakberuntungan dalam keluarga, pendidikan atau sekolah itu nomor satu," tegasnya.

Langkah revolusioner lainnya yang tengah disiapkan adalah peluncuran beasiswa khusus bernama LPDP Jakarta yang ditargetkan mulai berjalan tahun depan.

Program ini nantinya akan menjalin kolaborasi dengan LPDP Pusat guna mengirimkan putra-putri terbaik Jakarta untuk menimba ilmu di mancanegara.

"Mudah-mudahan tahun depan ini, Jakarta sudah bisa membagi LPDP Jakarta untuk anak-anak kita terbaik bisa sekolah di luar negeri. Kami akan bekerja sama dengan LPDP Pusat," ungkap Pramono.

Harapannya, akses pendidikan tinggi tingkat global ini dapat memberikan kesempatan bagi warga dari keluarga kurang mampu untuk memperluas cakrawala mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya

Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 06:19 WIB

JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah

JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 21:49 WIB

Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi

Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:59 WIB

Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres

Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:47 WIB

Di Depan Anies Baswedan, Pramono Anung Pastikan Jembatan Penghubung JIS-Ancol Diresmikan Mei

Di Depan Anies Baswedan, Pramono Anung Pastikan Jembatan Penghubung JIS-Ancol Diresmikan Mei

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:23 WIB

Terkini

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:50 WIB

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:30 WIB

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:01 WIB

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:43 WIB

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:34 WIB

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:22 WIB

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:06 WIB