Rem Kontainer Blong Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang: 2 Tewas, 4 Luka Berat!

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Jum'at, 06 Maret 2026 | 09:17 WIB
Rem Kontainer Blong Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang: 2 Tewas, 4 Luka Berat!
Ilustrasi--Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang, Jawa Barat. (Antara/HO)
  • Kecelakaan beruntun sepuluh kendaraan di Tol Cipularang akibatkan dua orang tewas.
  • Truk kontainer rem blong picu tabrakan maut di KM 93 Tol Cipularang.
  • Polisi usut penyebab kecelakaan beruntun sepuluh kendaraan di Ruas Tol Cipularang.

Suara.com - Kepolisian tengah menyelidiki penyebab pasti kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan di KM 93 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta pada Kamis (5/3/2026) malam. Insiden maut ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka berat.

Kepala Induk PJR Cipularang, Kompol Joko Prihantono, mengungkapkan bahwa dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh kegagalan sistem pengereman pada sebuah truk kontainer bernomor polisi B 9367 UEL yang melaju dari arah Bandung menuju Jakarta.

“Diduga kendaraan kontainer mengalami masalah pengereman,” ujar Joko kepada wartawan, Kamis (5/3/2026) malam.

Berdasarkan kronologi awal, truk kontainer tersebut melaju di lajur satu. Saat mendekati lokasi kejadian, arus lalu lintas di depannya mulai melambat akibat adanya sebuah dump truck yang mengalami gangguan teknis di badan jalan.

“Kendaraan kontainer tersebut diduga mengalami gangguan rem, lalu menabrak mobil pickup bernomor polisi B 9718 VAF, yang kemudian memicu tabrakan beruntun dengan kendaraan-kendaraan lain di depannya,” jelas Joko.

Benturan keras tersebut melibatkan total 10 kendaraan. Dua korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara empat korban lainnya segera dievakuasi ke Rumah Sakit Radjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis intensif akibat luka berat yang diderita.

Petugas kepolisian bersama tim pengelola jalan tol langsung melakukan proses evakuasi terhadap kendaraan yang rusak parah serta membersihkan material puing di lokasi kejadian guna menormalisasi jalur.

Arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta dilaporkan sudah dapat dilalui kembali sejak pukul 22.49 WIB. Meski demikian, pergerakan kendaraan masih terpantau melambat karena petugas masih berada di lokasi untuk menyelesaikan penanganan lanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Salip Bus dari Kiri, Pemotor Tewas Hantam Separator Jalur TransJakarta Kampung Melayu

Gagal Salip Bus dari Kiri, Pemotor Tewas Hantam Separator Jalur TransJakarta Kampung Melayu

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:15 WIB

Kecelakaan TransJakarta di Gunung Sahari: Pemotor Tewas Usai Nekat Terobos Jalur Busway

Kecelakaan TransJakarta di Gunung Sahari: Pemotor Tewas Usai Nekat Terobos Jalur Busway

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:00 WIB

7 Fakta Mencekam Kecelakaan Karambol Exit Tol Bawen, Truk Rem Blong Sapu 10 Kendaraan

7 Fakta Mencekam Kecelakaan Karambol Exit Tol Bawen, Truk Rem Blong Sapu 10 Kendaraan

Otomotif | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:40 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB