5 Alasan Kenapa Disebut Es Gabus, Jajanan Milenial Mirip Spons yang Terancam Punah

Farah Nabilla

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:20 WIB
5 Alasan Kenapa Disebut Es Gabus, Jajanan Milenial Mirip Spons yang Terancam Punah
Ilustrasi es gabus (Dibuat dengan Gemini AI)
baca 10 detik
  • Viral kasus es gabus di Kemayoran Jakarta Pusat menuduh bahan baku spons, namun aslinya terbuat dari hunkwe atau sagu.
  • Tekstur berpori es gabus timbul alami dari proses pemasakan adonan tepung dan santan, bukan karena bahan berbahaya.
  • Tuduhan awal berasal dari laporan warga dan kecurigaan visual, kemudian terbukti aman setelah dilakukan uji ilmiah lanjutan.

Suara.com - Nama es gabus mendadak jadi sorotan setelah viral kasus seorang pedagang di Kemayoran Jakarta Pusat yang dituding menjual es berbahan spons.

Jajanan jadul yang dulu akrab dengan uang jajan anak sekolah ini tiba-tiba dipersepsikan sebagai makanan berbahaya.

Padahal, di balik kehebohan itu, ada banyak kesalahpahaman yang perlu diluruskan. Pasalnya makanan ini begitu membekas di hari generasi milenial yang tumbuh bersama es gabus.

Berikut lima kesalahpahaman yang muncul dari kasus viral tersebut.

Es Gabus Terbuat dari Apa? (Instagram/@resep_kuebunda)
Es Gabus Terbuat dari Apa? (Instagram/@resep_kuebunda)

1. Es Gabus Dikira Terbuat dari Spons, Padahal Ini Bahan Aslinya

Kesalahpahaman paling mendasar adalah anggapan bahwa es gabus dibuat dari spons atau busa sintetis. Faktanya, es gabus merupakan jajanan tradisional yang dibuat dari tepung hunkwe atau sagu, santan, gula, dan pewarna makanan.

Semua bahan tersebut adalah bahan pangan yang umum digunakan dalam kuliner Nusantara, bukan material non-makanan seperti yang dituduhkan.

2. Teksturnya Mirip Spons Bukan Karena Bahan Aneh

Bentuk es gabus yang berpori, empuk, dan kenyal kerap memicu kecurigaan. Namun tekstur tersebut muncul secara alami dari proses pemasakan adonan tepung dan santan yang dimasak hingga mengental, lalu didinginkan dan dibekukan.

baca juga

Hasil akhirnya memang tampak berongga, sekilas mirip spons padahal sepenuhnya berasal dari reaksi bahan pangan, bukan karena bahan berbahaya.

Resep es gabus pelangi cocok untuk buka puasa. (Dok Youtube/Jessica Jane)
Resep es gabus pelangi cocok untuk buka puasa. (Dok Youtube/Jessica Jane)

3. Tuduhan Berawal dari Laporan Warga, Bukan Hasil Uji

Dalam kasus yang viral, tudingan es gabus berbahan spons berawal dari laporan warga yang merasa curiga setelah melihat tekstur jajanan tersebut. Dugaan itu kemudian berkembang luas di media sosial sebelum ada verifikasi ilmiah.

Pada akhirnya terbukti juga kan setelah dilakukan uji ilmiah lanjutan, hasilnya menegaskan bahwa es gabus itu aman dikonsumsi.

Kesalahpahaman ini menunjukkan betapa mudahnya asumsi visual berubah menjadi tuduhan serius ketika tidak diiringi pemahaman kuliner tradisional.

4. Es Gabus adalah Kenangan Masa Kecil Generasi Milenial

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Suderajat, 30 Tahun Jualan Es Gabus Hancur Dituduh Dagang Makanan Berbahan Spons

Kronologi Suderajat, 30 Tahun Jualan Es Gabus Hancur Dituduh Dagang Makanan Berbahan Spons

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:28 WIB

Asal-usul Es Gabus, Jajanan Jadul yang Viral Dikira Terbuat dari Spons

Asal-usul Es Gabus, Jajanan Jadul yang Viral Dikira Terbuat dari Spons

Lifestyle | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:16 WIB

Buntut Panjang Pedagang Es Gabus Viral: Propam Turun Tangan Periksa Polisi yang Gegabah

Buntut Panjang Pedagang Es Gabus Viral: Propam Turun Tangan Periksa Polisi yang Gegabah

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:15 WIB

Video Pedagang Es Gabus Dihakimi di Jalanan Bikin Geram, Ini 7 Faktanya

Video Pedagang Es Gabus Dihakimi di Jalanan Bikin Geram, Ini 7 Faktanya

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:18 WIB

Es Gabus Terbuat dari Apa? Bukan dari Spons, Ternyata Ini Bahan Utamanya

Es Gabus Terbuat dari Apa? Bukan dari Spons, Ternyata Ini Bahan Utamanya

Lifestyle | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:14 WIB

Terkini

7 HP RAM 8/256 GB Harga Rp2 Jutaan, Speknya Bikin Kaget!

7 HP RAM 8/256 GB Harga Rp2 Jutaan, Speknya Bikin Kaget!

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:50 WIB

Catat Tanggalnya! NCT 127 Bagikan Jadwal Teaser Album Terbaru 'BLINGY'

Catat Tanggalnya! NCT 127 Bagikan Jadwal Teaser Album Terbaru 'BLINGY'

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:49 WIB

Polda Lampung Musnahkan Narkoba Rp264 Miliar, Ratusan Senpi Rakitan Dipotong Habis

Polda Lampung Musnahkan Narkoba Rp264 Miliar, Ratusan Senpi Rakitan Dipotong Habis

Lampung | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:45 WIB

Lampaui Target Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Pujian

Lampaui Target Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Pujian

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:43 WIB

Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop

Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:42 WIB

Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat

Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:41 WIB

Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta

Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:38 WIB

Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti

Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:36 WIB

4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari

4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:35 WIB

Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS

Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:34 WIB

×