BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari

Bella

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:44 WIB
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
Badan Gizi Nasional menggelar pelatihan atau Bimbingan Teknis Penjamah Makanan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan Percepatan Penyediaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) kepada mitra hingga petugas di lapangan pada Sabtu (7/3) dan Minggu (8/3/2026). (Dok. BGN)
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional (BGN) tingkatkan kualitas program Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui pelatihan penjamah makanan.
  • Pelatihan serentak di delapan wilayah ini bertujuan memperkuat standar higiene sanitasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
  • Setiap dapur SPPG wajib mempercepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dalam waktu 30 hari operasional.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) meningkatkan kualitas pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui pelatihan penjamah makanan serta percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas para penjamah makanan dalam menerapkan standar higiene dan sanitasi pangan,” kata Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya di Jakarta, Minggu.

Selain meningkatkan kemampuan para petugas dapur, kegiatan ini juga ditujukan untuk mempercepat penerbitan SLHS bagi dapur-dapur SPPG yang menjadi bagian penting dari implementasi program MBG di berbagai daerah.

Pelatihan berupa bimbingan teknis tersebut digelar secara serentak di delapan wilayah kantor Koordinasi Program Pemenuhan Gizi (KPPG), yakni Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Sleman, Surabaya, dan Jember. Setiap hari, kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai unsur yang terlibat langsung dalam operasional dapur SPPG, mulai dari kepala SPPG, mitra atau yayasan pengelola, pengawas gizi, asisten lapangan (Aslap), hingga juru masak.

Sony menegaskan bahwa penyediaan makanan bergizi merupakan hak seluruh anak di Indonesia, sehingga kualitas penyajian makanan harus dijaga secara serius oleh semua pihak yang terlibat.

Ia menilai pelaksanaan bimbingan teknis tersebut sangat strategis karena menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi nasional melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia di dapur SPPG.

Program MBG sendiri saat ini berkembang pesat dengan keterlibatan masyarakat yang cukup besar. Hal itu ditandai dengan berdirinya lebih dari 25 ribu dapur SPPG di seluruh Indonesia yang sebagian besar diinisiasi oleh mitra atau yayasan dari masyarakat.

baca juga

“Peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat di dapur SPPG menjadi langkah penting untuk memastikan standar keamanan dan kualitas makanan tetap terjaga,” kata dia.

Sony menjelaskan bahwa pelatihan penjamah makanan menjadi salah satu syarat utama untuk memperoleh SLHS.

Menurutnya, keberadaan sertifikat tersebut menjamin bahwa proses produksi makanan bergizi dilakukan di tempat yang memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.

“Makanya disebut laik higiene sanitasi kesehatan,” kata dia.

Setelah sempat tidak digelar dalam beberapa waktu, BGN kini kembali melaksanakan pelatihan penjamah makanan sekaligus percepatan proses SLHS bagi dapur-dapur SPPG.

Sebagai contoh, di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebanyak 800 peserta yang terdiri dari perwakilan SPPG, relawan, serta mitra atau yayasan mengikuti proses sertifikasi yang digelar pada Sabtu (7/3) dan Minggu (8/3).

Sony menegaskan bahwa setiap SPPG yang telah dinyatakan operasional wajib segera mendaftarkan diri untuk proses penerbitan SLHS maksimal dalam waktu 30 hari.

“Apabila 30 hari daftar saja belum, maka BGN akan dihentikan operasional SPPG,” kata dia.

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah terdapat 25.061 dapur SPPG yang telah menjalani pemeriksaan langsung oleh jajaran Direktorat Pemantauan dan Pengawasan BGN.

“Langsung diketahui ada beberapa SPPG yang tidak memenuhi persyaratan. Baru, kemudian langsung diberi surat peringatan kesatu, surat peringatan kedua dan ada juga yang langsung dihentikan,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Penyaluran dan Penyediaan Badan Gizi Nasional Brigjen (Purn) Suardi Samiran menegaskan bahwa kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan, tetapi juga oleh proses pengolahan hingga penyajiannya.

Ia menilai standar keamanan pangan harus diterapkan secara menyeluruh dalam setiap tahapan operasional dapur SPPG.

“Selain itu, percepatan penerbitan SLHS menjadi salah satu prioritas penting sebagai bentuk komitmen dan pertanggungjawaban SPPG dalam menyediakan makanan bergizi yang aman, higienis dan memenuhi standar sanitasi,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Defisit APBN Tembus Rp 135 Triliun, Program-program Ini Terancam Kena Dampak

Defisit APBN Tembus Rp 135 Triliun, Program-program Ini Terancam Kena Dampak

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 08:01 WIB

MBG-nya Masjid Nurul Ashri Yogyakarta Ajak Jamaah Jelajah Rasa Keliling Indonesia

MBG-nya Masjid Nurul Ashri Yogyakarta Ajak Jamaah Jelajah Rasa Keliling Indonesia

Video | Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Buka Opsi Potong Anggaran MBG demi Cegah Kenaikan Harga BBM

Purbaya Buka Opsi Potong Anggaran MBG demi Cegah Kenaikan Harga BBM

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 23:38 WIB

Program MBG Diklaim Ringankan Dompet Warga

Program MBG Diklaim Ringankan Dompet Warga

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 19:22 WIB

APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar

APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 15:08 WIB

Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan

Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:32 WIB

Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting

Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 18:14 WIB

Bukan Keracunan MBG! BGN Ungkap Fakta Medis Kematian Siswa MIN 2 Bengkulu Utara

Bukan Keracunan MBG! BGN Ungkap Fakta Medis Kematian Siswa MIN 2 Bengkulu Utara

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:02 WIB

Rakyat Gugat Program MBG: Kasus Keracunan Picu Demo di Banyak Daerah

Rakyat Gugat Program MBG: Kasus Keracunan Picu Demo di Banyak Daerah

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:11 WIB

Perang AS & Israel vs Iran Kunci Selat Hormuz, Krisis BBM di Indonesia?

Perang AS & Israel vs Iran Kunci Selat Hormuz, Krisis BBM di Indonesia?

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Baju Terkena Genangan Air Hujan di Jalan Apakah Najis? Ini Penjelasan Fiqihnya

Baju Terkena Genangan Air Hujan di Jalan Apakah Najis? Ini Penjelasan Fiqihnya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak

Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak

Batam | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang

Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus

Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Tayang 5 November, Keira Knightley Kembali Jadi Spy di Black Doves Season 2

Tayang 5 November, Keira Knightley Kembali Jadi Spy di Black Doves Season 2

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

×