Marak Kepala Daerah Kena OTT, Puan Maharani: Harus Evaluasi, Apakah Biaya Politik Terlalu Mahal?

Selasa, 10 Maret 2026 | 13:40 WIB
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Puan Maharani: Harus Evaluasi, Apakah Biaya Politik Terlalu Mahal?
Ketua DPR RI, Puan Maharani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. [Suara.com/Bagaskara]
Baca 10 detik
  • Ketua DPR RI Puan Maharani merespons serius penangkapan kepala daerah melalui OTT KPK, termasuk Bupati Rejang Lebong.
  • Puan Maharani mendorong evaluasi DPR dan pemerintah untuk meninjau akar permasalahan korupsi di tingkat daerah.
  • Kesadaran personal integritas dan akuntabilitas dianggap lebih mendasar daripada sekadar pengawasan untuk mencegah korupsi.

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi serius maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah.

Kasus terbaru mencuat dengan ditangkapnya Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, oleh lembaga antirasuah tersebut.

Puan menekankan perlunya evaluasi menyeluruh antara DPR RI dan pemerintah guna membedah akar permasalahan korupsi di tingkat daerah.

"Kita harus sama-sama evaluasi antara DPR dengan pemerintah terkait dengan hal tersebut. Apakah kemudian mungkin biaya politik terlalu mahal, atau kemudian bagaimana memberikan pendidikan akuntabilitas kepada seluruh kepala daerah," ujar Puan ditemui usai memimpin Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026)

Puan menilai, aspek pengawasan saja tidak cukup untuk mencegah praktik lancung.

Menurutnya, hal yang jauh lebih mendasar adalah menumbuhkan kesadaran personal bagi setiap kepala daerah mengenai pentingnya menjaga integritas dan akuntabilitas dalam memimpin.

"Bagaimana memberikan kesadaran kepada seluruh kepala daerah bahwa ya akuntabilitas itu penting, bukan hanya untuk pengawasan akuntabilitas tapi bagaimana kesadaran untuk sama-sama saling menjaga," kata dia.

Lebih lanjut, Puan menegaskan bahwa fenomena tertangkapnya para pemimpin daerah ini menjadi sinyal kuat bahwa sistem yang ada saat ini perlu ditinjau kembali secara mendalam.

"Jadi memang harus evaluasi ke semua lini terkait dengan hal tersebut," pungkasnya.

Baca Juga: Puan Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI