Bias AI Matikan Karier Perempuan: Diam-diam Robot Hilangkan Wanita Profesional

Galih Prasetyo | Suara.com

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:08 WIB
Bias AI Matikan Karier Perempuan: Diam-diam Robot Hilangkan Wanita Profesional
Ilustrasi Kecerdasan buatan [Freepix]
  • Revolusi AI mengancam 65 juta pekerjaan perempuan, dua kali lipat lebih rentan karena dominasi sektor administratif berisiko tinggi.
  • Bias algoritmik mereplikasi stereotip gender karena pelatihan data yang tidak seimbang, terlihat dalam penempatan profesi oleh AI.
  • Representasi perempuan dalam STEM dan akses digital perlu ditingkatkan untuk mencegah ketertinggalan ekonomi digital global.

Suara.com - Revolusi kecerdasan buatan (AI) berpotensi mengubah pasar kerja secara signifikan, dan penelitian menunjukkan perempuan menjadi kelompok yang paling rentan terhadap otomatisasi.

Data The Gender Snapshot 2025 memperkirakan 65 juta pekerjaan perempuan berada pada risiko tinggi otomatisasi, dibandingkan 51 juta pekerjaan laki-laki.

“Perempuan hampir dua kali lebih mungkin bekerja di sektor yang berisiko otomatisasi tinggi,” kata peneliti dikutip dari 360info.org, Selasa (10/3).

Sektor administrasi dan perkantoran yang banyak dikuasai perempuan diprediksi akan menghadapi gangguan paling besar akibat AI, yang dapat mengubah jalur karier dan stabilitas ekonomi mereka.

Bias algoritmik juga menjadi perhatian. AI yang dikembangkan sebagian besar oleh laki-laki cenderung mereplikasi stereotip gender.

Ilustrasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence. (Pixabay/DeltaWorks)
Ilustrasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence. (Pixabay/DeltaWorks)

Laporan PBB 2024 menunjukkan ketika diminta menulis cerita tentang dokter dan perawat, AI otomatis menempatkan dokter sebagai laki-laki dan perawat sebagai perempuan.

“AI tidak netral. Jika sistem dilatih dengan data yang mengaitkan perempuan dengan pekerjaan tertentu, hasilnya akan memperkuat bias tersebut,” jelas pakar AI.

Contoh lain muncul dalam iklan pekerjaan di bidang science, teknologi, engineering dan matematik atau STEM, yang menurut studi 2018, lebih sering ditampilkan kepada laki-laki meski tujuannya untuk kesetaraan.

Untuk mengatasi ketimpangan ini, representasi perempuan dalam penelitian dan pengembangan teknologi menjadi kunci.

World Economic Forum 2025 mencatat perempuan hanya 28 persen dari tenaga kerja STEM global dan 22 persen profesional AI.

Selain itu, kesenjangan digital memperparah situasi, terutama di negara berkembang.

Di India, hanya 20 persen perempuan yang memiliki akses internet, sehingga kesempatan berpartisipasi dalam ekonomi AI sangat terbatas.

“Tanpa akses teknologi yang adil dan pelatihan profesional, perempuan akan tertinggal dalam revolusi digital,” kata peneliti.

Upaya membangun tempat kerja inklusif harus mencakup pendidikan, akses, dan desain AI yang bebas bias, agar perempuan tidak tersingkir dari masa depan ekonomi digital.

“Memberdayakan perempuan melalui kepemimpinan, pendidikan, dan akses yang setara akan memperkuat ketahanan tenaga kerja di dunia yang semakin otomatis,” tutup laporan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Nuklir, Senjata Paling Mematikan Perang AS-Iran Ini Bisa Bikin Dunia Hancur

Bukan Nuklir, Senjata Paling Mematikan Perang AS-Iran Ini Bisa Bikin Dunia Hancur

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 14:41 WIB

Chappy Hakim: Era Smart War Dimulai, AI dan Drone Ubah Strategi Perang Modern

Chappy Hakim: Era Smart War Dimulai, AI dan Drone Ubah Strategi Perang Modern

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:48 WIB

Krisis Kepercayaan Publik di Tengah Marak Video Perang Hasil Manipulasi AI

Krisis Kepercayaan Publik di Tengah Marak Video Perang Hasil Manipulasi AI

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 14:30 WIB

Hari Musik Nasional, Akademisi UGM Ingatkan Ancaman AI dan Masalah Royalti Musisi-Pencipta Lagu

Hari Musik Nasional, Akademisi UGM Ingatkan Ancaman AI dan Masalah Royalti Musisi-Pencipta Lagu

News | Senin, 09 Maret 2026 | 10:45 WIB

Cantik Sih, tapi Kok Jarinya Ada Enam? Jurus Jitu Kenali Foto "Glow Up" Jalur AI

Cantik Sih, tapi Kok Jarinya Ada Enam? Jurus Jitu Kenali Foto "Glow Up" Jalur AI

Your Say | Minggu, 08 Maret 2026 | 10:24 WIB

Terkini

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB