Bukan Nuklir, Senjata Paling Mematikan Perang AS-Iran Ini Bisa Bikin Dunia Hancur

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 10 Maret 2026 | 14:41 WIB
Bukan Nuklir, Senjata Paling Mematikan Perang AS-Iran Ini Bisa Bikin Dunia Hancur
Teknologi kecerdasan buatan kini mendominasi strategi militer dunia dengan kecepatan analisis data melampaui kemampuan berpikir manusia.
baca 10 detik
  • Kecerdasan buatan mempercepat proses serangan militer terhadap Iran melampaui kecepatan berpikir manusia.

  • Penggunaan Claude AI oleh Pentagon memicu perdebatan mengenai etika pengambilan keputusan otomatis.

  • Serangan kilat di Iran menyebabkan korban sipil dan memicu kecaman dari pihak PBB.

Suara.com - Dunia kini menyaksikan pergeseran drastis dalam metode peperangan modern yang melibatkan teknologi canggih dalam perang AS-Iran.

Penggunaan kecerdasan buatan dalam operasi militer terhadap Iran menjadi tanda dimulainya periode perang supercepat.

Kecepatan pemrosesan data oleh mesin saat ini dilaporkan telah melampaui batas kemampuan berpikir alami manusia.

Laporan The Guardian menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat melibatkan model kecerdasan buatan bernama Claude untuk operasional mereka.

Peran utama teknologi ini adalah mempercepat identifikasi serta proses persetujuan target serangan di lapangan.

Langkah ini bertujuan memperpendek durasi rantai pembunuhan dari tahap deteksi hingga eksekusi peluncuran senjata.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran mengenai peran manusia sebagai pengambil keputusan yang semakin tersisih.

Pasukan Amerika Serikat dan Israel tercatat melancarkan hampir 900 serangan dalam kurun waktu 12 jam saja.

Agresi udara tersebut dikabarkan menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran yaitu Ayatollah Ali Khamenei.

baca juga

Para pakar mulai memperkenalkan istilah kompresi keputusan untuk menggambarkan fenomena penyusutan waktu perencanaan perang.

Kekhawatiran muncul jika pejabat militer hanya menyetujui rencana otomatis tanpa adanya pertimbangan yang mendalam.

Anthropic sendiri sudah mulai mengintegrasikan model teknologi mereka ke Departemen Pertahanan sejak tahun 2024.

Sistem Claude menjadi bagian integral dalam platform yang dibangun oleh Palantir Technologies untuk pihak Pentagon.

Tujuan kolaborasi ini adalah meningkatkan ketajaman analisis intelijen bagi para pengambil kebijakan di pemerintahan.

"Mesin kecerdasan buatan memberikan rekomendasi tentang target yang harus diserang," kata Craig Jones.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Rudal Tomahawk? Senjata Jarak Jauh yang Tewaskan Ratusan Anak di iran

Apa Itu Rudal Tomahawk? Senjata Jarak Jauh yang Tewaskan Ratusan Anak di iran

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 14:25 WIB

Alert! Perang AS-Israel vs Iran Dorong Harga BBM, Listrik, dan KPR di Sini Meroket

Alert! Perang AS-Israel vs Iran Dorong Harga BBM, Listrik, dan KPR di Sini Meroket

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 14:10 WIB

Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya

Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:17 WIB

Terkini

BUMN-BUMN Tak Lagi Cuan dari Bisnis Hotel, Semua Dipegang InJourney

BUMN-BUMN Tak Lagi Cuan dari Bisnis Hotel, Semua Dipegang InJourney

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:38 WIB

Nasib 2,3 Juta Keluarga Petani Tembakau Tak Jelas dengan Adanya Aturan Baru

Nasib 2,3 Juta Keluarga Petani Tembakau Tak Jelas dengan Adanya Aturan Baru

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:30 WIB

Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global

Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:30 WIB

Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya

Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:15 WIB

IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas

IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:13 WIB

Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar

Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:09 WIB

Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu

Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:00 WIB

DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi

DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:50 WIB

Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu

Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:41 WIB

Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8

Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:35 WIB

×