- Perang terbuka Pakistan dan Afghanistan meletus akhir Februari 2026 setelah serangan udara Pakistan ke Kabul dan Kandahar.
- Konflik dipicu sengketa Garis Durand, menyebabkan distribusi bantuan pangan oleh WFP ke 160.000 warga terhenti.
- Krisis energi Pakistan memburuk akibat gangguan pasokan minyak dari Selat Hormuz, memicu langkah penghematan darurat.
Menanggapi situasi genting ini, Perdana Menteri Shehbaz Sharif langsung mengumumkan langkah-langkah penghematan darurat yang sangat ketat.
Pemerintah Pakistan memberlakukan kebijakan empat hari kerja bagi pegawai negeri dan menutup seluruh sekolah selama dua minggu guna menekan konsumsi energi nasional.
Selain itu, sebagian besar staf pemerintahan diminta untuk bekerja dari rumah secara bergilir, sementara para menteri dan anggota legislatif harus rela memotong gaji mereka hingga 25 persen.
Krisis BBM ini benar-benar memukul rakyat kecil, seperti para pengendara ojek pengiriman dan tukang servis keliling, yang pendapatannya tergerus habis hanya untuk membeli bensin agar bisa tetap bekerja di tengah situasi perang yang tidak menentu.