Konflik Kian Panas, Iran Tutup Pintu Gencatan Senjata Lawan Rezim Zionis

Arief Apriadi

Rabu, 11 Maret 2026 | 10:28 WIB
Konflik Kian Panas, Iran Tutup Pintu Gencatan Senjata Lawan Rezim Zionis
Ilustrasi - Pemerintah Iran tegaskan tak ada peluang gencatan senjata melawan rezim Zionis dan AS. Di tengah perang, Teheran juga bantah tuduhan serangan drone ke negara tetangga. (freepik)
  • Iran menolak opsi gencatan senjata di tengah agresi militer rezim Zionis dan AS yang sudah memasuki hari kesebelas, serta memilih fokus pada upaya pertahanan negara.
  • Teheran secara resmi membantah tuduhan serangan drone maupun rudal ke Azerbaijan, Turki, dan Siprus, mengeklaim tidak ada proyektil yang diluncurkan oleh militer mereka.
  • Presiden Azerbaijan menarik staf diplomatiknya dari Teheran usai insiden ledakan drone di Nakhchivan yang melukai sipil, meski Iran menuduh Israel sengaja memecah belah.

Suara.com - Pemerintah Iran secara tegas menutup pintu diplomasi dengan Rezim Zionis dan Amerika Serikat di tengah gempuran militer yang terus berlangsung.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa negaranya saat ini hanya fokus pada upaya pertahanan total.

Sikap keras ini juga didukung oleh Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi yang tengah menghadapi tuduhan agresi dari Presiden Ilham Aliyev di negara tetangga.

Memasuki hari kesebelas konflik bersenjata ini, Teheran konsensus bahwa mereka bukanlah pihak yang memulai peperangan di kawasan tersebut.

Sebelum pertempuran mematikan ini pecah, pihak pemerintah mengeklaim bahwa mereka sebenarnya berada dalam proses negosiasi aktif.

“Kita berada di hari kesebelas agresi militer Amerika Serikat dan rezim Zionis. Kita tidak memulai perang ini,” ungkap Baghaei dalam konferensi pers terbarunya dikutip dari Iranint, Rabu (11/3/2026).

Ia juga menambahkan bahwa fokus negara saat ini murni untuk memberikan balasan telak terhadap musuh yang menyerang akurasi mereka.

“Agresi militer sedang berlangsung dan oleh karena itu dalam situasi ini tidak ada tempat untuk membicarakan hal lain selain pertahanan dan respons yang menghancurkan terhadap musuh,” tegasnya.

Di tengah eskalasi yang kian memanas, Teheran juga membantah tuduhan keras yang menyebut angkatan bersenjata mereka telah menembakkan proyek ke negara-negara tetangga.

Pemerintah menepis kabar peluncuran pesawat tak berawak maupun rudal yang diklaim menyasar wilayah Azerbaijan, Turki, hingga gratis.

Tindakan militer Iran disebut murni sebagai upaya perlindungan diri yang "tidak boleh ditafsirkan sebagai permusuhan terhadap negara mana pun di kawasan."

Staf umum angkatan bersenjata Iran bahkan telah "secara eksplisit dan resmi mengumumkan bahwa peluncuran semacam itu tidak dilakukan dari dalam Iran atau oleh pasukan militer kita."

Klarifikasi mendesak ini muncul menyusul insiden masuknya empat pesawat nirawak ke eksklaf Nakhchivan di Azerbaijan yang melukai sejumlah warga sipil.

Insiden udara yang menghantam terminal bandara dan meledak di dekat sebuah sekolah itu langsung memicu kemarahan besar dari pemerintah Azerbaijan.

Menangapi serangan itu, pemimpin tertinggi di Baku menyebutnya sebagai "aksi teror," serta langsung menarik seluruh staf alumninya dari Iran.

Mereka juga secara resmi menuntut penjelasan lengkap sekaligus permintaan maaf terbuka dari pemerintah Teheran atas kejadian berdarah tersebut.

Merespons desakan diplomatik ini, menteri luar negeri Iran segera menghubungi mitranya di Azerbaijan untuk memberikan bantuan secara langsung.

Menurut laporan media pemerintah, pihak Teheran "menyangkal adanya peluncuran drone ke arah republik itu," dan memastikan militer sedang menyelidiki laporan ledakan tersebut.

Pemerintah Iran justru menuduh Israel sengaja mencoba merusak hubungan diplomatik antarnegara Muslim demi mengucilkan posisi mereka.

Sementara itu, ketegangan tambahan datang dari pemerintah Turki yang melaporkan intersepsi rudal balistik Iran oleh sistem pertahanan udara NATO pekan lalu.

Ankara langsung melayangkan protes resmi ke Teheran dan mengerahkan jet tempur F-16 ke Gratis Utara sebagai langkah pengamanan preventif militer mereka.

Secara terpisah, otoritas gratis juga melaporkan adanya serangan pesawat tak berawak yang menargetkan pangkalan militer Inggris di pulau tersebut.

Namun, pihak tiba-tiba menduga serangan itu mematikan kemungkinan besar diluncurkan oleh kelompok Hizbullah yang didukung Iran, bukan dari wilayah Teheran secara langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati

Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:15 WIB

Kelicikan Zionis, Malu Banget Mengakui Israel Hancur Dibom Iran

Kelicikan Zionis, Malu Banget Mengakui Israel Hancur Dibom Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:51 WIB

22 WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Evakuasi Gelombang Kedua Segera Menyusul

22 WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Evakuasi Gelombang Kedua Segera Menyusul

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:49 WIB

Kelakuan Zionis! Diam-diam Israel Tebang Ratusan Pohon Zaitun, Kenapa Gak Pohon Gharqad?

Kelakuan Zionis! Diam-diam Israel Tebang Ratusan Pohon Zaitun, Kenapa Gak Pohon Gharqad?

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:30 WIB

Perang Iran Memanas! Pentagon Akui 147 Tentara AS Jadi Korban dalam Operation Epic Freedom

Perang Iran Memanas! Pentagon Akui 147 Tentara AS Jadi Korban dalam Operation Epic Freedom

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:18 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB