Perang Iran Bakal Pecah Lagi! Sekutu Zionis Kirim Kapal Perang, Netanyahu Makin Nafsu

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 11 Maret 2026 | 10:42 WIB
Perang Iran Bakal Pecah Lagi! Sekutu Zionis Kirim Kapal Perang, Netanyahu Makin Nafsu
Inggris mengerahkan kapal HMS Dragon ke Mediterania sementara Netanyahu menyerukan penggulingan pemerintahan Iran. (Jerusalem Post)
baca 10 detik
  • Inggris mengirim HMS Dragon ke Mediterania guna menangkal serangan drone di pangkalan Siprus.

  • Netanyahu menyerukan rakyat Iran untuk menggulingkan rezim Ayatollah di tengah meningkatnya serangan Israel.

  • Perang mengakibatkan ribuan korban jiwa dan kerusakan masif pada ribuan rumah tinggal di Iran.

Selain kapal perusak, London juga tengah menyiapkan satu armada tambahan untuk dikerahkan menuju zona panas Timur Tengah.

RFA Lyme Bay dipersiapkan sebagai kapal pendukung yang memiliki kapabilitas pendaratan serta fasilitas medis yang lengkap.

Kehadiran RFA Lyme Bay diharapkan mampu memberikan dukungan logistik jika situasi kemanusiaan di Mediterania Timur semakin memburuk.

Langkah ini sejalan dengan tindakan Yunani, Spanyol, dan Italia yang juga mengamankan aset militer mereka di sekitar pulau tersebut.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka mengobarkan semangat perlawanan terhadap otoritas tertinggi di Iran.

Melalui platform digital X, pemimpin Israel tersebut mendesak masyarakat lokal Iran untuk segera mengakhiri kekuasaan pemerintahan Islam.

Netanyahu menegaskan bahwa militer Israel tidak akan ragu untuk terus menghantam lokasi-lokasi strategis milik pemerintah Iran.

Kekuatan serangan udara diprediksi akan semakin masif seiring berjalannya waktu dan intensitas perang yang meningkat.

Ia mengklaim bahwa kerja sama intelijen dan militer antara Amerika Serikat dan Israel telah melumpuhkan banyak target penting.

baca juga

Netanyahu menyampaikan pesan yang sangat provokatif yang ditujukan langsung kepada penduduk yang berada di bawah kekuasaan Teheran.

Ia percaya bahwa mayoritas rakyat Iran mendambakan perubahan kepemimpinan yang lebih moderat dan bebas dari tekanan ideologi.

"Ayatollah sudah tidak ada lagi," kata Netanyahu, dikutip Al Jazeera.

Pernyataan ini dianggap sebagai upaya untuk memicu pemberontakan domestik di tengah tekanan militer dari pihak luar.

"Karena itu, Anda harus bertindak. Kami sedang menciptakan kondisi agar Anda dapat melakukannya. Ketika waktunya tepat, dan waktu itu semakin dekat, kami akan menyerahkan kesempatan itu kepada Anda. Bersiaplah untuk memanfaatkan momen ini!" tambah dia.

Konflik yang pecah sejak akhir Februari ini telah membawa dampak yang sangat memprihatinkan bagi penduduk sipil di Iran.

Data medis menunjukkan bahwa serangan gabungan telah mengakibatkan ribuan orang kehilangan nyawa dan menderita luka-luka.

Wakil Menteri Kesehatan Iran, Ali Jafarian, mengungkapkan fakta pahit mengenai jumlah korban yang terus bertambah setiap harinya.

Sedikitnya 1.255 jiwa dilaporkan tewas sementara sekitar 12.000 orang lainnya harus menjalani perawatan medis akibat luka perang.

Kondisi infrastruktur di Iran juga berada dalam titik nadir akibat gempuran yang menargetkan berbagai sektor fasilitas umum.

Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, memberikan gambaran detail mengenai kehancuran fisik yang dialami negaranya saat ini.

Ia menyebutkan bahwa operasi militer tersebut telah meluluhlantakkan hampir 10.000 titik yang merupakan lokasi pemukiman warga sipil.

Sektor pendidikan tidak luput dari kehancuran dengan puluhan sekolah dan lembaga formal yang kini rata dengan tanah.

Tercatat sekitar 65 bangunan sekolah hancur dan hampir 8.000 unit rumah tinggal warga sudah tidak bisa ditempati lagi.

Situasi di Timur Tengah kini berada pada titik didih yang melibatkan banyak kekuatan besar dunia dalam satu palagan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Kian Panas, Iran Tutup Pintu Gencatan Senjata Lawan Rezim Zionis

Konflik Kian Panas, Iran Tutup Pintu Gencatan Senjata Lawan Rezim Zionis

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:28 WIB

Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati

Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:15 WIB

Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!

Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!

Entertainment | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

×