- Tokoh Pemuda Papua, Habelino Sawaki, mengecam keras aksi kekerasan TPNPB terhadap masyarakat sipil Papua.
- Habelino menekankan bahwa penyelesaian masalah Papua memerlukan pendekatan berbasis empati, kepercayaan, dan pemahaman sosial.
- Ia berharap Presiden Prabowo merumuskan strategi baru Papua yang humanis, damai, serta mengedepankan kesejahteraan masyarakat.
Suara.com - Tokoh Pemuda Papua, Habelino Sawaki, mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) terhadap masyarakat sipil di Papua.
a menilai tindakan brutal tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
“Saya tidak membenarkan aksi kekerasan seperti ini. Tindakan yang menyasar warga sipil adalah kekejian yang tidak memiliki tempat dalam perjuangan apa pun,” kata Habelino dalam keterangannya.
Menurutnya, aksi kekerasan yang dilakukan kelompok separatis justru merugikan masyarakat Papua sendiri.
Ia menegaskan bahwa kekerasan tidak pernah menjadi solusi bagi persoalan di Tanah Papua.
“Siapa pun yang menggunakan kekerasan terhadap rakyat sipil telah melukai nilai kemanusiaan dan merusak masa depan generasi Papua,” ujarnya.
Habelino juga menilai persoalan Papua tidak cukup diselesaikan hanya dengan pendekatan teknokratis atau administratif.
Ia menekankan pentingnya pendekatan yang mengedepankan empati, kepercayaan, dan pemahaman mendalam terhadap kondisi sosial masyarakat Papua.
“Masalah Papua bukan hanya soal program atau proyek pembangunan. Yang paling penting adalah siapa yang bekerja dan bagaimana mereka bekerja dengan hati,” katanya.
Baca Juga: Possum & Glider Papua 'Bangkit dari Kepunahan' Setelah 6.000 Tahun
“Banyak orang pintar di Jakarta, tetapi Papua membutuhkan orang-orang yang benar-benar memahami dan tulus bekerja untuk masyarakatnya,” lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan hanya bisa berjalan efektif jika situasi keamanan dan kepercayaan masyarakat terjaga.
Karena itu, pendekatan keamanan menurutnya harus diimbangi dengan dialog dan upaya membangun kepercayaan.
“Percepatan pembangunan akan berjalan baik jika situasinya damai. Karena itu pendekatan yang dilakukan harus mampu menghadirkan rasa keadilan dan kepercayaan bagi masyarakat Papua,” tuturnya.
Sebagai anak Papua sekaligus alumni Universitas Pertahanan Indonesia, Habelino berharap pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dapat merumuskan strategi baru yang lebih komprehensif untuk Papua.
“Saya percaya Presiden Prabowo memiliki pengalaman panjang terkait Papua. Momentum ini harus menjadi kesempatan untuk merumuskan pendekatan baru yang lebih bijak, humanis, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Papua,” ujarnya.