Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas Aibon Kogoya dan Sita 561 Butir Amunisi!

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2026 | 12:18 WIB
Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas Aibon Kogoya dan Sita 561 Butir Amunisi!
Anggota Satgas Damai Cartenz di Yahukimo, Papua. [Dok. Satgas Operasi Damai Cartenz]
  • Kontak tembak terjadi antara TNI-Polri dan TPNPB-OPM di Nabire pada Minggu malam, 1 Maret 2026.
  • Aparat menguasai markas diduga milik Dulla Aibon Kogoya serta menyita ratusan amunisi dan uang tunai signifikan.
  • Operasi penegakan hukum lanjutan dilakukan untuk memburu kelompok bersenjata yang melarikan diri dari lokasi.

Suara.com - Aparat gabungan TNI-Polri terlibat kontak tembak dengan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Nabire, pada Minggu (1/3/2026) malam.

Dalam operasi tersebut, aparat menguasai markas yang diduga digunakan DPO yang mengaku sebagai Panglima Kodap III D, Dulla Aibon Kogoya, dan menyita ratusan amunisi serta sejumlah barang bukti.

Operasi penegakan hukum tersebut dilakukan oleh Satgas Habema, Satgas Rajawali, dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 setelah menerima informasi mengenai keberadaan kelompok tersebut di salah satu lokasi persembunyian.

Saat aparat mendekati lokasi, kelompok bersenjata melakukan perlawanan sehingga terjadi baku tembak.

Setelah kontak tembak berlangsung, kelompok tersebut melarikan diri dan meninggalkan markas.

Dalam penggeledahan, aparat mengamankan 561 butir amunisi berbagai kaliber untuk senjata laras panjang dan pendek, 10 magazen termasuk untuk senjata api jenis SS1 dan AK-101, 12 unit telepon genggam, lima handy talky (HT), serta uang tunai Rp79.900.000.

Aparat juga menemukan dua unit telepon genggam yang diduga terkait aksi kekerasan sebelumnya. Satu unit diduga milik anggota Brimob Batalion C yang gugur akibat penyerangan tahun lalu.

Satu unit lainnya diduga milik karyawan sipil atau petugas keamanan dalam peristiwa pembakaran pos pengamanan PT Kristalin di Nabire beberapa pekan lalu.

Dalam penggeledahan, aparat mengamankan 561 butir amunisi berbagai kaliber untuk senjata laras panjang dan pendek, 10 magazen termasuk untuk senjata api jenis SS1 dan AK-101, 12 unit telepon genggam, lima handy talky (HT), serta uang tunai Rp79.900.000. (Foto dok. Aparat)
Dalam penggeledahan, aparat mengamankan 561 butir amunisi berbagai kaliber untuk senjata laras panjang dan pendek, 10 magazen termasuk untuk senjata api jenis SS1 dan AK-101, 12 unit telepon genggam, lima handy talky (HT), serta uang tunai Rp79.900.000. (Foto dok. Aparat)

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Yusuf Sutejo menyatakan penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata.

"TNI-Polri tidak akan tinggal diam. Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap para pelaku kelompok kriminal bersenjata hingga mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Yusuf kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Hal serupa disampaikan Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Brigjen Faizal Ramadhani. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

“Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang berupaya membuat kekacauan dan mengganggu stabilitas keamanan. Penegakan hukum ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban,” ujarnya.

Hingga kini, TNI-Polri masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan memburu para pelaku yang melarikan diri. Operasi penegakan hukum disebut akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Evakuasi Mencekam 26 Warga China di Tambang Emas Nabire Pasca Serangan KKB Aibon Kogoya

Evakuasi Mencekam 26 Warga China di Tambang Emas Nabire Pasca Serangan KKB Aibon Kogoya

News | Minggu, 22 Februari 2026 | 14:38 WIB

Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI

Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI

News | Senin, 12 Januari 2026 | 14:25 WIB

Kebahagiaan Orangtua Siswa SMK di Nabire Berkat Program Pendidikan Gratis

Kebahagiaan Orangtua Siswa SMK di Nabire Berkat Program Pendidikan Gratis

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 08:56 WIB

Sosialisasi Program Pendidikan Gratis, SMK Negeri 2 Nabire Hadirkan Wali Murid

Sosialisasi Program Pendidikan Gratis, SMK Negeri 2 Nabire Hadirkan Wali Murid

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 08:32 WIB

Rombongan Kapolda Papua Tengah Dihujani Tembakan OPM, Kasat Narkoba Nabire Terluka di Kepala!

Rombongan Kapolda Papua Tengah Dihujani Tembakan OPM, Kasat Narkoba Nabire Terluka di Kepala!

News | Minggu, 19 Oktober 2025 | 10:23 WIB

Terkini

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB