Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 11 Maret 2026 | 17:32 WIB
Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel
Mojtaba Khamenei
  • Pemerintah Iran membantah rumor pemimpin tertinggi Mojtaba Khamenei terluka akibat serangan AS-Israel.

  • Yousef Pezeshkian mengonfirmasi Mojtaba Khamenei dalam keadaan aman dan sehat melalui laporan resmi.

  • Mojtaba Khamenei resmi memimpin Iran menggantikan ayahnya setelah agresi militer skala besar terjadi.

Televisi pemerintah sering merujuk sosok pria berusia 56 tahun ini sebagai seorang pejuang yang berdedikasi.

Laporan tersebut melabeli Mojtaba sebagai "veteran perang yang terluka dalam perang Ramadan" dalam narasi sejarahnya.

Meskipun demikian, tidak ada rincian medis yang pernah dibuka secara transparan mengenai jenis cedera masa lalunya.

Kerahasiaan ini menjadi bagian dari protokol keamanan dan citra kepahlawanan pemimpin tertinggi di mata rakyatnya.

Eskalasi kekerasan di kawasan Timur Tengah ini bermula dari operasi militer gabungan pada akhir Februari lalu.

Pasukan Amerika Serikat dan militer Israel meluncurkan serangan udara terkoordinasi yang menargetkan posisi-posisi strategis.

Operasi yang dimulai sejak 28 Februari tersebut bertujuan untuk melumpuhkan rantai komando tertinggi di Teheran.

Dampak dari gempuran tersebut sangat signifikan dengan gugurnya sejumlah tokoh penting dan pejabat elit negara.

Salah satu kehilangan terbesar bagi Iran adalah wafatnya Ayatollah Ali Khamenei dalam rangkaian serangan udara tersebut.

Pihak Teheran tidak tinggal diam melihat wilayah dan pemimpin mereka menjadi sasaran serangan mematikan pihak asing.

Militer Iran segera meluncurkan serangan balasan menggunakan teknologi drone canggih dan rudal balistik jarak jauh.

Target balasan tersebut diarahkan kepada aset-aset militer Israel serta pangkalan AS di wilayah negara-negara Teluk.

Di tengah situasi perang yang berkecamuk, Iran harus segera menentukan sosok pengganti untuk mengisi posisi tertinggi.

Tepat sepekan setelah kepergian Ali Khamenei, sebuah keputusan besar diumumkan oleh otoritas keagamaan dan politik Iran.

Pada hari Minggu (8/3), pengumuman resmi mengenai suksesi kepemimpinan akhirnya disampaikan kepada seluruh dunia.

Mojtaba Khamenei secara formal ditunjuk untuk mengemban amanah sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.

Penunjukan ini menandai era baru kepemimpinan dinasti yang diharapkan mampu menyatukan kekuatan faksi di Iran.

Sebagai putra dari mendiang Ali Khamenei, ia dianggap memiliki legitimasi kuat untuk melanjutkan garis perjuangan ayahnya.

Kini, tugas berat menanti Mojtaba untuk menavigasi Iran keluar dari krisis keamanan dan ancaman serangan lanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Innalillahi Mojtaba Khamenei Jadi Korban Serangan AS - Israel ke Iran

Innalillahi Mojtaba Khamenei Jadi Korban Serangan AS - Israel ke Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:59 WIB

Rakyat AS Desak Anak Donald Trump Dikirim ke Iran: Jangan Jadi Pecundang!

Rakyat AS Desak Anak Donald Trump Dikirim ke Iran: Jangan Jadi Pecundang!

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:53 WIB

Warga Iran Dihantui Ancaman Serius, WHO Peringatkan Bahaya Fenomena Hujan Hitam

Warga Iran Dihantui Ancaman Serius, WHO Peringatkan Bahaya Fenomena Hujan Hitam

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:04 WIB

Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo

Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:47 WIB

Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax

Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:47 WIB

MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total

MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41 WIB

Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia

Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:36 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng

Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:31 WIB

Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim

Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:30 WIB

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Ada Kondisi Mendesak di Pemerintah

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Ada Kondisi Mendesak di Pemerintah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:27 WIB

Sony Sonjaya Ajukan JC, LPSK Masih Tunggu Permohonan Perlindungan

Sony Sonjaya Ajukan JC, LPSK Masih Tunggu Permohonan Perlindungan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:25 WIB

5 Kali Maju Pilpres Kejar Kursi RI 1, Prabowo: Saya Lihat dari Tahun 90-an Indonesia Salah Arah!

5 Kali Maju Pilpres Kejar Kursi RI 1, Prabowo: Saya Lihat dari Tahun 90-an Indonesia Salah Arah!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:24 WIB